Sekretaris pribadi Edhy Prabowo saat ini jadi sorotan. Ternyata sang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan fasilitas mewah untuk sekretaris cantiknya itu.
">
Rabu, 28 Februari 2024  
 
Edhy Prabowo Servis Sekretaris Pribadinya

Rahmad | Nasional
Sabtu, 20 Maret 2021 - 18:11:01 WIB


TERKAIT:
   
 

TIRASKITA.COM -- Sekretaris pribadi Edhy Prabowo saat ini jadi sorotan. Ternyata sang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan fasilitas mewah untuk sekretaris cantiknya itu.

Para sekretaris pribadinya itu mendapatkan apartemen, mobil dan lain sebagainya.

Fakta itu terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 17 Maret 2021.

Kali ini pengadilan mendatangkan Anggia Putri Tesalonika Kloer.

Dia merupakan salah satu sekretaris pribadi Edhy Prabowo.

Dalam sidang kasus suap ekspor benur lobster itu, Anggia dihadirkan sebagai saksi terdakwa Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.

Anggia pun blak-blakan apa saja yang dia terima dari Edhy Prabowo.

Pertama, Anggia mengaku telah disewakan sebuah apartemen mewah oleh Edhy.

Apartemen itu digunakan Anggia selama bekerja di Jakarta.

"Saya disewakan apartemen sebagai apartemen saya karena tidak punya keluarga di Jakarta dan saya dari daerah dari Manado," kata Anggia di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 17 Maret 2021.

Namun Anggia tak tahu menahu soal harga sewa apartemen yang ditempatinya itu.

Dia menambahkan fasilitas apartemen juga diterima 2 sespri wanita lain.

Mereka adalah Fidya Yusri dan Putri Elok.

Selain itu, Anggia mendapat mobil pribadi oleh Edhy.

Mobil yang digunakan adalah HRV.

STNK mobil itu atas nama Ainul Faqih.

Sebagai informasi, Ainul merupakan sespri istri Edhy Prabowo yakni Iis Rosita Dewi.

Anggia berujar mobil itu didapatnya pada awal bulan Oktober.

Tepatnya, saat dia baru pulih dari corona.

"Saya dipinjamkan mobil untuk mempermudah dari tempat tinggal ke kantor agar tidak menggunakan kendaraan umum," jelasnya.

Pembiayaan dari suap benih lobster

Sekretaris pribadi eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Amiril Mukminin, menyebut Edhy membiayai penyewaan apartemen sekretaris pribadi wanita bernama Fidya Yusri.

Biaya sewa apartemen tersebut senilai Rp 160 juta pertahun.

Hal tersebut diakui Amiril kala dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur dengan terdakwa pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3/2021).

"(Penyewaan) apartemen Fidya atas perintah menteri (Edhy Prabowo)?" tanya jaksa.

Amiril menyebut bahwa Fidya yang mengajukan biaya sewa tempat tinggal kepada Edhy Prabowo melalui dirinya.

Amiril mengaku Edhy menyetujuinya dan mencarikan apartemen yang tak jauh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Dia (Fidya) baru (menjadi sespri Edhy), pada saat itu dia mengajukan ke saya, 'pak bagaimana, ya, saya sudah seminggu di sini, tinggal di hotel,' dia bilang 'kalau ada kompensasi dari bapak (Edhy) saya mau mengajukan kos atau apa,' itu bulan pertama, saya sampaikan ke pak menteri dan bapak acc itu, saya langsung carikan yang terdekat," kata Amiril.

Amiril mengaku dirinya akhirnya meminta Fidya untuk tinggal di Apartemen Menteng Park.

Biaya sewa apartemen tersebut mencapai Rp 160 juta pertahun.

"Minta dibantu, karena dia baru kerja. Di Menteng Park, Fidya itu dua kamar Rp 160 juta pertahun," kata Amiril.

Amiril mengaku uang yang dia pakai membiayai sewa apartemen didapat dari Direktur Utama PT Aero Citra Kargo (ACK) Amri.

PT ACK merupakan perusahaan jasa angkut benih lobster.

"(Duit) dari Pak Amri, saya bayar cash dari Amri," kata dia.

Diketahui, pemilik PT DPPP Suharjito didakwa memberikan suap senilai total Rp2,1 miliar yang terdiri dari 103.000 ribu dolar AS (setara Rp1,44 miliar) dan Rp706,05 juta kepada mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Suap diberikan melalui perantaraan Safri dan Andreau Misanta selaku staf khusus Edhy, Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy, Ainul Faqih selaku staf pribadi istri Edhy yang juga anggota DPR RI Iis Rosita dan Siswadhi Pranoto Loe selaku Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia (PLI) sekaligus pendiri PT Aero Citra Kargo (ACK).

PT DPPP adalah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor produk pangan, antara lain benih bening lobster (BBL), daging ayam, daging sapi, dan daging ikan.

"Pada April 2020, Amiril Mukminin atas permintaan Edhy Prabowo mencari perusahaan jasa pengiriman kargo (freight forwarding) yang akan digunakan untuk project ekspor BBL dan didapat perusahaan PT Aero Citra Kargo milik Siswadhi Pranoto Loe," kata Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zainal Abidin.

Atas perbuatannya, Suharjito diancam pidana dengan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sumber : operanewsapp.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Operasi Pasar Di Kota Cimahi Untuk Menyikapi Harga Beras Yang Semakin Meroket
  • Pola Konsumsi Masyarakat Cimahi, Bisa Mensosialisasikan B2SA
  • ANGKET DAN INTERPELASI : BISA TAPI TIDAK BERHASIL !!
  • Ruang Kelas di SMAN 3 Kota Bekasi Jadi Perhatian Anggota Dewan Yang Masih Minim
  • Jadi Role Model, Studi Banding DPRD Provinsi Jambi ke DPRD Jawa Barat
  • Komisi II : Dorong Sosialisasi dan Promosi Laboratorium Kimia Agro di Kab Bandung Barat
  • Kodim 0620/Kab Cirebon Gelar Donor Darah, Peringati HUT Persit KCK
  • Transformasi Pelayanan Digital Targetkan Pelayanan Ke Publik Di Kota Cimahi
  • Penggarong Uang Rakyat Pemkot Surabaya Diduga Kebal Hukum
  •  
     
     
    Rabu, 11 Desember 2019 - 09:42:45 WIB
    Bersama Pimpinan Anak Cabang
    PDIP Kampar Kunjungi Korban Banjir
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 11:01:52 WIB
    25 KK Pekerja Asal Sumut , Diusir Setelah Tenaganya Dipakai
    Senin, 01 Juni 2020 - 14:48:23 WIB
    Komandan Korem 142/Tatag Ucapkan Dirgahayu Kodam XIV/Hasanuddin ke 63
    Kamis, 16 Juli 2020 - 15:30:10 WIB
    Diduga Lakukan Pungli, Sekda Nisut Dilaporkan ke BKN
    Jumat, 14 Agustus 2020 - 12:27:00 WIB
    DPRD Kampar, PT Padasa Sudah Tidak Menghargai Pemerintah Kampar
    Sabtu, 22 April 2023 - 20:45:38 WIB
    Keren.... Dandim 0620/Kab Cirebon Kunjungi Pospam Pas Di Hari Lebaran
    Selasa, 02 Maret 2021 - 23:44:07 WIB
    32 Honorer Terima SK P3K dari Bupati Siak
    Rabu, 03 November 2021 - 09:28:15 WIB
    Bahas RUU Pembentukan Pengadilan Tinggi, Kemenkumham Raker dengan Baleg DPR RI
    Jumat, 04 September 2020 - 13:22:10 WIB
    Hutan Alam Riau dalam Kondisi Darurat
    Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:41:43 WIB
    Desas Desus Penerimaan Guru Tidak Tetap (GTT), Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Pekanbaru
    Senin, 02 Maret 2020 - 19:27:40 WIB
    KARHUTLA DI RIAU SEMAKIN BANYAK
    Titik Panas Naik Tajam di Riau, Pelalawan Terbanyak
    Senin, 24 Oktober 2022 - 19:58:12 WIB
    Prestasi Anak Riau Menuju Nasional
    Regina Abygail Putri Haloho Dinobatkan Jadi Puteri Anak Lingkungan Riau 2022
    Jumat, 17 Desember 2021 - 14:00:05 WIB
    Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XV Laksanakan Reses I Masa Sidang 2021 - 2022
    Rabu, 22 Juli 2020 - 20:44:16 WIB
    Peringati Hari Bakti Ke-73 TNI AU, Lanud Sugiri Sukani Gelar Donor Darah
    Minggu, 23 Februari 2020 - 10:24:02 WIB
    KKP Akan Masifkan Produksi Pakan Alternatif Magot
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved