Selasa, 16 Juli 2024  
 
Ditantang Menhan Prabowo Ungkap Mafia Inisial M, Jawaban Connie Pedas dan Menohok

Sefi Zai | Nasional
Jumat, 14 Mei 2021 - 11:44:14 WIB

Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie
TERKAIT:
   
 
JAKARTA | Tiraskita.com - Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menjawab tantangan Menteri Prabowo Subianto yang meminta agar mengungkapkan siapa saja mafia alutsista yang ada di Indonesia terutama Mr M.

Dia mengatakan seharusnya yang mengungkap hal tersebut adalah Kementerian Pertahanan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Maka menjadi tugas Kemhan bersama sama KPK dan aparat terkait untuk menggunakan seluruh perangkat yang dimiliki untuk membuka siapa saja Mr. M dimaksud - bukan tugas seorang akademisi atau intelektual," kata Connie dalam keterangan pers, Selasa (11/5).

Dia menjelaskan, beredarnya nama Mr.M atau mafia tersebut juga diakui keberadaannya oleh beberapa orang seperti anggota DPR RI Komisi 1 M. Farhan, mantan KaBAIS S. Ponto dan Deputy V KSP Jaleswari Pramodawardhani. Connie menjelaskan seharusnya perkara mudah pihak Prabowo bisa mengusut mafia tersebut.

"Mr M atau Mdmme M – Mr X atau Mdmme X, atau siapa pun merupakan perkara mudah jika Kemhan RI dapat mengundang KPK untuk masuk menelisik tahapan dalam proses CADMID. Biarkan KPK melakukan tugasnya dengan baik sehingga siapapun yang bermain dapat benar benar terungkap dan terhentikan," bebernya.

Connie menerangkan, pemerintah yang baik memandatkan adanya transparansi yaitu dalam pertahanan sebuah negara demokratis mewajibkan Menteri Pertahanan dan Kementrian Pertahanan mampu melakukan transparansi dalam hal kebijakan anggaran.

Dia pun mengingatkan agar kerahasiaan pertahanan tidak terletak pada anggaran, tetapi terletak pada strategi, pelatihan dan taktik perang dalam menggunakan Alutsista.

"Tanpa adanya transparansi anggaran akan sulit membangun kepercayaan karena dalam proses CADMID semua hal bisa terjadi," tegasnya.

Connie mencontohkan sinyalemen terbuka dari Komisi 1 DPR RI Tubagus Hasanudin tentang Rancangan Peraturan Presiden dengan anggaran kurang lebih Rp 1760 Trilyun dalam modernisasi alutsista 2020–2024. Dia pun mempertanyakan apakah hal tersebut sudah melalui tahapan yang benar.

"Apakah sudah melalui tahapan yang benar? Sudahkah disetujui dan dipahami oleh pengguna (TNI) dan oleh Komisi 1? Karena jika benar alokasi PLN tersebut maka seluruh WN perlu mengetahu karena hal ini memiliki konsekuensi pembayaran utang LN yang sangat besar dan akan menjadi beban negara dan WN," katanya.

Tidak hanya itu dia juga mengungkit terkait Pseudo Indhan atau industri pertahanan semu atau palsu. Dia pun mengatakan sudah disampaikan sejak era Menteri Pertahanan terdahulu.

"Bahwa hal termudah untuk melakukannya adalah melalui audit teknologi yang ketat oleh K/L terkait bersama BPK kepada kepada semua pelaku Inhan BUMN dan atau BUMS," ungkapnya.

Connie pun mengatakan hasil audit teknologi yang bisa menjawab terkait hasil tersebut. Mana saja kata Connie yang melakukan pemalsuan dalam industri pertahanan.

"Hasil audit teknologi lah yang akan menjawab dan menunjukkan siapa dan apa saja BUMN dan BUMS yang termasuk dalam kelompok pelaku Pseudo Inhan sehingga diperlukan kemauan keras dan kemampuan Kementerian Pertahanan untuk mewujudkan hal ini bersama K/L terkait terutama BPK," tutupnya.

Prabowo Minta Connie Ungkap Mafia Alutsista Berinisial 'Mr M'

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta agar Pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengungkap siap saja mafia alutsista yang ada di Indonesia terutama Mr M. Permintaan Prabowo tersebut seiring pernyataan sebelumnya Connie yang menyebut ada mafia alutsista berinisial M dalam sebuah acara di CNBC.

"Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sangat berterima kasih bila Bu Connie menyebutkan dan membuka saja siapa mafia yang dia sebut berinisial Mister M, bila perlu laporkan tindakan yang bersangkutan ke KPK atau kepolisian," kata Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan pers, Minggu (9/5).

Dahnil mengatakan inisial yang dibeberkan Connie jangan sampai menjadi fitnah dan rumor. Termasuk menyebut adanya industri pertahanan bayangan.

"Sebutkan saja Jenderal yang dia sebut-sebut bermain itu siapa? Apalagi Bu Connie menyebutkannya dengan embel-embel tidak memperoleh pengetahuan yang cukup terkait itu," ungkapnya.

"Kasihan banyak jenderal yang baik-baik di Kemhan dan TNI yang menginginkan perubahan mendasar dan menguatkan pertahanan RI menjadi lebih baik namun menjadi korban tuduhan dan rumor yang disampaikan oleh Bu Connie," tambahnya.

Dia mengatakan tradisi dalam akademisi yaitu jujur dan menyampaikan sesuatu didasari oleh fakta dan data, bukan rumor apalagi fitnah. Akademisi bisa salah kata dia namun tidak boleh berbohong. Dahnil pun berterima kasih jika Connie menyebut saja mafia-mafia itu.

"Kita mendukung agar ditindak secara hukum. Karena sejak awal menjadi Menteri Pertahanan, Pak Prabowo Subianto selalu mewanti-wanti tidak ada tempat bagi siapa pun yang mau bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista," ungkapnya.

Sebab kata dia terkait dengan eksistensi Indonesia sebagai bangsa, kewibawaan Indonesia sebagai negara. Prabowo kata Dahnil ingin semua upaya modernisasi alutsista dilakukan dengan akuntabel.

"Tetap menjaga kepentingan nasional," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerhati Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan ada mafia alutsista berinisial "Mr M" yang mengambil keuntungan dari transaksi alutsista. Inisial Mr M itu muncul ketika Connie ditanya soal realisasi dari upaya Presiden Jokowi yang sebelumnya memerintahkan agar broker transaksi jual beli alutsista diberantas. Akan tetapi Connie enggan mengungkapkan siapa 'Mr M' yang dimaksud.

"Yang bermain terlalu banyak..," kata Connie dalam acara Impact CNBC Indonesia with Peter Gontha pekan lalu.


Artikel ini telah tayang di Merdeka.com:
https://www.merdeka.com/peristiwa/connie-bakrie-jawab-prabowo-soal-mafia-alutsista-tugas-kemenhan-dan-kpk.html



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bareskrim Tetapkan 2 Penyedia Barang Jadi Tersangka Korupsi Gerobak UMKM di Kemendag
  • Polresta Cirebon Hadiri Car Free Day Sumber Dalam Rangka Ops Patuh Lodaya Tahun 2024
  • Tok, Perda P2APBD Jabar TA 2023 Disetujui Bersama DPRD Jabar dan Pemdaprov Jabar
  • Pererat Silaturahmi, Warga RT 004 RW 010 Perum TTI, Makan Bareng
  • Antisipasi DBD Warga RT 004 RW 010 Perum TTI Cirebon, Lakukan Kerja Bakti
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  •  
     
     
    Jumat, 28 Mei 2021 - 12:00:41 WIB
    Jaringan 5G Perdana, Menteri Johnny: Wujud Akselerasi Transformasi Digital
    Kamis, 22 Oktober 2020 - 16:19:44 WIB
    UNTUK PEMULIHAN EKONOMI PEMKOT CIMAHI GELAR KOMPETISI UMKM
    Sabtu, 28 Januari 2023 - 07:44:54 WIB
    Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
    Rabu, 17 Juni 2020 - 10:46:47 WIB
    Salah Satu Anggota Menyerahkan Surat Pengakuan Dosa
    Ketua Umum IWO Serukan Seluruh Anggota, Bongkar Kecurangan Pendistribusian Bantuan Covid-19
    Jumat, 07 Januari 2022 - 14:28:26 WIB
    Jadi Buron 8 Tahun, Tersangka Kasus Korupsi Ditangkap
    Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:31:50 WIB
    Pererat Silaturahmi, Warga RT 004 RW 010 Perum TTI, Makan Bareng
    Rabu, 25 Desember 2019 - 12:01:10 WIB
    Tiga Petinggi Jateng Pantau Perayaan Natal
    Minggu, 14 Januari 2024 - 13:49:50 WIB
    Gubernur Riau Silaturahmi bersama Masyarakat Desa Aliantan Rohul
    Kamis, 14 Maret 2024 - 18:46:54 WIB
    DPRD Bengkulu Kunker Ke DPRD Jabar Bahas Penganggaran Alokasi Dana Program Kemensos & Dinsos
    Rabu, 20 April 2022 - 20:40:42 WIB
    Kadiv PAS Kemenkumham Jabar Pimpin Tabur Bunga Di TMP Cikutra
    Sabtu, 25 September 2021 - 09:41:28 WIB
    Ketimpangan Tanah Masih Jadi Isu Pada HTN 2021
    Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:53:05 WIB
    Terima Kunjungan Dua Menteri, Bupati Sergai Harap Dukungan Infrastruktur dan Sarana Transportasi
    Jumat, 17 Januari 2020 - 01:29:05 WIB
    Presiden Jokowi Tinjau _Integrated Digital Work_ di Bappenas
    Jumat, 17 Mei 2024 - 20:12:13 WIB
    Penggunaan Digitalisasi Di Pasar Rakyat, Pemkot Cimahi Berikan Pembinaan
    Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:57:43 WIB
    LAWAN COVID-19
    Pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dari Kecamatan Bangkinang, Bangkinang kota dan Rumbio
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved