Jum'at, 07 Oktober 2022  
 
Jokowi ke Petani: Rawat Kelapa Genjah, Nanti Saya Cek Lagi

RL | Nasional
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:49:20 WIB

Jokowi
TERKAIT:
   
 
TIRASKITA.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana meminta agar para petani merawat kelapa genjah yang telah ditanam. Jokowi mengatakan akan kembali mengecek penanaman kelapa genjah.

Hal ini disampaikan Jokowi saat berdialog dengan sejumlah petani usai menanam kelapa genjah bersama di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022).

"Ini kapan menanamnya?" tanya Jokowi kepada Nurhayanti, seorang petani, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presisen, Kamis

"Kemarin, Pak," jawab Nurhayanti.

"Iya ini dirawat saja, nanti saya cek lagi," ujar Jokowi.

Dia menjelaskan, jika dirawat dengan baik, maka dalam waktu satu tahun tiap pohon kelapa genjah bisa menghasilkan sekitar 180 buah. Nantinya, para petani bisa memanfaatkan hasil panen tersebut untuk digunakan sendiri dan dijual.

"Itu per tahun, katanya Pak Menteri, katanya setahunnya bisa 180 (buah) kalau dirawat. Nanti sebagian bisa diminum, sebagian bisa dijual. Bareng-bareng. Kalau enggak nanti dibuatkan industri untuk minyak kelapa dan gula aren," ungkap Jokowi.

Menurut dia, penanaman kelapa genjah merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani kelapa karena kelapa genjah memiliki nilai tambah. Petani bisa memproduksi gula semut dan minyak kelapa dari kelapa genjah.

"Bisa dibuat gula semut, bisa dibuat minyak kelapa, yang juga bisa dijual buahnya untuk minuman segar," jelas Jokowi.
 
Target

Sebelumnya, Jokowi menargetkan penanaman 1 juta kelapa genjah di lahan-lahan tak produktif yang ada di Indonesia. Selain kelapa genjah, Jokowi mengatakan pemerintah akan menanam pangan lainnya seperti, jagung dan cabai.

Hal ini disampaikan Jokowi usai melakukan penanaman kelapa genjah di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022). Total ada 46.000 bibit kelapa genjah yang dialokasikan di Boyolali, 44.000 bibit di Karanganyar, dan 110.000 di Sukaharjo.

"Ini baru dimulai di sini nanti di provinsi-provinsi yang memang kelapa itu bisa hidup dengan baik kita tanami. Targetnya kurang lebih 1 juta kelapa genjah. Tapi tidak kelapa saja, nanti ada jagung juga, dibagi juga bibit-bibit cabai," kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis.
 
Dunia Krisis Pangan

Jokowi menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang dilanda krisis pangan. Kondisi ini membuat 300 juta warga di dunia mengalami kekurangan pangan akut dan kelaparan.

"Di beberapa negara sudah mulai, mulai, mulai dan diperkirakan kalau ini tidak ada solusi ini bisa masuk ke 800 juta orang akan kekurangan pangan dan kelaparan," jelas Jokowi.

Oleh sebab itu, dia meminta agar lahan-lahan yang tidak produktif ditanami dengan tanaman pangan. Misalnya, menanam cabai di polybag atau perkarangan untuk mengantisipasi kelangkaan.

"Urusan cabai, urusan, ini harusnya rumah tangga rumah tangga di desa itu bisa nanam itu. Di polybag atau di pekarangannya, sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabai atau harga cabai naik drastis," tutur dia.




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • TP-PKK dan Dinas P3AP2KB Kepri Gelar Pelatihan PATBM
  • Konferensi XI IGTKI PGRI Riau Digelar di Pekanbaru
  • Wabup Nias Resmikan Kampung Pancasila Di Wilayah Kecamatan Botomuzi, Kabupaten Nias 2022
  • Oknum Notaris Jadi Tersangka Korupsi untuk Kasus Kredit Fiktif di BNI46 Pekanbaru Senilai Rp40 M
  • Wali Kota Cimahi Kunjungi Warga Terdampak Banjir
  • FPI dan Alumni PA 212 Tolak Mentah-mentah Anies Jadi Capres, Bisa Pecah Belah Umat!
  • Dukung Kandidat Terbaik PSI Umumkan Ganjar Pranowo Capres 2024
  • DPP GPSH Desak Jokowi & Kapolri Copot Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Malang
  • Pemkot Cimahi Sepakat Bekerjasama Dengan KEJARI Kota Cimahi
  •  
     
     
    Kamis, 08 September 2022 - 11:43:00 WIB
    Diduga Fitnah Lewat Siaran Pers, Ketua IWO Sumut Akan Pidanakan Dewan Pers
    Jumat, 06 Agustus 2021 - 09:55:00 WIB
    Pemko akan Tata Jalan Agus Salim Menjadi Tiga Zona
    Minggu, 20 Juni 2021 - 07:45:17 WIB
    Viral, Wartawan Tewas Ditembak Jarak Dekat, Polisi Bentuk Team
    Senin, 08 Februari 2021 - 23:08:59 WIB
    Atasi Pengelolaan Angkutan Sampah,
    Wali Kota Ingatkan Dinas Teknis Gerak Cepat
    Rabu, 28 Juli 2021 - 08:27:00 WIB
    Bupati Rohil Serahkan Bantuan Tunai dan Beras Bulog untuk Masyarakat Miskin
    Kamis, 03 Februari 2022 - 15:42:15 WIB
    Kapolda Riau, Buka Bimtek dan Pengujian Konsekuensi Informasi Publik Polda Riau
    Jumat, 17 Desember 2021 - 13:54:35 WIB
    Pelaksanaan Reses I Tahun Sidang 2021-2022 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Dapil) VI
    Rabu, 08 Juni 2022 - 10:21:37 WIB
    Muhammad Jamil Berharap Perkembangan Ekonomi dan Wisata Semakin Meningkat
    Senin, 25 Oktober 2021 - 13:18:14 WIB
    Lanud S. Sukani Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
    Jumat, 21 Februari 2020 - 21:38:46 WIB
    Presiden Joko Widodo
    Presiden Jokowi Tinjau dan Resmikan Rehabilitasi Madrasah di Pekanbaru
    Kamis, 28 Mei 2020 - 12:47:47 WIB
    Temu Konsultasi Bappenas-Bappeda Seluruh Indonesia, Musibah Covid-19 Pelajaran Berharga Susun Progra
    Selasa, 03 November 2020 - 19:45:54 WIB
    Marak Penarikan Kendaraan Bermotor oleh Debt Collector di Surabaya, DPRD Lakukan Ini
    Jumat, 12 Juni 2020 - 16:19:35 WIB
    Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban Administrasi
    Sekda Kampar Pimpin Rapat Kegiatan Penanggulangan Covid-19 Kampar
    Senin, 20 Desember 2021 - 13:46:39 WIB
    Rp 2,5 M dari Azis Syamsuddin Dipakai Maskur untuk Nyawer di 6 Kafe
    Selasa, 22 Desember 2020 - 12:15:40 WIB
    Pilkada Tangsel, Kubu Ponakan Prabowo Sebut Ada Kecurangan Terstruktur dan Masif
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved