Minggu, 21 Juli 2024  
 
Jerman Sebut Sadap Percakapan Radio, Ini Isi Percakapan Tentara Rusia

RL | Internasional
Sabtu, 09 April 2022 - 14:12:43 WIB

Ilsutrasi
TERKAIT:
   
 
TIRASKTA.COM - Jerman mengatakan menyadap percakapan radio di mana tentara Rusia membicarakan pembunuhan warga sipil di kota Bucha, Ukraina.

Majalah Jerman, Der Spiegel, yang pertama kali melaporkan komunikasi sadapan itu pada Kamis, mengatakan badan intelijen asing Jerman, BND, mendapat percakapan para tentara Rusia itu tentang penembakan warga sipil.

Dalam dua komunikasi terpisah, pasukan Rusia berbicara tentang menginterogasi tentara dan warga sipil Ukraina lalu menembak mereka, menurut The Washington Post, mengutip pejabat intelijen yang mengetahui temuan tersebut.

Beberapa informasi intelijen yang disadap tampak cocok dengan lokasi penemuan mayat di sepanjang jalan raya Bucha, di dekat ibu kota Kiev.

Dalam satu pesan yang disadap, seorang tentara tampak terdengar mengatakan kepada rekannya bahwa mereka telah menembak seseorang yang sedang mengendarai sepeda.

Foto mayat tergeletak di samping sebuah sepeda baru-baru muncul setelah penarikan pasukan Rusia dari Bucha.

Dalam percakapan sadapan lainnya, seorang pria terdengar mengatakan, "Pertama-tama kamu interogasi tentara, lalu kamu tembak mereka."

Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (8/4), Rusia membantah melakukan kekejaman di Bucha, mengklaim mayat-mayat yang tergeletak itu sengaja ditampilkan.

Der Spiegel mengklaim "komentar yang disadap itu sekarang tampaknya benar-benar menyanggah bantahan Rusia."

Foto-foto kekejaman yang muncul dari Bucha mendorong seruan penyelidikan kemungkinan kejahatan perang.

Dewan Keamanan PBB mengecam pembunuhan di Bucha. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pekan ini, kekejaman yang lebih parah terjadi di daerag lainnya yang dikuasai tentara Rusia.

Tentara sewaan Rusia

BND juga menemukan bukti anggota Wagner Group, unit tentara sewaan Rusia yang memiliki konekti dengan Presiden Ukraina Vladimir Putin, berperan penting dalam kekejaman di Ukraina. Wagner Group dituduh melakukan kekejaman selama perang di Suriah.

Menurut pejabat intelijen yang diwawancarai The Washington Post, Jerman juga memiliki foto-foto satelit yang menunjukkan keterlibatan Rusia atas kematian warga sipil di Bucha.

The Washington Post mengatakan ketergantungan pasukan Rusia pada perangkat komunikasi yang tidak aman, termasuk telepon pintar dan radio push-to-talk, membuat mereka rentan disadap.

Bulan lalu, kantor kejaksaan federal di Jerman membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang yang dilakukan pasukan Rusia.

Berlin mengandalkan prinsip yurisdiksi universal, yang memberikan wewenang kepada pengadilan nasional untuk mengadili genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang yang dilakukan warga negara asing di wilayah negara asing.

Prinsip ini baru-baru ini digunakan oleh Jerman untuk mengadili seorang mantan pejabat intelijen di rezim Presiden Suriah Bashir al-Assad. Pejabat itu, Anwar Raslan, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan karena perannya dalam menyiksa warga Suriah.

sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPRD Ciamis Bahas PPDB hingga Izin Operasional SMAN/SMKN Tambaksari Ke DPRD Jabar
  • Hari Budaya Menabung, Plt Walikota Cimahi Himbau Siswa Budayakan Sejak Dini
  • Kapendam XII/Tpr, Resmi Berganti
  • Ketua DPD KNPI Riau Protes Keras
  • Komisi ll DPRD JABAR Berharap Koperasi dan Usaha Kecil Bisa Berinovatif
  • Untuk Tingkatkan Wawasan Guru Ngaji, Pemkot Cimahi Beri Pelatihan
  • Alhamdulillah, Kemenag RI Tetapkan Siak Sebagai Kota Wakaf di Indonesia
  • Launching BIDARI untuk UMKM, Ini Harapan Ketua Baznas Riau
  • Pemprov Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-67 Provinsi Riau
  •  
     
     
    Senin, 06 Januari 2020 - 08:47:14 WIB
    LAN Riau Apresiasi Wagub Riau
    Bebaskan Riau Dari Bahaya Narkoba
    Rabu, 31 Mei 2023 - 20:47:04 WIB
    Kadis Kominfotiks Rohil Segera Luncurkan Website Resmi TP PKK Guna Dukung Program PKK
    Senin, 29 November 2021 - 10:49:56 WIB
    Serukan Keprihatinan, Aktivis Disabilitas Kecam Efek Perubahan Iklim
    Senin, 24 Oktober 2022 - 19:58:12 WIB
    Prestasi Anak Riau Menuju Nasional
    Regina Abygail Putri Haloho Dinobatkan Jadi Puteri Anak Lingkungan Riau 2022
    Kamis, 10 November 2022 - 13:08:23 WIB
    Realisasi PKB Sudah Capai Rp952,6 Miliar dari Target Rp1,3 Triliun lebih
    Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:11:29 WIB
    Komisi I DPRD Jabar Monitoring Terhadap Aset Pemerintah Prov. Jawa Barat
    Kamis, 24 September 2020 - 13:39:50 WIB
    Koramil Susukan, Kodim Kab Cirebon, Bagikan Masker
    Senin, 02 Maret 2020 - 11:42:11 WIB
    NARKOBA
    Simpan Belasan Paket Sabu, Mantan Ajudan Wakapolres Dumai Dibui
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:52:13 WIB
    Plh. Bupati Bengkalis Ikuti Vidcon Perkembangan Covid-19 Masa New Normal
    Rabu, 24 Juni 2020 - 12:47:41 WIB
    Hut Bhayangkara Ke – 74
    Koramil 03/Idanogawo & Polsek Laksanakan Baksos Di Mesjid AL- Abrar Di Desa Tetehosi
    Sabtu, 09 Mei 2020 - 11:47:01 WIB
    LAWAN COVID-19
    Peduli Covid-19, Kodim 0303 Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako untuk Awak Media
    Kamis, 17 Juni 2021 - 20:31:12 WIB
    Pemkab Tapanuli Tengah Sambut Kunker Pemkab Aceh Selatan Dalam Rangka Benchmarking Study Banding
    Sabtu, 03 April 2021 - 10:00:43 WIB
    Jadwal dan Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenkumham
    Sabtu, 09 April 2022 - 14:26:35 WIB
    Diskes Jadwalkan Vaksinasi Meningitis CJH 11-15 April
    Kamis, 23 Juni 2022 - 23:21:36 WIB
    Di Usia 238 Tahun, Pj Wali Kota Sebut Pekanbaru Telah Menjelma Jadi Metropolitan
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved