Jum'at, 21 Januari 2022  
 
Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Berkolaborasi Dengan komunitas BYI ( Batu bara Youth Inspi
Keren! Kolaborasi Mahasiswa dan BYI Pada Program Volunteer Mentoring Mengabdi, Yuk Simak Ceritanya

RL | Ekbis
Selasa, 21 Desember 2021 - 15:19:32 WIB

Tiraskita.com - Semenjak covid 19, segala aktivitas yang berhubungan dengan pendidikan dilakukan dengan daring atau online karena adanya kebijakan pemerintah untuk social distancing. Pola belajar yang baru ini menimbulkan beberapa dampak terhadap anak-anak dan orang tua di mana proses belajar secara online ini membuat anak-anak lebih aktif menggunakan gadget, mengakses internet dan mempunyai waktu luang yang lebih banyak. Selain itu banyak juga orang tua yang mengeluh karena kurang maksimalnya pembelajaran secara online ini.

Sebenarnya saat ini orangtua mempunyai peran yang sangat penting terutama dalam mengontrol kegiatan anaknya, tetapi banyak juga orang tua yang tidak dapat mengontrol secara aktif karena harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Akhirnya banyak anak-anak yang memanfaatkan waktunya untuk hal-hal negatif, dan ternyata hal tersebut juga berdampak pada moral anak karena berdasarkan data yang kami peroleh sejak Pandemi ini tingkat kasus kejahatan dan pelecehan seksual untuk tingkat anak-anak dan remaja khususnya di kabupaten batubara ini meningkat dua kali lipat lebih banyak.

Berdasarkan permasalahan tersebut, Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP USU yakni Rauda Roziqa dengan Nim 180902020, dan dengan supervisor bapak Husni Thamrin, S.sos, MSP, bekerjasama dengan batubara youth inspire (BYI) dan juga bekerjasama dengan beberapa instansi dan organisasi lain untuk membentuk program volunteer mentoring batubara mengabdi.  Program mentoring ini ditujukan kepada anak-anak tingkat SD dan SMP dan orang tua. Dimana program ini akan berfokus pada pendidikan moral , dan juga life skill seperti public speaking dan belajar berbicara menggunakan bahasa inggris serta sosialisasi tentang pentingnya peran orang tua.

Byi adalah salah satu komunitas pemuda di kabupaten batu bara yang bergerak dibidang sosial dan pendidikan. Program ini berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. Dimulai dari tanggal 4 oktober hingga 26 november 2021 di kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.

Mengutip buku Pemberdayaan Masyarakat  yang ditulis oleh Setiyo Yuli Handono, dkk. (2020:12-13), pemberdayaan masyarakat tidak lepas dari kata "daya" yang artinya kekuatan.
Dengan kata lain, proses pemberdayaan merupakan proses memberi kekuatan dari yang belum kuat menjadi lebih kuat atau berdaya. Proses ini berkaitan dengan upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meminimalisir kemiskinan.

Sementara itu, Vitayala (2000) mendefinisikan pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan kemampuan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan faktor lainnya termasuk pengembangan tiga P (pendampingan, penyuluhan, dan pelayanan).

Pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Berikut adalah tahapan pemberdayaan masyarakat yang dikutip dari buku Pemberdayaan Masyarakat oleh Dedeh Maryani dan Ruth Roselin E. Nainggolan (2019:13)

1. Tahapan Persiapan

Ada dua hal yang perlu dikerjakan dalam tahapan ini, yakni penyiapan petugas tenaga pemberdayaan oleh community worker dan penyiapan lapangan. Persiapan ini dilakukan agar pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung dengan lancar.

    Pada tahapan ini, melakukan diskusi tentang program yang akan dilaksanakan. Disini rauda berdiskusi dengan bapak Yandi Siswandi, S.pd, M.SI selaku sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Batubara. Disini juga dibahas tentang bagaimana pengumpulan relawan dan penyiapan lapangan. Agar pemberdayaan dapat berlangsung dengan lancar.

2. Tahap Pengkajian / Assesment

Tahap pengkajian atau assessment dapat dilakukan secara individual lewat kelompok-kelompok masyarakat. Pada tahap ini, petugas mengidentifikasi masalah keputusan dan sumber daya yang dimiliki klien. Ini dilakukan untuk menentukan sasaran pemberdayaan yang tepat. Disini metode yang digunakan adalah metode FGD. Dalam pelaksanaannya FGD dilakukan dengan cara berdiskusi dengan para narasumber di suatu tempat, dibantu oleh seorang fasilitator/moderator yang membahas isu atau permasalahan tertentu.

Setelah melakukan diskusi dengan sekretaris dinas sosial, maka selanjutnya adalah menentukan sasaran pemberdayaan. Dengan berbagai pertimbangan dan beserta data yang masuk, maka sasaran program ini adalah anak anak di kecamatan Talawi. Disini lurah kec. Talawi ikut andil dalam mensosialisasikan program kepada para orangtua. Melakukan wawancara kepada sekretaris dinas sosial, lurah kecamatan talawi dan bebrapa orang tua.

3. Tahap Perencanaan Alternatif Program atau Kegiatan

 Dalam tahapan ini, petugas akan berperan sebagai exchange agent atau agen perubahan. Selain mensosialisasikan program, disini para orangtua juga diharapkan bisa memikirkan beberapa alternatif program berikut kelebihan dan kekurangannya. Nantinya, alternatif tersebut dipakai untuk menentukan program yang paling efektif.

4. Tahap Pemfomalisasi Rencana Aksi

Pada tahap pemfomalisasi, agen perubahan membantu kelompok untuk menentukan program yang bisa mengatasi permasalahan. Petugas juga memfomalisasi gagasan tersebut ke dalam tulisan, apabila ada kaitannya dengan pembuatan proposal pada penyandang dana.
Dan dari sekian banyak pertimbangan dan berdiskusi akhirnya tetap program yang disosialisasikan yang akan dilaksanakan.

5. Tahap Implementasi Program atau Kegiatan

Dalam tahap implementasi, masyarakat harus memahami maksud, tujuan dan sasaran program untuk menghindari kendala dalam implementasi program. Mereka juga harus bekerja sama dengan petugas.

Setelah melakukan pengrekrutan relawan untuk sebagai petugas dalam pemberdayaan ini, selanjutnya adalah implementasi program. Anak anak dibagi menjadi beberapa kelompok yang berisikan 7 hingga 10 orang yang akan diawasi dan dibina oleh 2 orang petugas.

6. Tahap Evaluasi

Evaluasi merupakan tahap pengawasan dari warga dan petugas program pemberdayaan. Evaluasi dilakukan setiap 2 minggu sekali. Agar saling mengetahui kendala dan masalah apa saja yang dihadapi dan apa saja yang terjadi agar bisa diatasi .
Dalam melakukan evaluasi dilakukan evaluasi proses , dimana terlihat setiap 2minggu sekali melakukan evaluasi tentang program. 

7. tahap terminasi

Pada tahapan terakhir, proyek harus berhenti. Sebab, masyarakat yang diberdayakan sudah mampu mengubah kondisi yang sebelumnya buruk menjadi lebih baik. Dengan kata lain, mereka sudah bisa menjamin kehidupan layak bagi diri sendiri dan keluarga.

Pada saat melakukan terminasi, kami mengumpulkan orangtua dan anak dalam satu forum. Agar para orangtua menyaksikan hasil dari pemberdayaan yang selama ini dilakukan. Selain itu kami juga meminta pendapat para orangtua tentang kemajuan anak yang diberdayakan. Dan orang tua sangat merasakan perbedaan dari anaknya dari sebelum ikut program ini dan sesudah mengikutinya. Mereka berharap agar program ini bisa dilakukan di desa desa lainnya.
    
Adapun kegiatan tambahan yang dilakukan oleh rauda roziqa adalah melakukan kegiatan penempelan poster. Poster berisikan tentang “ Stop Bullying” mengingat sering terjadinya kasus ini adalah para siswa SD dan SMP. Selanjutnya rauda juga melakukan sosialisasi tentang isi poster. Dan diharapkan anak anak paham tentang apa yang disampaikan.

Diakhir pratikum atau diakhir program, rauda beserta relawan byi yang lain melakukan acara perpisahan dengan para anak anak  yang diisi dengan beberapa acara yang akaan diisi oleh anak anak dan disaksikan oleh orangtua mereka, seperti pentas seni, dan bertukar kado.   Rauda berharap program yang telah dilakukannya selama pratikum ini dapat bermanfaat untuk yang  menerima program. ( Rauda Roziqa dengan Nim Mahasiswa180902020 Prodi Kesejahteraan Sosial Fisip USU dengan supervisor Husni Thamrin, S.sos, MSP). (rls/red)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPP. GPSH : 1 X 24 JAM TUK ARTERIA DAHLAN MINTA MAAF KEPADA MASYARAKAT PASUNDAN
  • Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Riau siap menggelar Olimpiade PPKn
  • Danrem 182/JO Sosialisasi Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD, Melalui Siaran RRI
  • DPRD Jabar Gagas Pasar Tani untuk Kesejahteraan Petani
  • Komisi I DPRD Jabar Terima Audiensi Presidum Tasela
  • Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum
  • Komisi I DPRD Jabar: Wisata Tebing 125 Harus Ditunjang Infrastruktur Memadai
  • Koramil 0620-11/Astanajapura Lakukan Pendampingan Vaksinasi
  • 28 Tim INTERCHANGE Tampilkan 34 Inovasi Untuk Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
  •  
     
     
    Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:12:14 WIB
    Sambut HDKD, Kumham Peduli, Kumham Berbagi Dan Empati Kumham
    Selasa, 16 Februari 2021 - 13:34:05 WIB
    Plt Walikota Cimahi Tinjau Lokasi Kebakaran
    Senin, 09 November 2020 - 13:09:46 WIB
    LAWAN COVID-19
    Camat dan Babinsa Pos Namohalu Esiwa Membentuk Satuan Petugas Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan
    Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:56:06 WIB
    Prabowo: Banyak Yang Kemarin Demo UU Omnibuslaw Termakan Hoax
    Minggu, 19 Juli 2020 - 14:31:41 WIB
    Perhubungan Kodam XIV/Hasanuddin Gelar Komunikasi Di Luwu Utara
    Sabtu, 30 Januari 2021 - 10:16:21 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa
    Jumat, 17 Desember 2021 - 14:00:05 WIB
    Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XV Laksanakan Reses I Masa Sidang 2021 - 2022
    Senin, 22 Februari 2021 - 17:13:04 WIB
    Tumbuhkan Kesadaran Membayar Pajak,
    Plt. Walikota Launching SPPT PBB P2 Tahun 2021
    Sabtu, 06 Maret 2021 - 21:28:26 WIB
    Eksekusi Lahan PT PSJ Dilanjutkan Oknum Jangan Coba-Coba Halangi
    Jumat, 26 Juni 2020 - 18:39:31 WIB
    Meski Jauh Dari Pusat Pemerintah, Masyarakat Desa Tanjung Karang Jangan Merasa Sendirian
    Selasa, 25 Agustus 2020 - 08:48:39 WIB
    Kritikan Keras Ketua Komite I DPD RI Hingga Meminta Pilkada Desember 2020 Ditunda sampai 2021
    Rabu, 01 April 2020 - 16:52:26 WIB
    Bersinergi Melaksanakan Kegiatan Penyemprotan Disinfektan Untuk Menangani Virus Corona
    PENDAM IV/DIP DAN WARGA BINAAN BERSINERGI CEGAH VIRUS CORONA
    Rabu, 24 Februari 2021 - 12:43:31 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa intensif laksanakan himbauan protokol kesehatan.
    Rabu, 20 Mei 2020 - 19:40:38 WIB
    LAWAN COVID-19
    Warga Serdang Bedagai Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang
    Kamis, 06 Januari 2022 - 11:00:02 WIB
    Presiden Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Renovasi SDN 3 Nglinduk
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved