Senin, 08 08 2022  
 
Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Berkolaborasi Dengan komunitas BYI ( Batu bara Youth Inspi
Keren! Kolaborasi Mahasiswa dan BYI Pada Program Volunteer Mentoring Mengabdi, Yuk Simak Ceritanya

RL | Ekbis
Selasa, 21 Desember 2021 - 15:19:32 WIB

dok
TERKAIT:
   
 
Tiraskita.com - Semenjak covid 19, segala aktivitas yang berhubungan dengan pendidikan dilakukan dengan daring atau online karena adanya kebijakan pemerintah untuk social distancing. Pola belajar yang baru ini menimbulkan beberapa dampak terhadap anak-anak dan orang tua di mana proses belajar secara online ini membuat anak-anak lebih aktif menggunakan gadget, mengakses internet dan mempunyai waktu luang yang lebih banyak. Selain itu banyak juga orang tua yang mengeluh karena kurang maksimalnya pembelajaran secara online ini.

Sebenarnya saat ini orangtua mempunyai peran yang sangat penting terutama dalam mengontrol kegiatan anaknya, tetapi banyak juga orang tua yang tidak dapat mengontrol secara aktif karena harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Akhirnya banyak anak-anak yang memanfaatkan waktunya untuk hal-hal negatif, dan ternyata hal tersebut juga berdampak pada moral anak karena berdasarkan data yang kami peroleh sejak Pandemi ini tingkat kasus kejahatan dan pelecehan seksual untuk tingkat anak-anak dan remaja khususnya di kabupaten batubara ini meningkat dua kali lipat lebih banyak.

Berdasarkan permasalahan tersebut, Mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP USU yakni Rauda Roziqa dengan Nim 180902020, dan dengan supervisor bapak Husni Thamrin, S.sos, MSP, bekerjasama dengan batubara youth inspire (BYI) dan juga bekerjasama dengan beberapa instansi dan organisasi lain untuk membentuk program volunteer mentoring batubara mengabdi.  Program mentoring ini ditujukan kepada anak-anak tingkat SD dan SMP dan orang tua. Dimana program ini akan berfokus pada pendidikan moral , dan juga life skill seperti public speaking dan belajar berbicara menggunakan bahasa inggris serta sosialisasi tentang pentingnya peran orang tua.

Byi adalah salah satu komunitas pemuda di kabupaten batu bara yang bergerak dibidang sosial dan pendidikan. Program ini berlangsung selama kurang lebih 2 bulan. Dimulai dari tanggal 4 oktober hingga 26 november 2021 di kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.

Mengutip buku Pemberdayaan Masyarakat  yang ditulis oleh Setiyo Yuli Handono, dkk. (2020:12-13), pemberdayaan masyarakat tidak lepas dari kata "daya" yang artinya kekuatan.
Dengan kata lain, proses pemberdayaan merupakan proses memberi kekuatan dari yang belum kuat menjadi lebih kuat atau berdaya. Proses ini berkaitan dengan upaya manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meminimalisir kemiskinan.

Sementara itu, Vitayala (2000) mendefinisikan pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan kemampuan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan faktor lainnya termasuk pengembangan tiga P (pendampingan, penyuluhan, dan pelayanan).

Pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Berikut adalah tahapan pemberdayaan masyarakat yang dikutip dari buku Pemberdayaan Masyarakat oleh Dedeh Maryani dan Ruth Roselin E. Nainggolan (2019:13)

1. Tahapan Persiapan

Ada dua hal yang perlu dikerjakan dalam tahapan ini, yakni penyiapan petugas tenaga pemberdayaan oleh community worker dan penyiapan lapangan. Persiapan ini dilakukan agar pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung dengan lancar.

    Pada tahapan ini, melakukan diskusi tentang program yang akan dilaksanakan. Disini rauda berdiskusi dengan bapak Yandi Siswandi, S.pd, M.SI selaku sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Batubara. Disini juga dibahas tentang bagaimana pengumpulan relawan dan penyiapan lapangan. Agar pemberdayaan dapat berlangsung dengan lancar.

2. Tahap Pengkajian / Assesment

Tahap pengkajian atau assessment dapat dilakukan secara individual lewat kelompok-kelompok masyarakat. Pada tahap ini, petugas mengidentifikasi masalah keputusan dan sumber daya yang dimiliki klien. Ini dilakukan untuk menentukan sasaran pemberdayaan yang tepat. Disini metode yang digunakan adalah metode FGD. Dalam pelaksanaannya FGD dilakukan dengan cara berdiskusi dengan para narasumber di suatu tempat, dibantu oleh seorang fasilitator/moderator yang membahas isu atau permasalahan tertentu.

Setelah melakukan diskusi dengan sekretaris dinas sosial, maka selanjutnya adalah menentukan sasaran pemberdayaan. Dengan berbagai pertimbangan dan beserta data yang masuk, maka sasaran program ini adalah anak anak di kecamatan Talawi. Disini lurah kec. Talawi ikut andil dalam mensosialisasikan program kepada para orangtua. Melakukan wawancara kepada sekretaris dinas sosial, lurah kecamatan talawi dan bebrapa orang tua.

3. Tahap Perencanaan Alternatif Program atau Kegiatan

 Dalam tahapan ini, petugas akan berperan sebagai exchange agent atau agen perubahan. Selain mensosialisasikan program, disini para orangtua juga diharapkan bisa memikirkan beberapa alternatif program berikut kelebihan dan kekurangannya. Nantinya, alternatif tersebut dipakai untuk menentukan program yang paling efektif.

4. Tahap Pemfomalisasi Rencana Aksi

Pada tahap pemfomalisasi, agen perubahan membantu kelompok untuk menentukan program yang bisa mengatasi permasalahan. Petugas juga memfomalisasi gagasan tersebut ke dalam tulisan, apabila ada kaitannya dengan pembuatan proposal pada penyandang dana.
Dan dari sekian banyak pertimbangan dan berdiskusi akhirnya tetap program yang disosialisasikan yang akan dilaksanakan.

5. Tahap Implementasi Program atau Kegiatan

Dalam tahap implementasi, masyarakat harus memahami maksud, tujuan dan sasaran program untuk menghindari kendala dalam implementasi program. Mereka juga harus bekerja sama dengan petugas.

Setelah melakukan pengrekrutan relawan untuk sebagai petugas dalam pemberdayaan ini, selanjutnya adalah implementasi program. Anak anak dibagi menjadi beberapa kelompok yang berisikan 7 hingga 10 orang yang akan diawasi dan dibina oleh 2 orang petugas.

6. Tahap Evaluasi

Evaluasi merupakan tahap pengawasan dari warga dan petugas program pemberdayaan. Evaluasi dilakukan setiap 2 minggu sekali. Agar saling mengetahui kendala dan masalah apa saja yang dihadapi dan apa saja yang terjadi agar bisa diatasi .
Dalam melakukan evaluasi dilakukan evaluasi proses , dimana terlihat setiap 2minggu sekali melakukan evaluasi tentang program. 

7. tahap terminasi

Pada tahapan terakhir, proyek harus berhenti. Sebab, masyarakat yang diberdayakan sudah mampu mengubah kondisi yang sebelumnya buruk menjadi lebih baik. Dengan kata lain, mereka sudah bisa menjamin kehidupan layak bagi diri sendiri dan keluarga.

Pada saat melakukan terminasi, kami mengumpulkan orangtua dan anak dalam satu forum. Agar para orangtua menyaksikan hasil dari pemberdayaan yang selama ini dilakukan. Selain itu kami juga meminta pendapat para orangtua tentang kemajuan anak yang diberdayakan. Dan orang tua sangat merasakan perbedaan dari anaknya dari sebelum ikut program ini dan sesudah mengikutinya. Mereka berharap agar program ini bisa dilakukan di desa desa lainnya.
    
Adapun kegiatan tambahan yang dilakukan oleh rauda roziqa adalah melakukan kegiatan penempelan poster. Poster berisikan tentang “ Stop Bullying” mengingat sering terjadinya kasus ini adalah para siswa SD dan SMP. Selanjutnya rauda juga melakukan sosialisasi tentang isi poster. Dan diharapkan anak anak paham tentang apa yang disampaikan.

Diakhir pratikum atau diakhir program, rauda beserta relawan byi yang lain melakukan acara perpisahan dengan para anak anak  yang diisi dengan beberapa acara yang akaan diisi oleh anak anak dan disaksikan oleh orangtua mereka, seperti pentas seni, dan bertukar kado.   Rauda berharap program yang telah dilakukannya selama pratikum ini dapat bermanfaat untuk yang  menerima program. ( Rauda Roziqa dengan Nim Mahasiswa180902020 Prodi Kesejahteraan Sosial Fisip USU dengan supervisor Husni Thamrin, S.sos, MSP). (rls/red)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Prabowo Subianto: Saya jadi Menhan karena Pak Luhut
  • Sekda: Pemko Bakal Hadirkan Produk UMKM Unggulan di Indonesia City Expo
  • Polda Metro Jaya Tahan Roy Suryo Terkait Kasus Meme Stupa Candi Borobudur
  • PPP: Sikap Jokowi Tunjukkan Dukungan untuk Ganjar
  • Delapan Ribu Guru Honor Akan Jadi P3K, Gubri Minta Tingkatkan Kualitas
  • Diduga Camat Palika Rohil Lakukan Pungli ke Pengusaha Ribuan Hektar Sawit Ilegal
  • Komisi II DPR Ingatkan ASN agar Tak Terlibat Politik Praktis
  • Anies Canangkan Rumah Sehat Untuk Jakarta, PDIP: Urgensinya Apa?
  • Kalah dari Malaysia, Biaya Konservasi Hutan Indonesia Tak Sampai Rp15 Ribu per Hektare
  •  
     
     
    Rabu, 10 Maret 2021 - 20:49:00 WIB
    Komisi IV Dorong Program Unggulan Lebih Optimal
    Sabtu, 08 Mei 2021 - 11:27:45 WIB
    Larangan Mudik, Bandara SSK II Pekanbaru Baru Melayani Satu Penerbangan.
    Jumat, 12 Juni 2020 - 16:19:35 WIB
    Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban Administrasi
    Sekda Kampar Pimpin Rapat Kegiatan Penanggulangan Covid-19 Kampar
    Senin, 01 Juni 2020 - 22:10:03 WIB
    Kuliah Ikatan Dinas
    Penerimaan Calon Taruna Imigrasi Dan Taruna Lapas Segera di Buka, Ini Linknya
    Kamis, 14 Januari 2021 - 22:54:20 WIB
    Lapas Ambon Gagalkan Penyelundupan Sabu
    Jumat, 21 Januari 2022 - 14:04:52 WIB
    Yayasan Milik Miliarder Ramai-Ramai Surati Jokowi
    Sabtu, 10 Juli 2021 - 13:20:43 WIB
    Syukuran Pembangunan Jalan di Tanjung Beringin, Bupati Sergai: “Jaga dan Rawat Jalan Ini”
    Selasa, 01 Februari 2022 - 19:37:33 WIB
    Hasto Cerita Saat Megawati Tetapkan Imlek Jadi Hari Libur Nasional
    Selasa, 28 Juli 2020 - 00:11:42 WIB
    Mery Gunarty Hadir di Persidangan PN Pekanbaru
    Rabu, 03 Maret 2021 - 11:21:56 WIB
    Polantas Polres Sragen Menolak Suap Sopir Truk yang Melanggar Batas Muatan
    Selasa, 02 Maret 2021 - 10:34:41 WIB
    Wako Dumai Tinjau Lokasi Penanganan Banjir, Sampah dan Karhutla
    Minggu, 28 Maret 2021 - 11:30:38 WIB
    Ledakan Terjadi di Depan Gereja Katedral Makassar
    Kamis, 20 Agustus 2020 - 15:57:23 WIB
    ASPEPARINDO JATIM BAKAL LANTIK 3 DPC
    Jumat, 19 Februari 2021 - 08:22:16 WIB
    Kejari Bengkalis Naikan Status Perkara Duri Islamic Center
    Sabtu, 20 Maret 2021 - 21:19:48 WIB
    Wako Dumai Kunker dan Audiensi Bersama Pertamina RU II
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved