<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Ahok Basmi Mafia Migas, Solar Tidak Impor Lagi
Selasa, 16 Juni 2020 - 10:36:35 WIB

TERKAIT:
 
  • Ahok Basmi Mafia Migas, Solar Tidak Impor Lagi
  •  

    Jakarta, Tiraskita.com – Mulai awal tahun 2020, Pertamina diberikan mandat oleh Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tak lain untuk mengimplementasikan B30. Implementasi bisa terlaksana dengan adanya sinergi satu sama lain.

    Diantaranya Presiden Jokowi didampingi  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan jajaran direksi lainnya.

    Peresmian implementasi program biodiesel 30% (B30) dilaksanakan di SPBU COCO Pertamina MT Haryono pada 23 Desember 2019. Menjadi yang pertama di dunia. B30 diproses dengan mencampur solar dengan olahan kelapa sawit.

    Sebelumnya, uji coba implementasi program B30 sudah dilakukan sejak November 2019. Yaitu ada di delapan titik pencampuran (Terminal BBM dan kilang Pertamina). B30 merupakan bahan bakar biosolar dengan kandungan 30% Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau minyak nabati dari kelapa sawit. Aplikasi B30 akan bertahap sampai nantinya bisa ke B100.

    Lantaran memang harus memanfaatkan industry kelapa sawit. Selama dua tahun belakangan, Pertamina dan kilangnya dinilai mampu menjalankan mandatori B20. Pencampuran Biosolar B30 dilakukan di 28 titik pencampuran. Yaitu Medan, Dumai, Siak, TLK Kabung, Plaju, Panjang, Tanjung Gerem, Bandung Group, Tanjung Uban, Jakarta Group, Cikampek, Balongan, Tasikmalaya Group, Cilacap Group, Semarang Group, Tanjung Wangi, Surabaya, Tuban, Boyolali, Rewulu, Bitung, Balikpapan Group, Kasim, Kotabaru Group, Makassar, Manggis, Kupang, dan STS Pontianak.

    Selain ramah lingkungan, implementasi B30 memiliki banyak manfaat. Yaitu pengurangan emisi gas rumah kaca sangat baik untuk lingkungan. Biosolar B30 juga meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan yang otomatis menurunkan penggunaan energi berbasis fosil. Implementasi B30 menghemat devisa sebesar Rp 63 triliun.

    Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan

    Berarti membantu meningkatkan perekonomian Indonesia melalui pengurangan volume impor solar. Penggunaan biosolar B30 juga akan meningkatkan performa mesin. FAME yang bersifat detergency akan mampu membersihkan mesin kendaraan maupun mesin industri lebih baik. B30 juga meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Menjaga keberlangsungan industri sawit dalam negeri sebagai penyedia bahan baku dan produsen FAME. Berimbas pada peningkatkan kesejahteraan petani sawit.

    Begitu bergemingnya pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi beserta jajaran dan juga Ahok bersama jajaran Pertamina akan implementasi. Menteri BUMN Erick Thohir pun sangat mendukung. Dinilai sangat bagus dengan adanya B30. 48 persen daripada all oil akan terserap. Terlebih Ahok sangat antusias dengan mewujudkan keinginan besar Presiden Jokowi. Bahwasanya mengurangi hingga tidak lagi impor solar.

    Sejak diterapkan B30, Indonesia sudah tidak lagi impor solar. Namun tidak akan usai sampai disini. Tentu saja dengan demikian perlahan akan mulai menggerus mafia didalam lingkungan migas. Pasalnya keuntungan para mafia migas didapat dari banyaknya impor. Ada oknum yang membuat Indonesia terus membuka keran impor minyak alias mafia migas. Banyak investor yang bersedia untuk membangun kilang di Indonesia. Mulai dari Saudi Aramco, Rosneft Oil Company hingga Overseas Oil & Gas (OOG).Tapi prosesnya berjalan sangat lambat.

    Pembangunan kilang minyak pun mangkrak bertahun – tahun. Diduga ada kesengajaan untuk membuat rencana investasi pembangunan kilang tak berjalan mulus. Tujuannya agar Indonesia gagal memiliki kilang minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal demikian justru diungkapkan oleh Presiden Jokowi pada 31 Desember 2019. Tentu saja sebelum Pertamina dipimpin Ahok.***

    (Sumber:NAWACITAPOST)



     
    Berita Lainnya :
  • Walikota Bandung Muhammad Farhan Dukung Kegiatan Konfrensi Lima Tahunan PWI Jabar
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Usung Tema "Saatnya Bekerja Untuk Iklim"
  • Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Tegaskan Pentingnya penyelenggaraan statistik sektoral di Kota Cimahi.
  • Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
  • Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Walikota Bandung Muhammad Farhan Dukung Kegiatan Konfrensi Lima Tahunan PWI Jabar
    02 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Usung Tema "Saatnya Bekerja Untuk Iklim"
    03 Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Tegaskan Pentingnya penyelenggaraan statistik sektoral di Kota Cimahi.
    04 Wako Agung dan Wawako Markarius Pimpin Gotong Royong Bersihkan Jalan Arifin Achmad
    05 Kejari Rohul Pulihkan Kerugian Negara Rp862 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Ujung Batu
    06 Mendagri: BUMD Sehat Harus Efisien, Profesional, dan Berorientasi pada Kinerja
    07 Penyerahan SK Pengangkatan PNS dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS
    08 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    09 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    10 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    11 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    12 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    13 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    14 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    15 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    16 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    17 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    18 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    19 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    20 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    21 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    22 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com