Senin, 18 Oktober 2021  
 
Menkeu Sri Mulyani Minta Dunia Pendidikan Cetak Mahasiswa Siap Kerja

RL | Pendidikan
Jumat, 03 September 2021 - 12:06:15 WIB

JAKARTA, TIRASKITA.COM - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta, dunia kampus bisa lebih terbuka dan mengikuti perkembangan zaman. Para dosen atau tenaga pengajar di kampus harus bisa beradaptasi agar tidak terjadi perbedaan yang begitu besar antara dunia pendidikan dengan dunia kerja nyata.

"Saya harap kampus tidak tertinggal hanya karena Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata. Kolaborasi ini sangat penting," kata Menteri Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Saat ini Kementerian Keuangan tengah membuka diri untuk para mahasiswa melakukan pemagangan di kantor pemerintahan dalam program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja di kantor-kantor pemerintah secara langsung.

Adanya program ini bukan hanya untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia kerja, lebih dari itu program ini diharapkan bisa sebagai pembelajaran bagi mahasiswa maupun institusi pemerintah. Di sisi lain, Menteri Sri Mulyani khawatir bila sekembalinya mahasiswa mengikuti pemagangan ini harus dihadapkan dengan kondisi dunia kampus yang tertinggal.

"Jangan sampai mahasiswa yang magang lebih kapabel setelah magang ketika kembali ke kampus dari pada dosen atau tenaga pengajarnya. Kalau mindset kampusnya masih lama dan mereka jadi tidak memberikan dampak," kata dia.

Tak hanya para dosen atau tenaga pengajar, jajaran rektorat juga harus mengikuti perkembangan zaman. Menentukan bahan ajar atau kurikulum yang digunakan relevan atau bahkan tertinggal dengan kondisi terkini. Sehingga akan ada umpan balik yang bagus ketika mahasiswa kembali ke kampus setelah proses pemagangan.

"Anda akan dihadapkan feedback yang bagus kalau maju terus, jadi para dosen, rektor ini yang saya berikan buat mata ajaran ini cukup bagus kualitasnya, " kata dia.

Maka dari itu, dia meminta perguruan tinggi bisa mengubah pola pikir yang lama. Para pengajarnya harus bisa membuka diri dan berinteraksi dengan yang terjadi di industri atau dunia kerja. Sehingga kampus bisa mencetak lulusan-lulusan terbaiknya bukan hanya sekedar lulus saja.

"Kampus bukan hanya harus menyiapkan lulusan yang siap hari ini tetapi juga siap dengan tantangan ke depan. Ini proses belajar yang terus menerus dan ini bisa jadi langkah awal yang baik," kata dia.

Magang di Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk para mahasiswa. Salah satunya dengan lewat kerja sama Kementerian Keuangan dengan universitas dalam rangka pemagangan.

Menteri Sri Mulyani mengatakan program pemagangan ini merupakan upaya mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja, khususnya pada pengelolaan keuangan negara. Program ini menurutnya bisa menjadi solusi sekaligus tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka pengelolaan keuangan negara.

"Bagi kami mendekatkan dunia kerja dengan pengelolaan negara ini solusi dan tantangan" kata Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Lebih lanjut dia menjelaskan, program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini menjadi solusi bagi pemerintah dalam upaya transparansi, edukasi dan berbagi informasi kepada masyarakat dalam mengelola keuangan negara. Program ini bisa menjadi sarana pemerintah untuk membuktikan pengelolaan negara dilakukan secara akuntabel, tanggung jawab sekaligus memberikan pemahaman mendasar mengenai kewarganegaraan dan warga negara.

"Bagaimana kita sebagai bangsa memahami keuangan negara dan uang negara itu berasal dari mana dan kelolanya gimana, itu basic dan mengenai akuntabilitas dan pemahaman kebijakan yang diambil," kata dia.

"Bagi saya ini solusi supaya generasi muda, terutama yang belajar di kampus atau perguruan tinggi memahami mengenai sebuah pemahaman dasar mengenai mengurus negara dari sisi keuangan, dan tantangan," sambungnya.

Di sisi lain program ini menjadi tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka menciptakan suasana belajar di pemerintahan. Suasana kerja yang memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa yang magang agar bisa mengambil pelajaran selain mendapatkan pengalaman bekerja di institusi pemerintahan.

"Karena kami pun terus melakukan pengembangan di dalam institusi Kementerian Keuangan sebagai institusi corporate university. Jadi ini kita ciptakan sebagai lahan, ladang biar kita belajar. Ini akan jadi interaksi yang menarik dan tantangan tapi memberikan harapan," kata dia.

Menteri Sri Mulyani optimis adanya kerja sama ini akan melahirkan berbagai ide-ide baru yang bisa dicoba dan dikembangkan. Selain itu, program ini akan menimbulkan interaksi antara dunia kampus dengan Pemerintah. Interaksi antar kalangan akademisi seperti rektor, dosen dan para pengajarnya dengan Kementerian Keuangan.

"Saya optimis dan positif, ini kan menimbulkan ide-ide baru dan ini akan jadi semangat dan motivasi buat kampus," kata dia mengakhiri.

sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bupati Tapteng Sumbang Rp 35 Juta dan Satu Ekor Kerbau Untuk Turnamen Bola Voli GARDANIS CUP Nias
  • Puan Maharani Dukung Polri Tindak Tegas Pinjol Ilegal
  • Puan Maharani: Terima Kasih Tim Thomas Cup RI Sudah ‘Kibarkan’ Merah Putih di Dada Kita Semua
  • Petugas Pajak Bapenda Sisir 1.600 Kompleks Perumahan di Tuah Madani dan Binawidya
  • Cara Pencegahan dan Pengobatan Gangguan Pendengaran Akibat Paparan Bising
  • Indonesia Ekspor Motor Listrik Gesits ke Senegal
  • Prestasi PON Papua Bukti Kemajuan, Siap Lanjut Gelaran Peparnas
  • 81 Kilo Sabu Jaringan Internasional disita Polisi di Riau
  • Realisasi Belanja Negara APBN di Riau Capai 74,12 Persen
  •  
     
     
    Rabu, 20 Januari 2021 - 21:07:25 WIB
    Gunung Sinabung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
    Kamis, 20 Februari 2020 - 20:09:30 WIB
    Pimpinan PT Bukara Lakukan Pembohongan Publik. DLH : Pastikan Belum Amdal yang Dimiliki PT Bukara
    Senin, 08 Juni 2020 - 12:20:00 WIB
    Pasar Sialang Kubang Jadi Model Pasar New Normal
    Rabu, 03 Maret 2021 - 20:01:39 WIB
    Bersama Babinsa dan Manggala Agni
    Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Lakukan Patroli Karhutla Gabungan
    Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:33:04 WIB
    Perlu Banyak Terobosan Untuk Selesaikan Permasalahan KTMDU
    Senin, 05 Oktober 2020 - 06:21:19 WIB
    Arab Saudi Cabut Pembatasan, Warga Mulai Umrah
    Kamis, 28 Mei 2020 - 23:16:47 WIB
    LAWAN COVID-19
    Liason Officer (LO) BNPB Pusat Kunjungi Posko Gugus Tugas Serdang Bedagai
    Jumat, 24 September 2021 - 15:24:13 WIB
    Dandim 1007/Banjarmasin Bersama Ketua Persit Kck Ikuti Rangkaian Kegiatan Hari Jadi Ke 495 Kota Banj
    Senin, 15 Februari 2021 - 11:13:36 WIB
    Jabar Targetkan 31.500 Rutilahu Diperbaiki pada 2021
    Rabu, 30 September 2020 - 20:22:20 WIB
    9 Bulan Bercerai dari UAS, Mellya Juniarti: Mandiri Jadi Perempuan Kuat
    Rabu, 26 Februari 2020 - 09:46:31 WIB
    POLRES DUMAIN AMANKAN NARKOBA
    Diamankan di Dumai 7 Kg Sabu Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru, 6 Pelaku Diringkus
    Sabtu, 22 Mei 2021 - 19:19:46 WIB
    Jadwal Penerimaan CPNS, PPK Dan Sekolah Kedinasan 2021, Persyaratan Dan Link Pendaftaran Disini
    Kamis, 14 Januari 2021 - 23:16:27 WIB
    Bersepeda, Bupati Wardan dan Istri Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Kayu Jati
    Minggu, 29 November 2020 - 17:47:33 WIB
    Persami Pramuka SWK Kodam III/SLW di wil Kodim 0620/Kab Cirebon Tetap Patuhi Protkes
    Senin, 10 Mei 2021 - 08:39:39 WIB
    Diduga Ada Yang Tidak Berses, Pengusaha Bisnis Tabung Gas Elpiji Marah Ketika Dikonfirmasi Media
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved