Selasa, 24 Mei 2022  
 
Menkeu Sri Mulyani Minta Dunia Pendidikan Cetak Mahasiswa Siap Kerja

RL | Pendidikan
Jumat, 03 September 2021 - 12:06:15 WIB

JAKARTA, TIRASKITA.COM - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta, dunia kampus bisa lebih terbuka dan mengikuti perkembangan zaman. Para dosen atau tenaga pengajar di kampus harus bisa beradaptasi agar tidak terjadi perbedaan yang begitu besar antara dunia pendidikan dengan dunia kerja nyata.

"Saya harap kampus tidak tertinggal hanya karena Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata. Kolaborasi ini sangat penting," kata Menteri Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Saat ini Kementerian Keuangan tengah membuka diri untuk para mahasiswa melakukan pemagangan di kantor pemerintahan dalam program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bekerja di kantor-kantor pemerintah secara langsung.

Adanya program ini bukan hanya untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa tentang dunia kerja, lebih dari itu program ini diharapkan bisa sebagai pembelajaran bagi mahasiswa maupun institusi pemerintah. Di sisi lain, Menteri Sri Mulyani khawatir bila sekembalinya mahasiswa mengikuti pemagangan ini harus dihadapkan dengan kondisi dunia kampus yang tertinggal.

"Jangan sampai mahasiswa yang magang lebih kapabel setelah magang ketika kembali ke kampus dari pada dosen atau tenaga pengajarnya. Kalau mindset kampusnya masih lama dan mereka jadi tidak memberikan dampak," kata dia.

Tak hanya para dosen atau tenaga pengajar, jajaran rektorat juga harus mengikuti perkembangan zaman. Menentukan bahan ajar atau kurikulum yang digunakan relevan atau bahkan tertinggal dengan kondisi terkini. Sehingga akan ada umpan balik yang bagus ketika mahasiswa kembali ke kampus setelah proses pemagangan.

"Anda akan dihadapkan feedback yang bagus kalau maju terus, jadi para dosen, rektor ini yang saya berikan buat mata ajaran ini cukup bagus kualitasnya, " kata dia.

Maka dari itu, dia meminta perguruan tinggi bisa mengubah pola pikir yang lama. Para pengajarnya harus bisa membuka diri dan berinteraksi dengan yang terjadi di industri atau dunia kerja. Sehingga kampus bisa mencetak lulusan-lulusan terbaiknya bukan hanya sekedar lulus saja.

"Kampus bukan hanya harus menyiapkan lulusan yang siap hari ini tetapi juga siap dengan tantangan ke depan. Ini proses belajar yang terus menerus dan ini bisa jadi langkah awal yang baik," kata dia.

Magang di Kemenkeu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk para mahasiswa. Salah satunya dengan lewat kerja sama Kementerian Keuangan dengan universitas dalam rangka pemagangan.

Menteri Sri Mulyani mengatakan program pemagangan ini merupakan upaya mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja, khususnya pada pengelolaan keuangan negara. Program ini menurutnya bisa menjadi solusi sekaligus tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka pengelolaan keuangan negara.

"Bagi kami mendekatkan dunia kerja dengan pengelolaan negara ini solusi dan tantangan" kata Sri Mulyani dalam Sambutan Penandatanganan MoU (Unpad, UPN Veteran, UNEJ) dalam rangka program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Jakarta, Jumat (3/9).

Lebih lanjut dia menjelaskan, program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini menjadi solusi bagi pemerintah dalam upaya transparansi, edukasi dan berbagi informasi kepada masyarakat dalam mengelola keuangan negara. Program ini bisa menjadi sarana pemerintah untuk membuktikan pengelolaan negara dilakukan secara akuntabel, tanggung jawab sekaligus memberikan pemahaman mendasar mengenai kewarganegaraan dan warga negara.

"Bagaimana kita sebagai bangsa memahami keuangan negara dan uang negara itu berasal dari mana dan kelolanya gimana, itu basic dan mengenai akuntabilitas dan pemahaman kebijakan yang diambil," kata dia.

"Bagi saya ini solusi supaya generasi muda, terutama yang belajar di kampus atau perguruan tinggi memahami mengenai sebuah pemahaman dasar mengenai mengurus negara dari sisi keuangan, dan tantangan," sambungnya.

Di sisi lain program ini menjadi tantangan bagi Kementerian Keuangan dalam rangka menciptakan suasana belajar di pemerintahan. Suasana kerja yang memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa yang magang agar bisa mengambil pelajaran selain mendapatkan pengalaman bekerja di institusi pemerintahan.

"Karena kami pun terus melakukan pengembangan di dalam institusi Kementerian Keuangan sebagai institusi corporate university. Jadi ini kita ciptakan sebagai lahan, ladang biar kita belajar. Ini akan jadi interaksi yang menarik dan tantangan tapi memberikan harapan," kata dia.

Menteri Sri Mulyani optimis adanya kerja sama ini akan melahirkan berbagai ide-ide baru yang bisa dicoba dan dikembangkan. Selain itu, program ini akan menimbulkan interaksi antara dunia kampus dengan Pemerintah. Interaksi antar kalangan akademisi seperti rektor, dosen dan para pengajarnya dengan Kementerian Keuangan.

"Saya optimis dan positif, ini kan menimbulkan ide-ide baru dan ini akan jadi semangat dan motivasi buat kampus," kata dia mengakhiri.

sumber:merdeka.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pesan Danlanud S Sukani Saat Pimpin Apel Pagi Di Lanud S Sukani
  • Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
  • Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
  • Bupati Bengkalis Terima Kunker Wakil Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI
  • PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
  • Usai Jawab Tanggapan Fraksi DPRD terhadap LPKJ, Wali Kota Foto Bersama Sebelum Berpisah
  • Selingkuh Dengan Suaminya, Neneng Gelap Mata Habisi Nyawa Dini
  • Pemkot Cimahi Adakan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
  • PPDB 2022 Harus Lebih Baik Dari Tahun Sebelumnya
  •  
     
     
    Sabtu, 16 Mei 2020 - 07:24:18 WIB
    KERJASAMA KETAHANAN INFORMASI
    Dispenad Tingkatkan Kemitraaan dan Kerja Sama Media Massa
    Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:53:03 WIB
    Jokowi Ingatkan Infrastruktur Bukan Sekedar Bangun Jalan, tapi Konektivitas ke 75 Ribu Desa
    Kamis, 02 Juli 2020 - 19:47:57 WIB
    JENGUK KORBAN PENYERANGAN HARIMAU
    H. Bustami, HY Do'akan Kesembuhan Sofyan Warga Sepahat
    Minggu, 17 Mei 2020 - 20:43:12 WIB
    LAWAN COVID-19
    Disorot KPK dalam Penanganan Covid-19 Empat Titik Rawan Korupsi
    Kamis, 16 Juli 2020 - 00:34:11 WIB
    Lawan Mafia Asap
    Hangus Terbakar Seluas 83 Ha, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda Riau
    Selasa, 05 Oktober 2021 - 18:37:06 WIB
    Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani Lantik Ajudannya Menjadi Camat Barus
    Kamis, 28 April 2022 - 13:16:06 WIB
    Anggota DPRD Jabar Dapil XI Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
    Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:55:32 WIB
    Pemkab Kampar Fasilitasi Mahasisswa UR KKN di Kampar
    Selasa, 09 November 2021 - 14:13:15 WIB
    Gerakan Mobil Masker di Riau Segera Diluncurkan
    Jumat, 12 Juni 2020 - 16:40:08 WIB
    Secara Resmi Melantik Dan Mengambil Sumpah Jabatan
    Bustami : Pelantikan Pejabat Disdukcapil Berdasarkan Keputusan Mendagri
    Kamis, 07 Januari 2021 - 12:55:50 WIB
    Pemprov Riau Segera Tunjuk Pj Sekda
    Selasa, 07 Juli 2020 - 12:55:58 WIB
    Brigjen Pol. Kennedy Jabat Ka.BNN Riau
    Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:23:40 WIB
    Ridwan Kamil, Istighosah Kubro Jadi Momen Introspeksi dan Mohon Pertolongan kepada Allah SWT
    Rabu, 03 Juni 2020 - 14:16:34 WIB
    BERKENAAN PHK DAN SANGSI-SANGSI KEPADA TENAGA KERJA
    Persoalan Ketenagakerjaan, Bupati Kampar Langsung Blusukan ke Dinas Ketenagakerjaan Kab Kampar
    Rabu, 29 September 2021 - 08:58:21 WIB
    Presiden: Rehabilitasi Mangrove akan Mendukung Ekowisata
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved