Sabtu, 25 Juni 2022  
 
LAWAN COVID-19
Ancaman Denda 750 Juta Dan Penjara 4 Tahun Bagi Penyebar Data Pasien Covid-19

Riswan L | Riau
Kamis, 25 Juni 2020 - 09:22:42 WIB


TERKAIT:
   
 
TEMBILAHAN, Tiraskita.com – Masih banyak masyarakat khususnya di Kabupaten Indragiri
Hilir (Inhil) yang belum mengerti dan mengindahkan larangan penyebaran
biodata lengkap pasien positif covid 19.

Tidak tau dari mana
sumbernya, alhasil nama dan alamat lengkap para pasien positif covid 19
bertebaran dimana - mana dan menjadi konsumsi publik di media sosial
mulai dari whatsapp hingga facebook.

Oleh karena itu, Kapolres
Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP
Indra Lamhot Sihombing, S.IK mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak
dan berhati – hati lagi dalam menyebar informasi yang berkaitan dengan
data pasien covid 19.

“Kerahasiaan data pasien ini tidak boleh
dibuka sembarangan. Saya sangat sayangkan beberapa hari lalu bertebaran
data dan identitas pasien positif Covid-19 yang dirawat di RS Covid-19
di Tembilahan,” ungkap Indra kepada awak media, Rabu (24/6).

Kasat
Reskrim menegaskan, masyarakat harus menunggu informasi dari media
massa atau pihak terkait yang berwenang melalui keterangan resminya.

“Kalau
kita dapat data dari mana pun itu, jangan disebar, apalagi identitasnya
lengkap. Tindakan ini mengandung ancaman pidana berdasarkan laporan
oleh orang yang merasa dirugikan secara langsung, yaitu keluarga
pasien,” tegas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim membeberkan, ancaman
pidana ini berdasarkan Pasal 26 dan Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan
Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berbunyi, bahwa tidak boleh orang
sembarangan membeberkan data pribadi ke publik tanpa izin.

“Dalam
Undang-Undang ini jelas mengatur bila perbuatan melawan hukum itu
terbukti, dapat diancam hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp. 750 juta,”
beber Kasat Reskrim.

Selain itu, ditambahkan Kasat, sejumlah
pasal lain juga mengatur soal perlindungan data pribadi, antara lain,
yaitu, Pasal 32 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
yang menyatakan bahwa pasien memiliki hak terkait data medisnya.
Selanjutnya,
ditambahkan Kasat lagi,  mengenai data pasien ini juga diatur pada
Pasal 54 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam
Pasal 54 Ayat (1) UU tersebut berbunyi, Setiap orang yang dengan
sengaja dan tanpa hak mengakses dan/atau memperoleh dan/atau memberikan
informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur dalam Pasal 17 huruf a,
huruf b, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, dan huruf j
dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan pidana denda
paling banyak Rp. 10 juta.

Dengan segala aturan dalam perundangan
– undangan ini, sekali lagi Kasat Reskrim mengimbau masyarakat
khususnya di Kabupaten Inhil untuk lebih bijak lagi menyikapi informasi
data pasien yang di peroleh dari sumber mana pun itu.

“Kita mohon
kerjasama masyarakat untuk mencegah tersebarnya data rahasia pasien
demi Keamanan dan Kenyamanan. Begitu juga terhadap data – data yang
bukan konsumsi publik lainnya, jangan sembarangan menyebarkan kalau kita
tidak punya hak dan kewajiban,” pungkas Kasat Reskrim.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 651 Hektare Lahan di Riau Terbakar pada Semester Pertama 2022
  • Di Usia 238 Tahun, Pj Wali Kota Sebut Pekanbaru Telah Menjelma Jadi Metropolitan
  • Meriahkan Hari Jadi Pekanbaru, Pj Walikota Turun Langsung Iringi Kirab dan Display Drumband IPDN
  • Terkesan Arogansi, Wali Murid Kecewa Terhadap Panitia Penerimaan Siswa Baru SDN 44 Pekanbaru
  • Dalami Subtansi Raperda Penyelenggaraan Perempuan Pansus V Kunjungi DP3AKB Jateng
  • Pemkot Cimahi Gelar Upacara Peringatan HUT Kota Cimahi Ke -21
  • Pansus VI: DLH Jabar Bisa Tiru Sumsel Urus Persoalan Tanah
  • Lapas Kelas IIA Pekanbaru Rutin Lakukan Pengecekan APAR, Memastikan Alat Tetap Berfungsi
  • Dorong Masyrakat Cinta Produk Dalam Negeri, Pemkot Cimahi Launching Sentra IKM Produk Olahan Tempe
  •  
     
     
    Kamis, 03 Februari 2022 - 17:21:39 WIB
    ARTIKEL : REBUT JAGAD ANGKASA NUSANTARA RAYA JADI MILIK KITA LAGI !!!!!
    Kamis, 30 September 2021 - 22:44:49 WIB
    Cegah Paham Radikalisme, Intoleransi dan Terorisme, Polres Kampar Sebar Spanduk Himbauan
    Kamis, 15 April 2021 - 16:58:59 WIB
    Komisi V : Pembangunan RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat, Altenatif Permasalahan RSHS
    Sabtu, 28 Agustus 2021 - 11:07:28 WIB
    Pemprov Riau Beli Alat Pendeteksi COVID-19 Varian Delta
    Senin, 25 Oktober 2021 - 15:18:40 WIB
    BUMN Hati-Hati! Erick Thohir Beri Sinyal Pangkas Lagi Perusahaan Plat Merah
    Minggu, 09 Mei 2021 - 15:50:24 WIB
    Gardanis Dan Bon's Sibolga Kunjungi Korban Kebakaran Di Pasar Belakang
    Jumat, 08 Januari 2021 - 08:05:43 WIB
    Diminta Pemerintah Pusat untuk Kembali Terapkan PSBB,
    Plt. Walikota : Kami akan Persiapkan dengan Matang
    Sabtu, 05 Juni 2021 - 12:41:56 WIB
    Kombes Edy Sumardi Kabag Humas Polda Banten Raih Penghargaan Dari Kadiv Humas Polri
    Sabtu, 11 September 2021 - 13:38:40 WIB
    Pangdam IV/Dip Paparkan 9 Kemampuan Pemimpin Di Era Digital 5.0 Kepada Mahasiswa Baru
    Rabu, 22 April 2020 - 21:00:21 WIB
    Manfaatkan Lahan Yang Kurang Produktif
    Apa Peluang Bisnis ?, Dari Tanaman Serei Wangi
    Rabu, 04 Agustus 2021 - 11:37:22 WIB
    Bupati Kampar Sisir Masyarakat Bagikan Bantuan langsung Kerumah Warga
    Kamis, 07 Januari 2021 - 21:26:22 WIB
    Sekda Tinjau Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Kecamatan Siak
    Selasa, 24 Agustus 2021 - 11:11:49 WIB
    Perpanjangan PPKM, Pemko Menunggu Arahan dari Presiden
    Selasa, 02 November 2021 - 09:06:38 WIB
    Investor Inggris Siap Tanamkan USD9,29 Miliar ke Indonesia
    Senin, 10 Agustus 2020 - 09:37:45 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Tersangka Dua Pasal UU Korupsi Sekaligus, Wako Dumai Zul AS Tak Kunjung Ditahan KPK
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved