<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Halangi Pengembangan Vaksin Nusantara, Terawan: Saya Tak Butuh Anggaran Negara
Jumat, 18 Juni 2021 - 08:57:50 WIB
Terawan Agus Putranto 
TERKAIT:
 
  • Halangi Pengembangan Vaksin Nusantara, Terawan: Saya Tak Butuh Anggaran Negara
  •  

    Tiraskita.com - Apa ruginya negara? Tak perlu keluarkan anggaran sama sekali. Vaksin Nusantara juga terbukti belum pernah sebabkan kematian.

    Itu antara pertanyaan Terawan Agus Putranto. Setelah dilengserkan dari kursi menteri kesehatan, dia seolah-olah jadi musuh "negara". Vaksin Nusantara yang dia kembangkan terkesan dihalang-halangi.

    Terawan seorang dokter spesialis radiologi. Dia juga tentara aktif berpangkat letnan jenderal alias bintang tiga. Sebelum menjadi menteri, namanya sangat harum. Jadi langganan pejabat, pengusaha, dan tokoh yang sakit.

    Itu pula yang membawanya diangkat menjadi menteri kesehatan. Ternyata tidak cocok lalu diganti. Setelah lengser, Terawan berusaha berkontribusi melawan Covid-19. Pandemi yang memicu pelengserannya dari kursi menteri.

    Ternyata pemerintah tak memberi restu. Bukan hanya itu, dia terkesan dihalang-halangi dalam pengembangan vaksin yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan dari Covid-19 tersebut.

    "Jujur, saya tidak perlu anggaran. Komisi VII saja sudah pada mau urunan. Itu besar sekali. Saya enggak butuh anggaran dari negara," kata Terawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VII DPR, Rabu (16/6/2021).

    "Yang saya butuhkan adalah good will, political will. Apa yang mau dilakukan, wong ndak keluar anggaran kok. Masa mengeluarkan aturan untuk menghalangi," lanjutnya.

    Terawan heran. Vaksin Nusantara racikannya hanya ditetapkan untuk riset. Tidak main-main. Penetapan itu dilakukan melalui nota kesepahaman bersama antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan TNI Angkatan Darat (AD).

    Padahal, Terawan sangat yakin vaksin tersebut aman digunakan dan belum ada korban yang terdampak pengembangannya.

    "Masa mengeluarkan aturan untuk menghalangi, untuk apa? Kecuali vaksin ini menimbulkan kematian, penderitaan dan sebagainya," ujar dia.

    Menariknya, kata Terawan, sejauh ini belum ada orang yang tertular Covid-19 setelah disuntik Vaksin Nusantara. Berbeda dengan vaksin Sinovac. Sudah ada beberapa orang yang tertular, padahal sudah mendapatkan vaksin dua dosis.

    sumber:rakyat.com



     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com