Kamis, 20 Januari 2022  
 
KPK Sudah Buntuti Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Sejak 2021

RL | Hukrim
Senin, 10 Januari 2022 - 11:15:15 WIB

Bekasi, Tiraskita.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memantau gerak-gerik Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen sejak 2021. Laporan dari masyarakat terkait tindak pidana yang dilakukan Pepen sudah diterima lembaga antirasuah jauh sebelum terjadinya operasi tangkap tangan (OTT).

"Penyelidikan (Rahmat Effendi) dimulai dari 2021," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Ghufron menyatakan tak ambil pusing dengan pernyataan Ketua DPD Golkar Bekasi Ade Puspitasari yang merupakan anak dari Pepen. Ade Puspita menyangkal ayahnya terjaring OTT KPK.

"Kami mempersilakan dan menghormati kepada yang bersangkutan atau keluarga untuk melakukan pembelaan sesuai koridor hukum sebagai hak tersangka," kata Ghufron.

Dia pun meminta Ade Puspitasari dan keluarga Pepen untuk membela sang ayah melalui jalur hukum. Menurut Ghufron, KPK sudah terbiasa dengan keberatan yang diajukan pihak terjerat kasus korupsi.

"Rakyat Indonesia sudah sangat memahami bahwa mempolitisasi penegakan hukum oleh KPK selama ini sudah kerap terjadi, toh di pengadilan terbukti kebenaran tindakan KPK," Ghufron menambahkan.
 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi diciduk bersama 11 orang dari ASN dan pihak swasta.
Pembelaan Anak Pepen

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Bekasi Ade Puspitasari yang juga putri Rahmat Effendi angkat bicara terkait OTT KPK terhadap sang ayah. Dalam penggalan video yang beredar di media sosial, Ade mengatakan penangkapan ayahnya bukanlah OTT, lantaran tidak ada transaksi dan juga uang yang diamankan KPK saat itu.

"Saksinya banyak, staf yang di rumah itu saksi semua, bagaimana Pak Wali dijemput di rumah, bagaimana Pak Wali hanya membawa badan. KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun," kata Ade saat menghadiri Pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kota Bekasi di Graha Girsang Jaka Setia, Bekasi Selatan, Sabtu 8 Januari 2022.

Menurutnya, penangkapan sang ayah bermuatan politis karena tidak memiliki unsur sebagaimana OTT pada umumnya. Ade menegaskan ada yang berupaya menjatuhkan nama baik sang ayah dengan melakukan pembunuhan karakter melalui skenario OTT. Ia menduga partainya tengah diincar pihak tertentu.

"Memang ini pembunuhan karakter, memang ini kuning sedang diincar. Kita tahu sama tahu siapa yang mengincar kuning. Tapi nanti 2024, jika kuning koalisi dengan orange, matilah warna yang lain," tegas Ade yang disambut tepuk tangan para kader.


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Riau siap menggelar Olimpiade PPKn
  • Danrem 182/JO Sosialisasi Rekrutmen Penerimaan Prajurit TNI AD, Melalui Siaran RRI
  • DPRD Jabar Gagas Pasar Tani untuk Kesejahteraan Petani
  • Komisi I DPRD Jabar Terima Audiensi Presidum Tasela
  • Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum
  • Komisi I DPRD Jabar: Wisata Tebing 125 Harus Ditunjang Infrastruktur Memadai
  • Koramil 0620-11/Astanajapura Lakukan Pendampingan Vaksinasi
  • 28 Tim INTERCHANGE Tampilkan 34 Inovasi Untuk Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
  • 28 Tim INTERCHANGE Tampilkan 34 Inovasi Untuk Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
  •  
     
     
    Kamis, 09 September 2021 - 10:16:31 WIB
    KPK Ungkap Harta Pejabat Naik Selama Pandemi, Ini Jumlah Kekayaan Jokowi & Anak Buah
    Selasa, 22 Desember 2020 - 19:57:12 WIB
    Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Ditahan Oleh Kejati Riau, Ini Kasusnya
    Jumat, 20 November 2020 - 12:22:50 WIB
    Pembangunan Desa Seakan Rahasia, Warga Kritik Kinerja Pemerintahan Desa Idanotae TA. 2019/2020
    Minggu, 02 Agustus 2020 - 09:31:29 WIB
    Dihadiri Babinsa dan Bhabinkantibmas
    Pembagian BLT DD Tahap III Desa Pagaran Honas Sukses
    Senin, 03 Agustus 2020 - 13:03:21 WIB
    Idul Adha 1441 H
    Sekda Kampar Ikut Lakukan Proses Pemotongan Hewan Qurban di Mesjid Miftahul Jannah
    Selasa, 30 Juni 2020 - 14:55:26 WIB
    PDIP – PSI Melejit, Gerindra – Golkar Tetap, Nasdem, PD, PKS dan PAN Ambruk
    Senin, 22 Juni 2020 - 13:02:37 WIB
    Denpom III/3 Cirebon Gelar Syukuran HUT Pomad Dengan Sederhana
    Selasa, 26 Oktober 2021 - 08:38:04 WIB
    PBB Peringatkan Afghanistan Akan Hadapi Krisis Pangan Parah
    Kamis, 21 Januari 2021 - 23:43:09 WIB
    Metode Pembuatan Vaksin Sinovac Diklaim Teruji Puluhan Tahun
    Jumat, 04 September 2020 - 18:56:15 WIB
    Setukpa Lemdiklat Polri Laksanakan Syukuran HUT Polwan
    Selasa, 26 November 2019 - 07:30:53 WIB
    Resep Air Nenas Yang Menyehatkan
    Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:54:19 WIB
    Efek SK Kubu Mucdi Pr Terbit
    Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto Ajukan Keberatan Kepada Menkumham
    Senin, 08 Maret 2021 - 18:01:32 WIB
    Tragis! Kuda Nil di Taman Safari Bogor Dikasih Makan Sampah
    Sabtu, 08 Mei 2021 - 09:02:26 WIB
    Polres Lebak Berhasil Tangkap Pelaku Penganiaya di SPBU
    Jumat, 12 Februari 2021 - 22:43:13 WIB
    Kasus Covid-19 di Riau Capai 30.027 Orang
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved