<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Negara Ini Tempat Sembunyi Teraman Jika Perang Dunia 3 Pecah!
Kamis, 10 Februari 2022 - 10:28:59 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Negara Ini Tempat Sembunyi Teraman Jika Perang Dunia 3 Pecah!
  •  

    JAKARTA, TIRASKITA.COM - Situasi geopolitik dunia saat ini sedang memanas. Ketegangan yang terjadi antara beberapa negara besar berpotensi memberikan imbas buruk pada deretan negara lainnya.

    Terbaru adalah ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan NATO. Konflik antara Moskow dan Kyiv yang melibatkan Washington dan Barat saat ini diyakini bisa memicu Perang Dunia ke-3 (World War III).

    Meski begitu, masih ada negara-negara netral yang aman untuk bersembunyi jika benar terjadi Perang Dunia ke-3. Mereka juga memiliki pertahanan militer yang kuat atau medan yang melindungi negara, dengan sumber daya yang kaya.

    Berikut daftar negara-negara teraman untuk ditinggali saat PD 3 terjadi, dikutip dari berbagai sumber:


    1. Selandia Baru

    Selandia Baru dianggap bisa menjadi negara teraman untuk menghindari perang. Ia terpencil dari lokasi negara-negara berselisih yakni Amerika Serikat (AS), China hingga Rusia.

    Selandia Baru pun merupakan salah satu tempat paling mandiri di dunia dalam hal pangan dan pertanian dan memiliki sedikit sistem sumber daya yang "terkuras" berkat populasi yang rendah. Tidak ada satwa liar yang berbahaya, bahkan kekerasan serta terorisme sangat jarang terjadi.

    2. Kanada

    Kanada adalah bagian dari NATO. Namun negara ini, dimasukkan Express.co sebagai negara teraman jika perang terjadi di dunia.

    Negara ini memiliki daratan yang luas. Namun sejumlah wilayah tidak memiliki populasi.

    Yukon misalnya. Ditemukan di barat laut Kanada. Namun penduduknya sangat jarang.

    Wilayah ini memiliki hamparan gunung, menjadikannya tempat yang bagus untuk bersembunyi. Kanada juga memiliki persediaan lebih dari 30% air tawar dunia sehingga menjadi tempat yang tepat untuk dihuni dan bercocok tanam.

    3. Islandia

    Untuk alasan yang sama, pulau ini sering dianggap sangat aman untuk bersembunyi. Islandia tidak memiliki angkatan bersenjata militer sehingga bukan menjadi ancaman.

    Kejahatan sangat rendah. Mayoritas warganya adalah kelas menengah.

    Kontur negara dan medan jalan juga melindungi negara ini dari invasi. Termasuk pulau dan sejumlah gletser dan suhu Arktik untuk menghalangi kedatangan serangan.

    4. Swiss

    Swiss adalah negara pegunungan dan memiliki beragam etnis. Meskipun dikelilingi oleh negara-negara yang secara historis bergejolak (seperti Austria, Prancis, dan Jerman), Swiss masih merupakan tanah yang sangat damai dan makmur karena geografinya dan persiapan pemerintah untuk perang.

    Swiss telah membangun lebih dari 20.000 bunker nuklir di lokasi-lokasi rahasia di sepanjang rangkaian pegunungan yang dapat menampung lebih dari 114% populasinya dengan aman dari bencana nuklir. Dalam kasus invasi dari selatan, struktur Pegunungan Alpen yang bergerigi memberikan para pembela sudut pandang yang bagus atas para penyerbu

    Swiss juga, menurut Storymaps, negara non-blok sejak perang melawan Napoleon. Mereka tidak pernah berada dalam aliansi sehingga tidak memiliki musuh.

    5. Irlandia

    Irlandia merupakan negara netral sejak Perang Dunia 1. Sehingga menjadi negara yang diprediksi tidak mungkin terkena serangan nuklir jika terjadi Perang Dunia 3.

    Negara ini juga telah membangun bunker nuklir yang berfungsi secara penuh untuk mempertahankan kehidupan untuk jangka waktu yang lebih lama. Dengan populasi penduduk Irlandia yang rendah, negara ini tidak akan sulit untuk membangun tempat perlindungan bawah tanah yang cukup untuk menampung seluruh populasinya.

    6. Bhutan

    Meskipun terletak antara China dan India yang mudah berkonflik, Bhutan dianggap lokasi teraman. Karena berada tepat di dekat Pegunungan Himalaya.

    Negara ini juga jadi sangat terpencil di dunia luar. Namun karena berlokasi 2.500 meter di atas permukaan laut, sumber air di negara ini perlu di filter agar aman dari radiasi nuklir.

    Selain kondisi alamnya, negara ini juga tidak memiliki perjanjian dengan AS. Sehingga Bhutan tidak mungkin bergabung dengan sebuah aliansi dan bertarung karena konflik.




     
    Berita Lainnya :
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  • Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
  • Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
  • Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
  • DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    02 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    03 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    04 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    05 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    06 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    07 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    08 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    09 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    10 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    11 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    12 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    13 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    14 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    15 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    16 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    17 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    18 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
    19 Tahanan Kabur dari Rutan Pekanbaru Ditangkap Setelah Tiga Hari Pelarian
    20 El Nino Mulai Terasa, Wako Pekanbaru Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
    21 Sidang Uji Materi UU TNI, Jaleswari Tegaskan TNI Fokus pada Pertahanan Negara
    22 Bagikan Benih Jagung Unggul, Rapidin Simbolon diharapkan Lanjutkan Pembangunan Jalan Desa
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com