<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Tuntaskan Kemiskinan Ekstrim, Gubri: Kita Harus Bersinergi
Kamis, 14 Juli 2022 - 11:27:41 WIB
Gubernur Riau Syamsuar.
TERKAIT:
 
  • Tuntaskan Kemiskinan Ekstrim, Gubri: Kita Harus Bersinergi
  •  

    PEKANBARU, TIRASKITA.COM - Dalam rangka menuntaskan kemiskinan ekstrim menjadi nol pada tahun 2024 mendatang, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan perlu sinergi yang kuat antar pihak.

    "Dengan target Presiden Joko Widodo bahwa kemiskinan ekstrim ini harus tuntas pada 2024, maka kita harus saling bersinergi agar dapat mewujudkannya. Karena jika tidak saling bersinergi tentu hal ini tidaklah dapat terwujud sesuai dengan harapan bersama," kata Gubri Syamsuar pada saat menghadiri dan menjadi keynote speaker pada acara harmonisasi pengelolaan zakat dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) prajabatan Baznas se - Provinsi Riau di Hotel Aryaduta, Rabu (13/07/2022).

    Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh stakeholder terkait untuk dapat bersinergi dengan baik agar kemiskinan ekstrim ini tidak terjadi lagi di Indonesia khsusunya Provinsi Riau.

    "Tidak mampu hanya pemerintah daerah saja, kami juga mengajak pihak swasta dan baznas agar nanti tingkat kemiskinan ekstrem ini bisa kita tuntaskan pada Tahun 2024 mendatang," ajaknya.

    Lebih lanjut, ia menyatakan perlu kerjasama yang erat karena jika hanya satu pihak saja yang bekerja untuk menuntaskan kemiskinan ekstrim ini tentu tidak akan mencapat target diwaktu yang tepat.

    "Jika kita kerja sendiri tentu tidak akan selesai dengan baik. Untuk itu, hal ini memang perlu kerjasama sebagai bentuk kerja keras dari kita semua. Jika kita bagi secara merata, hal ini tentu akan lebih mudah dalam mewujudkannya," kata Syamsuar.

    Sementara itu, Syamsuar juga menjelaskan permasalahan stunting di Provinsi Riau. Saat ini Stunting di Riau mencapai 22,3 persen dan pemerintah pusat telah menginstruksikan untuk percepatan penanganan stunting, yakni dengan target 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

    "Stunting di Riau ini ada 22,3 persen dan target pemerintah dalam hal ini Presiden RI menjadi 14 persen pada 2024, kami sudah berbagai tugas khusus di OPD kita yaitu kerja masing - masing dan kita juga berbagi tugas dengan perusahan besar yang ada di Riau ini untuk mempercepat penurunan angka stunting di Riau," jelasnya.

    Pihaknya juga meminta dukungan dari Baznas Riau dan Baznas kabupaten/kota agar dapat membantu dalam percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau ini.

    "Jika kita bersinergi dengan sungguh - sungguh baik dari kabupaten/kota, provinsi dan pusat maka angka stunting di Riau ini tentu bisa menurun sesuai dengan harapan bersama," imbuhnya.

    (Mediacenter Riau)



     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com