Senin, 22 Juli 2024  
 
ENAM ASAL KOPI DAERAH INDONESIA DISUKAI DI DUNIA
Hari Kopi Nasional, Berikut 6 Kopi Indonesia yang Mendunia

Riswan L | Advertorial
Rabu, 11 Maret 2020 - 09:30:52 WIB

ENAM ASAL KOPI DAERAH INDONESIA DISUKAI DI DUNIA.
TERKAIT:
   
 
JAKARTA, Tiraskita.com – Indonesia dikenal sebagai salah satu
penghasil biji kopi terbaik. Banyak biji kopi yang diekspor ke luar
negeri dan jadi primadona. Pada momen Hari Kopi Nasional pada 11 Maret
2020, Awak Media merangkum sejumlah biji kopi Indonesia yang mendunia.

Berikut enam kopi asal Indonesia yang dikenal dan disukai di dunia.

- Aceh

Gayo
Kopi Aceh Gayo jadi salah satu yang paling populer di dunia. Menurut
Cindy Herlin Marta, Co-Founder Shoot Me In The Head yang juga seorang
Licensed Q Arabica Grader, kopi ini jadi yang paling banyak diekspor
dari Indonesia.

Kopi
Aceh Gayo ini termasuk jenis arabika karena tumbuhnya di ketinggian
sekitar 1.000-1.200 mdpl. Selain itu, daerah Gayo juga sudah masuk
sebagai daerah komoditas kopi internasional. "Gayo juga sangat banyak
kopinya.

Bahkan di sana tanaman kopi bisa ditemukan di pinggir-pinggir jalan," jelas Cindy pada Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

Sementara
itu, menurut Dadang Hendarsyah, selaku Unit Head da ICS Manager PT.
Olam Indonesia Sunda Cluster, karakteristik rasa dari kopi Aceh Gayo
adalah punya keasaman yang tinggi. Aromanya juga sangat kuat.

Selain
itu, menurut William Heuw, owner dari Kopi Kangen, kopi Aceh Gayo juga
punya rasa yang bold atau cenderung tajam. Biji kopi ini juga paling
disukai oleh masyarakat Jepang.

- Toraja

Kopi
Toraja asal Sulawesi jadi favorit masyarakat dari benua Eropa. Menurut
William, karakter rasa kopi Toraja cukup berat, dengan body tebal dan
tingkat keasaman rendah.


William melanjutkan, rasanya cenderung sangat pahit dan ada sedikit
rasa earthy di dalamnya. Kopi di Toraja ada yang merupakan jenis robusta
dan arabika.

- Kopi Kintamani

Kopi
Kintamani dari Bali jadi kopi Indonesia yang juga cukup populer di
dunia. Kopi Kintamani merupakan jenis kopi arabika, karena ditanam di
ketinggian lebih dari 1.000 mdpl. Letak kebunnya kebanyakan di dekat
Gunung Batur.

Menurut
William, kopi Kintamani memiliki rasa yang cenderung fruity atau terasa
segar seperti ada jejak rasa buah. Body dari kopi ini juga tak tebal
dengan aroma yang cukup kuat. Rasanya tak terlalu pahit.

- Jawa Barat

Kopi
Jawa Barat menurut Dadang sedang tren akhir-akhir ini. Menurutnya, kopi
Jawa Barat merupakan gabungan dari berbagai jenis biji kopi yang
ditanam di sana. Kopi Malabar, Pangalengan, dan lain-lain bersatu di
bawah nama Jawa Barat.


"Dulu tidak dikenal karena tidak promosi. Banyak juga pedagang kopi
yang ambil kopi dari Jawa Barat tapi pakai nama lain, kopi Aceh misalnya
atau kopi Sumatera," kata Dadang. "Makanya sekarang banyak petani yang
bersatu pakai nama Jawa Barat," ujar Dadang. Kopi Jawa Barat mulai
diekspor pada 2012 lalu.


Kini, negara-negara di benua Eropa dan Amerika jadi penikmat setia kopi
Jawa Barat. Menurut Dadang, kopi yang dihasilkan di Jawa Barat sebagian
besar adalah arabika. Karakteristik rasanya sendiri cenderung manis dan
punya tingkat keasaman yang cukup tinggi.


"Kopi Jawa Barat juga pada 2017 sempat menang kompetisi ya. Asal
kopinya dari Gunung Puntang, kompetisi SCAA (Specialty Coffee
Association of American)," tutur Dadang.

- Papua Rasa

kopi papua
berbeda-beda. Menurut William, rasa biji kopi dari satu origin yang
sama bisa saja jadi berbeda. Pasalnya, bergantung pada proses pengolahan
biji kopi dari mulai fermentasi, roasting, hingga penyeduhan.

Untuk
kopi Papua, rasanya ada yang cenderung beraroma seperti bunga dengan
rasa asam yang sedang. Ada juga yang punya body medium. Ada juga biji
kopi yang punya rasa sedikit manis.

Jenis
kopinya sendiri adalah kopi arabika. Pasalnya, daerah Papua memang cocok
ditanami kopi arabika karena datarannya cenderung tinggi. Semakin
tinggi tanah yang digunakan untuk menanam kopi, akan semakin baik hasil
kopi arabikanya.

- Sumatra


Gerai kopi Starbucks punya ragam pilihan biji kopi, mulai dari asal
Colombia, Ethiopia, Kenya hingga Sumatra. Dari banyak biji kopi, Sumatra
adalah paling digemari. "Kami menjual lebih dari 10 jenis biji kopi,
tapi kopi Sumatera selalu menjadi nomor satu.


Tak hanya di Indonesia, juga di seluruh dunia," kata Direktur Starbucks
Indonesia Anthony Cottan dalam temu media di Starbucks Oakwood,
Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Kopi
Sumatra diklaim paling seimbang karakternya, selain juga rasa kopinya
sangat kuat. Berbeda dengan kopi asal Amerika Latin yang ringan, dan
Afrika yang terlalu floral atau fruity.

Karakteristik
berbeda dari biji kopi Sumatra itu dianggap pas untuk campuran bahan
lain seperti gula dan susu, tanpa menghilangkan rasa dan aroma kopi.
"Sumatera sangat kuat dan bisa dinikmati dengan ragam cara," ungkap
Cottan.***





comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPRD Ciamis Bahas PPDB hingga Izin Operasional SMAN/SMKN Tambaksari Ke DPRD Jabar
  • Hari Budaya Menabung, Plt Walikota Cimahi Himbau Siswa Budayakan Sejak Dini
  • Kapendam XII/Tpr, Resmi Berganti
  • Ketua DPD KNPI Riau Protes Keras
  • Komisi ll DPRD JABAR Berharap Koperasi dan Usaha Kecil Bisa Berinovatif
  • Untuk Tingkatkan Wawasan Guru Ngaji, Pemkot Cimahi Beri Pelatihan
  • Alhamdulillah, Kemenag RI Tetapkan Siak Sebagai Kota Wakaf di Indonesia
  • Launching BIDARI untuk UMKM, Ini Harapan Ketua Baznas Riau
  • Pemprov Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-67 Provinsi Riau
  •  
     
     
    Selasa, 13 April 2021 - 20:30:01 WIB
    Sah,
    Kontrak Preservasi Jalintim Riau Rp 585,3 Miliar Ditandatangani
    Minggu, 06 Juni 2021 - 10:11:15 WIB
    Wajib Tau! Manfaat Buah Kersen yang Luar Biasa
    Sabtu, 05 Juni 2021 - 21:17:48 WIB
    Kapolri dan Panglima TNI Ingatkan Forkompimda Blora Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19
    Selasa, 03 Januari 2023 - 10:15:10 WIB
    WASPADAI BAHAYA LATEN KOMUNIS !!!
    GPSH Desak Kapolri Segera Ungkap Tragedi Penusukan Aktifis Sugeng-Waras
    Kamis, 09 April 2020 - 15:29:39 WIB
    Pembebasan Napi Koruptor Bukan Usulan Dari Menkumham
    Jokowi Centre Nilai Pembebasan Napi Koruptor Bukan Usulan Yassona Laoly
    Senin, 18 Oktober 2021 - 11:17:08 WIB
    Cara Pencegahan dan Pengobatan Gangguan Pendengaran Akibat Paparan Bising
    Rabu, 15 Maret 2023 - 08:13:24 WIB
    Pemprov Riau Raih Penghargaan Batas Desa Kategori Baik Dari Kemendagri
    Selasa, 09 November 2021 - 14:13:15 WIB
    Gerakan Mobil Masker di Riau Segera Diluncurkan
    Selasa, 14 Januari 2020 - 19:23:17 WIB
    Kasdam IV : Sampaikan Berita Yang Benar dan Tidak Provokatif
    Rabu, 20 Mei 2020 - 14:38:33 WIB
    Diduga Tidak Sesuai Kontrak Dan RAB
    Polda Riau dan Kejati Riau Usut Videotron Lapangan Tugu Bengkalis
    Jumat, 18 September 2020 - 20:15:28 WIB
    Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Kawasan Hutan Lindung Bengkulu
    Senin, 17 April 2023 - 14:27:06 WIB
    Danwingdik 300/Teknik Pimpin Upacara Bendera 17-an
    Senin, 16 Oktober 2023 - 13:30:35 WIB
    PMI Kota Cimahi Mencanangkan Target Raihan Donasi Tahun 2023
    Selasa, 25 Februari 2020 - 18:41:55 WIB
    Kedatangan Tim Wasrik BPK, Pangdam IV Minta Berikan Data Obyektif dan Transparan
    Minggu, 09 Mei 2021 - 19:51:13 WIB
    Kali Ini Menyisir Ke 5 Desa
    Lembaga KPK Nusantara & Lembaga Peduli Hukum dan Ham Kembali Gelar Bansos
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved