<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
WASPADAI BAHAYA LATEN KOMUNIS !!!
GPSH Desak Kapolri Segera Ungkap Tragedi Penusukan Aktifis Sugeng-Waras
Selasa, 03 Januari 2023 - 10:15:10 WIB

TERKAIT:
 
  • GPSH Desak Kapolri Segera Ungkap Tragedi Penusukan Aktifis Sugeng-Waras
  •  

    Jakarta, Tiraskita.com - Tragedi penusukan tethadap korban Aktifis Reformasi Kol (Pur) TNI Sugeng Waras jangan sampai dijadikan momen adu domba antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan POLRI. Oleh karena itu diawali dengan ucapan MENGUTUK KERAS perbuatan penusukan itu maka Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM (DPP GPSH) desak Kapolri sebagai penanggung jawab Keamanan Negara segera ungkap tragedi penusukan ini.

    Hal itu diungkapkan Ketua Unum DPP GPSH H.M.Ismail,SH,MH terkait tragedi penusukan yang dialami  seorang Purnawirawan TNI Kol Sugeng Waras, beberapa hari lalu di Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Beberapa saat sebelum kejadian mobil korban dipalang beberapa motor dari  pihak gerombolan penyetang baik di depan maupun di belakang kendaraannya. Perlawanan Sugeng terhenti saat pahanya sudah kena tusukan. 

    "Ulah pengecut seperti ini tidak boleh dibiarkan. Kejadian yang dialami sahabat saya Ketua Umum Forum Purnawirawan TNI  Pejuang Reformasi Sugeng Waras jangan dianggap enteng dan jangan dinilai biasa biasa saja. Karena pelaku telah mulai berani terang terangan menebar teror, telah membagikan rasa takut dan telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat. Selain itu telah berhasil melahirkan berbagai penafsiran liar jika Polri tidak segeta membongkarnya," tegas Ismail, Selasa (3/1/23) di Jakarta. 

    Sementara itu Dewan Pembina DPP GPSH  Advokat Brigjen TNI (Pur) Erling Riyadi, S. IP,  SH,  MH mengatakan pengungkapan peristiwa ini sepenuhnya berada dalam tanggung jawab POLRI sebagai institusi penjaga Keamanan Warga dan Negara. "Tidak ada Undang Undangnya yang sebutkan TNI harus bantu hal hal menyangkut keamanan. Tapi saya yakin cepat atau lambat perbuatan pengecut ini bisa terungkap siapa pelaku dan siapa dalangnya, " ungkap Erling Riyadi. 

    Terkait dengan Peringatan GPSH kepada seluruh Warga NKRI untuk tetap mewaspadai BAHAYA LATEN KOMUNIS untuk itu Ismail berkali kali menyebut Indonesia sudah seringkali alami rusaknya tatanan kebangsaan dan robeknya tatanan Kenegaraan kita akibat lengah terhadap bahaya laten komunis. Diapun menduga bisa saja peristiwa penusukan ini  akibat kita lengah terhadap bahaya laten komunis. Oleh karena itu Jangan sampai TNI dan POLRI mau diadu domba. Bahaya Laten Komunus tetap mengancam semua sendi kehidupan anak Bangsa Indonesia.



     
    Berita Lainnya :
  • Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
  • Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
  • Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
  • Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
  • DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Menkum Supratman Serahkan Penanganan Kasus Eks Pimpinan BGN kepada Kejaksaan Agung
    02 Direksi BUMD dan Tokoh Masyarakat Hadiri Sidang Abdul Wahid yang Hadirkan SF Hariyanto
    03 Kejagung Geledah Kantor BGN dan Periksa Dadan Hindayana Sejak Dini Hari
    04 Pelapor Desak Kejari Gunungsitoli Usut Tuntas Dugaan Korupsi RSP Lologolu Rp9,77 Miliar
    05 DPR Soroti Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Minta Kajian Mendalam
    06 Agung Nugroho Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak sebagai Kado HUT Pekanbaru ke-242
    07 Polresta Pekanbaru Ungkap Dugaan Penipuan Haji Mujamalah, Dua Orang Diamankan
    08 PT SBP Minta Polisi Usut Kemunculan Ekskavator Usai Penyerangan Karyawan di Lokasi
    09 Seleksi JPT Pratama 2026, Pemko Gunungsitoli Targetkan Pemimpin OPD Berkualitas
    10 Praktik Uang Bangku hingga Titipan Murid Masih Ditemukan dalam SPMB
    11 Satres Narkoba Polres Dumai Ringkus Dua Pengedar, 68 Paket Sabu Disita
    12 Besarnya Anggaran Operasional DLHK Pekanbaru Picu Pertanyaan soal Efektivitas Layanan Sampah
    13 Edward Hiariej Tegaskan Pancasila Tak Boleh Mandek Jadi Teori di Atas Kertas
    14 Bersama TNI dan Polri, Lapas Pekanbaru Gencarkan Razia Kamar Hunian Warga Binaan
    15 Negeri Seribu Suluk Harumkan Nama Riau Lewat Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah
    16 Dugaan Suap dan Tambang Ilegal dalam Kasus PT QSS, Saut Minta Penegakan Hukum Menyeluruh
    17 Wabup Kampar Hadiri Penyembelihan Kerbau Kurban di Kantor PWI Kampar
    18 Ketua Komisi III DPR: Penggunaan APBN untuk Kurban Presiden Tidak Salah
    19 Tahanan Kabur dari Rutan Pekanbaru Ditangkap Setelah Tiga Hari Pelarian
    20 El Nino Mulai Terasa, Wako Pekanbaru Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
    21 Sidang Uji Materi UU TNI, Jaleswari Tegaskan TNI Fokus pada Pertahanan Negara
    22 Bagikan Benih Jagung Unggul, Rapidin Simbolon diharapkan Lanjutkan Pembangunan Jalan Desa
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com