<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Konflik Satwa Liar Dengan Manusia
Warga Gunung Sahilan Khawatir, Gajah Tesso Masuki Perkebunan
Jumat, 08 Mei 2020 - 10:26:16 WIB

TERKAIT:
 
  • Warga Gunung Sahilan Khawatir, Gajah Tesso Masuki Perkebunan
  •  

    GUNUNG SAHILAN, Tiraskita.com – Fenomena konflik satwa liar antara gajah dengan manusia tak kunjung usai dan masih sering terjadi hingga saat ini. Salah satu indikasi terjadinya konflik satwa liar dengan manusia, terjadi karena diduga habitat dari satwa liar berubah menjadi lahan perkebunan dan permukiman masyarakat.

    Didapati informasi dari masyarakat (07/05/2020), diwilayah Desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dalam pekan ini dimasuki kawanan gajah liar dari Tesso Nilo yang membuat resah masyarakat sekitar.

    Saat awak media menemui salah satu Perangkat Desa Gunung Sahilan, Muhammad Ayyub membenarkan adanya kawanan satwa gajah liar memasuki area perkebunan masyarakat. Dikhawatirkan nanti akan merusak dan bisa memasuki pemukiman penduduk.

    “ya, sejak beberapa hari belakangan terjadi konflik antara Gajah dan Masyarakat Gunung Sahilan.” Sebut Kadus Pancurang Gading.

    Lanjut dirinya menambahkan, “masyarakat Gunsai (sebutan Gunung Sahilan) memiliki perkebunan sawit, persis di kedusunan II (dua) Pancuran Gading yang berseberangan dengan Sungai Tesso itu selalu dimasuki kawanan datuk (Gajah).” Ujar Ayyub.

    Tentu dengan adanya selalu konflik musiman antara satwa liar Gajah dengan masyarakat di Gunung Sahilan ini pada umumnya, Kepala Desa Gunung Sahilan melalui Kepala Dusun II Pancuran Gading Kecamatan Gunung Sahilan berharap agar pihak terkait dapat segera memberikan solusi demi kenyamanan dan keamanan masyarakat dari kawanaan Gajah liar yang berasal dari habitat penangkarannya di Sungai Tesso Nilo.

    “harapan petani sawit kepada pemerintah beserta pihak terkait, agar bisa memberi solusi agar gajah ini tidak lagi memasuki perkebunan masyarakat.” pinta Ayyub.

    Ditutup Kadus Pancuran Gading, “pemerintahan desa sudah menyampaikan konflik manusia dan satwa liar ini ke pihak terkait seperti BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam), namun belum kunjung ada tindakan hingga saat ini. Warga terus lakukan penjagaan agar tidak merusak perkebunan dan memasuki pemukiman penduduk, tentu dengan apa adanya berharap.” Pungkas Muhammad Ayyub.***



     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com