<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Dinas Pariwisata Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan
Kamis, 13 Juli 2023 - 10:40:33 WIB
DisparRiau
TERKAIT:
 
  • Dinas Pariwisata Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan
  •  

    Pekanbaru,- Keberhasilan pembangunan pariwisata salah satunya ditentukan oleh keberhasilan pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif ini menjadi penting dan harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah.

    Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rakhmat S STP MSi diwakili Beni Febrianto S STP MSi selaku Pejabat Pembuat Komitmen Tugas Pembantuan Dinas Pariwisata Riau dalam sambutanya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pariwisata berkelanjutan tahun 2023, di Bono hotel Pekanbaru, Kamis (13/07/2023).

    "Pembangunan kepariwisataan Indonesia harus dilakukan secara sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satu karakter keberhasilan pembangunan pariwisata adalah apabila dampak dari pembangunan pariwisata mampu menyentuh pembangunan ekonomi masyarakat," kata Roni.

    Dijelaskannya, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tidak lagi fokus mengejar angka kunjungan wisatawan di Indonesia saja, tapi lebih fokus pada usaha mendorong pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism. Singkatnya, sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan adalah pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang. Baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.

    Dalam upaya mengembangkan sustanable tourism tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf memiliki empat pilar fokus yang dikembangkan. Di antaranya pengelolaan berkelanjutan (bisnis pariwisata), ekonomi berkelanjutan (sosio ekonomi) jangka panjang, keberlanjutan budaya (sustainable culture) yang harus selalu dikembangkan dan dijaga, serta aspek lingkungan (environment suistanability).

    "Berbekal 4 pilar utama tersebut, tren pariwisata berkelanjutan akan menjadi kegiatan berwisata yang banyak diminati wisatawan. Tidak sekadar berlibur, setiap wisatawan juga tetap memerhatikan protokol berwisata yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, kenyaman, dan kelestarian alam," ujarnya.

    Lebih lanjut disampaikan, kondisi ekonomi Riau yang mulai tumbuh pasca pandemi dan dipicu oleh aktivitas pariwisata tidak lepas dari kepercayaan diri pengelola destinasi wisata dan usaha pariwisata. Wisatawan juga mulai pulih kepercayaannya untuk melakukan perjalanan dan memilih Riau sebagai destinasi yang aman dan nyaman karena penerapan protokol kesehatan secara konsisten.

    "Karena itu, harapan kami khususnya kepada para peserta, harus memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang baik sehingga sehngga sektor pariwisata dan ekonomi kreaatif di Provinsi Riau dapat bangkit dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di era endemi ini,"pungkasya.

    Sementara Ketua Pantia Pelaksana Beni Febrianto S STP MSi menjelaskan, Bimtek pengelolaan pariwisata berkelanjutan tahun 2023 bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada setiap peserta mengenai prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan sebagai sebuah konsep pengembangan yang memperhatikan keseimbangan antara sektor ekonomi, sosial budaya dan lingkungan serta memiliki visi dimana pariwisata akan terus ada serta memperhitungkan sepenuhnya dampak ekonomi, sosial dan lingkungan saat ini dan masa depan. 

    Adapun peserta yang mengikuti Bimtek ini disebutkannya adalah pelaku pariwisata di Provinsi Riau berjumlah 35 orang, dengan rincian Pengelola usaha jasa akomodasi 7 orang, Pengelola objek wisata/destinasi wisata 14 orang, Pengelola usaha kuliner 9 orang dan Pelaku usaha perjalanan wisata 5 orang.

    "Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah Akademisi aktif bidang kepariwisataan, dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta, Prof Dr Diena Mutiara Lemy A Par MM, Che. Peserta akan mengerjakan pre test, pembekalan materi dan post test sebagai bahan evaluasi terhadap pemahaman dan penguasaan materi," ujarnya mengakhiri. 

    (Mediacenter Riau/mad)



     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com