<
 
Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Mak Itam Maestro Nyanyi Panjang Terima Anugerah Kebudayaan dari Mendikbudristek
Rabu, 18 September 2024 - 09:20:55 WIB
Anugerah Kebudayaan
TERKAIT:
 
  • Mak Itam Maestro Nyanyi Panjang Terima Anugerah Kebudayaan dari Mendikbudristek
  •  

    JAKARTA - Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 digelar hari ini, Senin (17/9/24) di The Tribrata Hotel & Convention Center Darmawangsa Jakarta. Bersama sejumlah penerima AKI lainnya, Mak Baiya dari Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau turut menerima Piagam Penghargaan untuk kategori Maestro Seni Tradisi.


    Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada seluruh penggerak budaya di Indonesia, khususnya kepada penerima anugerah di tahun ini.


    “Dengan semua rasa hormat saya untuk pelaku dan penggerak budaya Indonesia. Kerja-kerja yang bapak dan ibu lakukan telah memberikan dampak besar terhadap pemajuan kebudayaan di negeri ini," ungkap Mendikbudristek.


    Baiya yang kini berusia 78 tahun adalah pendendang Nyanyi Panjang yang mendedikasikan hidupnya pada tradisi. Nyanyi Panjang adalah representasi ingatan kolektif budaya Petalangan Riau.


    Nyanyi Panjang sendiri bermakna suatu cerita yang dinyanyikan atau dilagukan dengan penyampaian yang memakan waktu panjang atau lama. Biasanya lebih dari satu malam untuk satu cerita. Cerita-cerita tersebut disampaikan oleh tukang cerita.


    Selain Mendikbudristek, hadir juga Menparekraf Sandiaga Uno yang sekaligus menyampaikan simbolis penganugerahan bersama sejumlah pejabat dan tokoh nasional.


    Sementara dari Riau hadir Kadisbud Riau Raja Yoserizal Zen, Kabid Bahasa dan Seni serta Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Pelalawan.


    Sebagai informasi tambahan, Mak Baiya merupakan sang seniman dari Riau. Namanya lebih dikenal dengan panggilan Mak Itam, tidak berbeda dengan perempuan berumur baya di dusunnya, yang berasal dari Desa Sungai Sirih, Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Ia tidak pernah mengecap pendidikan formal, meski hanya tingkat sekolah dasar.


    Ia juga tidak dapat berbahasa Indonesia dengan lancar. Sehari-hari lebih banyak berbahasa daerah. Namun siapa sangka, di balik sosok sederhana itu, Mak Itam seorang seniman besar.


    (Mediacenter Riau/mtr)




     
    Berita Lainnya :
  • ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
  • Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
  • Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
  • Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
  • HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 ChiMa 2026 Menjadi Bagian Dari Upaya Pemerintah Kota Cimahi Memperkuat Ekosistem Inovasi
    02 Ngatiyana Harap Hasil Yang Maksimal, Di Ajang Olahraga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
    03 Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat.Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat
    04 Cendra Mata Sebagai Simbol Kebersamaan Dan Sinergitas Polres Cimahi Dan PWI Kota Cimahi
    05 HUT RI Ke 81 ,Pemkot Cimahi Berharap Menjawab Berbagai Kebutuhan Masyarakat
    06 Rute Udara Ke Nias Hanya WINGS AIR Beroperasi , Tarif Mahal Bertahan 4 Tahun
    07 Semangat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi
    08 Sejumlah Pohon Berukuran Besar Tutupi Fasad Rumah Sakit Serta Akses Menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
    09 Ngatiyana: Penyaluran Rastrada Bentuk Perhatian Pemerintah Terhadap Masyarakat Yang Membutuhkan
    10 KAPOLDA KEPRI HADIRI KONFERENSI PERS PEMUSNAHAN BARANG BUKTI KETAMIN 1,3 TON
    11 Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan hingga Peluang Kerja Internasional
    12
    13
    14 Pemkot Cimahi: Literasi Keuangan Menjadi Salah Satu Fondasi Penting Dalam Membangun Masyarakat
    15 Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dengan Orientasi Destinasi Wisata
    16 Ngatiyana : Capaian Indeks RB Kota Cimahi Pada Tahun 2025 Mencapai Nilai 89,64 Tempati Peringkat Ke 7
    17 Hari Kebangkitan Nasional Pemerintah Kota Cimahi Sebagai Pengingat Pentingnya Memperkuat Semangat Persatuan, Disiplin
    18 Pecahkan Beberapa Masalah Sampah : Pemkot Cimahi Apresiasi Program ISWMP. Dalam Pengelolaan Sampah
    19 Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Warung Kelapa Jalan Hangtuah Pekanbaru, Polisi Buru Pelaku
    20 Memasuki Usia Seperempat Abad, Kota Cimahi Terus Menunjukkan Transformasi Sebagai Kota Yang Adaptif, Dan Produktif
    21 Pemerintah Kota Cimahi Resmi Meluncurkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi Tahun 2026
    22 Pemkot Cimahi: Rumah Ibadah Tidak Hanya Berfungsi Sebagai Tempat Menjalankan Aktivitas Keagamaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © tiraskita.com