Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polsek Bengkalis Rawat Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani
Jumat, 08 Mei 2026 - 13:57:52 WIB
Bengkalis, Tiraskita.com – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, jajaran Polsek Bengkalis melaksanakan kegiatan pemantauan dan perawatan tanaman jagung pipil di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kamis (7/5/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dipusatkan di lahan BUMDes Dara Sembilan yang berlokasi di Jalan Sepakat, Dusun IV, Desa Senggoro. Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani bersama Kelompok Tani Dara Sembilan yang dipimpin Farwan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung pipil yang saat ini telah berusia sekitar 10 minggu atau 80 hari, dengan jumlah mencapai kurang lebih 2.000 batang di lahan seluas sekitar 0,5 hektare.
Selain pemantauan, juga dilakukan berbagai langkah perawatan untuk menjaga produktivitas tanaman, di antaranya pengairan lahan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.
Lahan tersebut merupakan milik BUMDes Dara Sembilan yang dikelola oleh kelompok tani setempat dengan memanfaatkan sumber pengairan dari sumur dan saluran air. Tanaman jagung pipil ini diperkirakan akan memasuki masa panen pada Juni 2026 mendatang.
Kapolsek Bengkalis melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam mendorong ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Melalui keterlibatan langsung di sektor pertanian, Polsek Bengkalis turut mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan petani. Jagung pipil sendiri dinilai sebagai komoditas strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pertanian di masa mendatang.
Komentar Anda :