Jum'at, 27 Mei 2022  
 
Tips dari Google Biar Tetap Aman Saat Belanja Online

RL | Lifestyle
Kamis, 04 November 2021 - 13:30:48 WIB

JAKARTA, TIRASKITA.COM - Tren belanja online melalui e-commerce biasanya meningkat jelang akhir tahun dan saat tanggal-tanggal cantik. Namun, Google mengingatkan agar masyarakat selalu waspada apabila ingin melakukan transaksi daring.

Amanda Chan, Product Marketing Manager Google Indonesia, mengatakan saat belanja online, yang pertama harus dihindari adalah melakukan transaksi di situs dengan penjual yang tidak dikenal.      

"Jadi kalau kita mau transaksi online harus lihat dulu penjualnya siapa dan di platform apa, dan kita coba pakai yang sudah terkenal dan dipercaya," kata Amanda dalam temu media virtual, Rabu (4/11/2021).

Kemudian, yang harus dihindari juga adalah sebuah transaksi yang tidak menggunakan two factor authentication atau autentikasi dua faktor (2FA).    

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hindari WiFi Publik

Amanda mengatakan, seringkali saat berbelanja online, ada beberapa opsi dalam melakukan transaksi, seperti menggunakan e-wallet di e-commerce atau melalui aplikasi bank tertentu.

"Lebih baik kita memilih pilihan yang ada two factor authentication. Jadi kita bukan cuma klik saja, beli, transaksinya sudah dilaksanakan. Kita harus masukkan password lagi, cek lagi, konfirmasi identitas kita," ucapnya.

Felicia Wienathan, Communication Manager Consumer Product Google Indonesia, menambahkan pastikan saat bertransaksi online, pengguna tidak mengakses jaringan internet yang sifatnya publik.

"Sebisa mungkin kami mengimbau, kalau transaksi keuangan sebisa mungkin jangan di WiFi yang publik, contohnya seperti di mini market atau coffee shop, mal. Sebisa mungkin dihindari," kata Felicia.

Dalam acara yang sama, Felicia menjelaskan bahwa penggunaan jaringan publik saat transaksi keuangan, memiliki risiko yang lebih besar dari kejahatan siber.

Pastikan Keamanan Situs

Selain itu, saat memilih sebuah situs belanja online, cek juga alamat website atau URL.

"Apakah dia http atau https, atau memiliki gambar gembok di pajak kanan kalau menggunakan Google Chrome," kata Felicia.

Menurut Google, apabila di samping URL terdapat gambar gembok yang terkunci, maka koneksi situs tersebut dinyatakan aman. Ini berarti privasi dan data pengguna lebih terlindungi.

Tak cuma dari pemilihan situs, pengguna juga diminta untuk memastikan kata sandi atau password yang dia gunakan juga aman dan kuat.

Untuk ini, Amanda mengatakan bahwa kata sandi yang kuat bisa terdiri dari campuran huruf besar dan kecil, simbol seperti tanda seru (!) atau dollar sign ($), serta angka.

Amanda juga menyarankan pengguna untuk menggunakan Password Manager. "Di sini Google bisa bantu pengguna untuk mengingatkan semua password yang terkait dengan akun Googlenya," kata Amanda.

Terakhir, Amanda juga menyarankan pengguna untuk menyiapkan 2FA di akun Googlenya.



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Koramil Karangsembung, Bantu Pembersihan Pasca Bencana Banjir
  • Skadik 301 Membuka Pendidikan Suspa Lambangja A-45
  • Kasus Peristiwa Tindak Pidana di Apartemen Grand Center Point, Vonis Tertunda Hingga 4 Kali Sidang ?
  • Kunjungi Rumah Senior PDI P Riau, Menteri PAN RB Diskusi Soal Isu Lokal dan Nasional
  • Pesan Danlanud S Sukani Saat Pimpin Apel Pagi Di Lanud S Sukani
  • Pemerintah Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng Mulai 23 Mei 2022
  • Gubernur Riau Berharap Sertifikat BRK Syariah Diserahkan Langsung Kepala OJK
  • Bupati Bengkalis Terima Kunker Wakil Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI
  • PDSI Tegaskan Dokter Terawan Sudah Tinggalkan IDI
  •  
     
     
    Selasa, 06 April 2021 - 14:55:36 WIB
    DPRD Jabar Apresiasi Kunjungan Kerja MKD RI
    Kamis, 20 Mei 2021 - 21:15:08 WIB
    Pengusulan DAK Fisik APBN Melalui Aplikasi Krisna 3.0 Sudah Dapat Dimulai
    Senin, 06 April 2020 - 09:59:22 WIB
    GUNAKA N MASKER KAIN
    Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
    Rabu, 16 Desember 2020 - 13:26:51 WIB
    Ingin Urus Izin Nomor Induk Berusaha, Begini Syarat dan Prosedurnya
    Rabu, 27 Mei 2020 - 17:31:29 WIB
    Kapolda Jabar Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jabar
    Kapolda Jabar Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jabar
    Selasa, 29 September 2020 - 21:49:51 WIB
    Wagub Jabar Hentikan Kegiatan Belajar Tatap Muka di Pesantren Husnul Khotimah
    Kamis, 06 Februari 2020 - 19:34:11 WIB
    Hukum Pidana Mati Terdakwa Narkoba
    Hakim PN Dumai Vonis Mati Pidana Terdakwa Narkoba
    Selasa, 20 April 2021 - 11:03:53 WIB
    Dewan Pers Tidak Punya Legalitas Terbitkan Sertifikasi Wartawan
    Selasa, 21 Juli 2020 - 08:40:56 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Kejati Riau Tahan 2 Tersangka Terkait Dugaan Korupsi di Disdik Riau
    Selasa, 17 Mei 2022 - 13:20:02 WIB
    UAS Dideportasi di Tengah Masuk Singapura Sudah Kendor
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:19:43 WIB
    Bagikan Sembako, Tim Jumat Barokah Door To Door kepada masyarakat Terdampak Covid-19
    Jumat, 04 September 2020 - 12:29:00 WIB
    Koramil 2014/Weru Kodim 0620/Kab Cirebon Fasilitasi Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Pelajar
    Senin, 01 Maret 2021 - 22:59:29 WIB
    Pakar Hukum Indriyanto Seno Adji : Kerumunan Di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana
    Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:21:51 WIB
    Kegiatan BN di Kabupaten Cirebon Resmi Dibuka Aster Panglima TNI
    Senin, 01 Maret 2021 - 23:03:27 WIB
    Terobosan UU Cipta Kerja Buat PT Tak Perlu Akta Notaris
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved