Kamis, 02 Desember 2021  
 
Tips dari Google Biar Tetap Aman Saat Belanja Online

RL | Lifestyle
Kamis, 04 November 2021 - 13:30:48 WIB

JAKARTA, TIRASKITA.COM - Tren belanja online melalui e-commerce biasanya meningkat jelang akhir tahun dan saat tanggal-tanggal cantik. Namun, Google mengingatkan agar masyarakat selalu waspada apabila ingin melakukan transaksi daring.

Amanda Chan, Product Marketing Manager Google Indonesia, mengatakan saat belanja online, yang pertama harus dihindari adalah melakukan transaksi di situs dengan penjual yang tidak dikenal.      

"Jadi kalau kita mau transaksi online harus lihat dulu penjualnya siapa dan di platform apa, dan kita coba pakai yang sudah terkenal dan dipercaya," kata Amanda dalam temu media virtual, Rabu (4/11/2021).

Kemudian, yang harus dihindari juga adalah sebuah transaksi yang tidak menggunakan two factor authentication atau autentikasi dua faktor (2FA).    

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hindari WiFi Publik

Amanda mengatakan, seringkali saat berbelanja online, ada beberapa opsi dalam melakukan transaksi, seperti menggunakan e-wallet di e-commerce atau melalui aplikasi bank tertentu.

"Lebih baik kita memilih pilihan yang ada two factor authentication. Jadi kita bukan cuma klik saja, beli, transaksinya sudah dilaksanakan. Kita harus masukkan password lagi, cek lagi, konfirmasi identitas kita," ucapnya.

Felicia Wienathan, Communication Manager Consumer Product Google Indonesia, menambahkan pastikan saat bertransaksi online, pengguna tidak mengakses jaringan internet yang sifatnya publik.

"Sebisa mungkin kami mengimbau, kalau transaksi keuangan sebisa mungkin jangan di WiFi yang publik, contohnya seperti di mini market atau coffee shop, mal. Sebisa mungkin dihindari," kata Felicia.

Dalam acara yang sama, Felicia menjelaskan bahwa penggunaan jaringan publik saat transaksi keuangan, memiliki risiko yang lebih besar dari kejahatan siber.

Pastikan Keamanan Situs

Selain itu, saat memilih sebuah situs belanja online, cek juga alamat website atau URL.

"Apakah dia http atau https, atau memiliki gambar gembok di pajak kanan kalau menggunakan Google Chrome," kata Felicia.

Menurut Google, apabila di samping URL terdapat gambar gembok yang terkunci, maka koneksi situs tersebut dinyatakan aman. Ini berarti privasi dan data pengguna lebih terlindungi.

Tak cuma dari pemilihan situs, pengguna juga diminta untuk memastikan kata sandi atau password yang dia gunakan juga aman dan kuat.

Untuk ini, Amanda mengatakan bahwa kata sandi yang kuat bisa terdiri dari campuran huruf besar dan kecil, simbol seperti tanda seru (!) atau dollar sign ($), serta angka.

Amanda juga menyarankan pengguna untuk menggunakan Password Manager. "Di sini Google bisa bantu pengguna untuk mengingatkan semua password yang terkait dengan akun Googlenya," kata Amanda.

Terakhir, Amanda juga menyarankan pengguna untuk menyiapkan 2FA di akun Googlenya.



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kemenkumham Selesaikan 88,40% Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK
  • Sempena HAN 2021, Nurul Islami Asal Kecamatan Kuok Terpilih Menjadi Duta Anak Kampar 2021
  • Apindo Jatim Akan Gugat UMK 2022, Tak Semua Perusahaan Mampu Membayar Kenaikan Upah
  • Walikota Sebut Sebaran Wabah Covid Masih Terkendali
  • Berikut 9 Posko Check Poin Natal dan Tahun Baru 2022 di Provinsi Riau
  • Presiden Jokowi Lantik Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Ini Daftar Namanya
  • Ahok Beberkan Borok BUMN ke Publik, Stafsus Menteri BUMN Geram
  • Jelang Hari Armada, Danlanal Cirebon Bersama Ketua Jalasenastri Cabang 8 Korcab III DJA I, Sambangi
  • Sekda Pekanbaru Ajak Perangi Perdagangan Orang
  •  
     
     
    Kamis, 04 Juni 2020 - 10:53:08 WIB
    Danrem 142/Tatag bersama Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 142 Bagi Sembako
    Jumat, 28 Februari 2020 - 07:51:36 WIB
    Bareskrim Mabes Polri melakukan Pemusnahan Narkoba
    Polisi Musnahkan 392 Kg Narkoba, Kabareskrim : Waspadai Jalur Tikus
    Sabtu, 26 September 2020 - 15:52:20 WIB
    Hari Ini Prakerja Gelombang 10 Dibuka, Sisa kuota 200 Ribu
    Selasa, 29 Juni 2021 - 09:17:31 WIB
    Polsek Tapung Hulu Tangkap Pelaku Judi Togel Di Desa Senama Nenek
    Selasa, 09 Juni 2020 - 11:14:30 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Dampingi Penyaluran BLT DD Edisi Bulan Juni di BS II
    Kamis, 14 Januari 2021 - 23:08:22 WIB
    Pemkab Inhil Putuskan Tunda Belajar Tatap Muka
    Senin, 28 Juni 2021 - 14:22:35 WIB
    Anjing Penggunungan Menangis dan Memohon untuk Dibawa Pulang
    Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:54:03 WIB
    Masih Maraknya Pembalakan Liar
    Polda Riau Minta BBKSDA Proaktif Menjaga Jaga Hutan Lindung
    Selasa, 14 Juli 2020 - 07:26:11 WIB
    Ridwan Kamil Minta Baznas Jabar Berinovasi
    Kamis, 16 Juli 2020 - 02:10:47 WIB
    SMA/SMK di Kota Sukabumi yang Telah Berstatus Zona Hijau
    Pembelajaran Tatap Muka Harus Utamakan Keselamatan Peserta Didik
    Senin, 25 Januari 2021 - 18:32:22 WIB
    Gubernur Jabar Soft Opening Alun-alun Paamprokan di Kabupaten Pangandaran
    Rabu, 08 September 2021 - 23:30:03 WIB
    Sambut HUT TNI AL, Lantamal VII/Kupang Lakukan Ziarah Ke TMP Dharma Loka
    Minggu, 16 Mei 2021 - 08:43:05 WIB
    Kapolres Pekanbaru Instruksikan Pengawasan di Cek Point Masuk Pekanbaru
    Sabtu, 14 November 2020 - 11:26:37 WIB
    Kegiatan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0620/Kab Cirebon
    Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:18:54 WIB
    DPRD Minta Pemprov Jabar Prioritaskan Kesejahteraan Para Buruh
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved