Jum'at, 17 09 2021  
 
Temui KPEN, Ridwan Kamil: Beberapa Indikator Ekonomi Membaik

| Jawa Barat
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 07:01:27 WIB

BERITATIME.COM, Jakarta - Di masa pandemi global COVID-19, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, sejumlah indikator ekonomi di Jabar membaik. Dua di antaranya adalah jelang peresmian tahap satu Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang pada November 2020 dan adanya realiasasi investasi dari Taiwan di Jabar. 

Hal itu disampaikan Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- saat bersilaturahmi dengan Wakil Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani di Jakarta, Kamis (22/10/20).
 
“Juga ada berbagai rencana pengembangan kawasan perekonomian yang diharapkan bisa menjadi lokomotif perekonomian Jabar di masa mendatang. Pengembangan kawasan ekonomi ini akan menjadikan Jabar sebagai tempat yang menarik bagi investasi dari luar,” tutur Kang Emil. 

Diakuinya, meski posisi ekspor Jabar menempati urutan pertama secara nasional, tapi terjadi penurunan yang cukup dalam. Namun, masih ada beberapa sektor yang tumbuh seperti pertanian dan telekomunikasi. 

Selain itu, dana PEN dari pemerintah pusat sebesar Rp2,5 triliun sudah disalurkan seluruhnya oleh bank bjb. Ditambah dana bank bjb sebesar Rp2,5 triliun, totalnya sebanyak Rp5 triliun sudah disalurkan ke berbagai sektor ekonomi tangguh dan prospektif.

“Penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui bank bjb juga telah mencapai target, bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. Itu berarti, program pemulihan yang dicanangkan telah terserap di Jabar,” kata Kang Emil. 

Kang Emil juga menjelaskan upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam menanggulangi pandemi COVID-19 sebagai prasyarat utama pemulihan ekonomi Jabar. Salah satu yang dilaporkan adalah pembentukan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Provinsi Jabar yang merupakan kelanjutan dari Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jabar. 

Adapun dalam pertemuan tersebut, Kang Emil juga menyerahkan dokumen kerja Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar kepada Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN) melalui Rosan Roesani. 

Rosan mengapresiasi langkah yang telah diambil Pemda Provinsi Jabar, termasuk membentuk KPED yang melibatkan dunia usaha, akademisi, dan seluruh potensi yang ada. “Ini akan menjadi kekuatan Jabar dalam pemulihan ekonomi,” katanya. 

Rosan pum berpesan agar Pemda Provinsi Jabar dan juga KPED Jabar mengawasi penyaluran dana program PEN di sektor UMKM dan bantuan sosial sebagai target utama pemerintah untuk mendukung gerak ekonomi masyarakat. 

“Sebab, program ketahanan pangan dan UMKM menjadi tumpuan daya ungkit perekonomian nasional dalam program KPEN. Kita harus kawal bersama.

 Keberadaan KPED (Jabar) bisa membantu sosialiasi dan pemantauan program KPEN di Jabar,” ucap Rosan. 

Ia juga memberikan gambaran masa depan perekonomian nasional dalam konteks global. 

Termasuk rencana program vaksinasi di Indonesia sebagai tonggak penting bagi penanggulangan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Termasuk di dalamnya peluang dan tantangan geostrategis Indonesia dalam persaingan ekonomi di kawasan regional Asia Tenggara menjadi sangat krusial. 

“UU Cipta Kerja merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenangkan persaingan di kawasan ASEAN. Dengan UU tersebut, tidak ada lagi tumpah tindih perijinan di sektor ekonomi.

Dengan demikian, nantinya, Indonesia akan menjadi negara yang ramah terhadap investor,” tutur Rosan. 

Tokoh pengusaha Jabar yang juga mantan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, MS Hidayat, dalam pertemuan tersebut menyampaikan kekompakan dunia usaha di Jabar, khususnya Kadin Jabar yang turut menyokong Pemda Provinsi Jabar dalam berbagai programnya. 

“Kita membutuhkan kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menanggulangi krisis ekonomi di Jabar. Ini tercermin di Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar yang telah diprakasai oleh Pemda Provinsi Jabar,” kata Hidayat. 

Selain MS Hidayat, turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni para tokoh dan pelaku dunia usaha di Jabar yang bergabung dalam KPED Jabar, antara lain Sarwono Kusumaatmadja, Paskah Suzeta, Jajat Priatna, Iwan Hanafi, Dedi Widjaja, Herman Muchtar, Maman Wangsaatmadja, serta Arfi Rafnialdi dan Juwanda. 

Dalam pertemuan ini, Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono turut melaporkan berbagai upaya kerja yang telah dilakukan dan akan dilaksanakan KPED Jabar dalam mendorong program Komite PEN di Jabar.(Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Dukung Program Pemerintah, Nakes TNI AL Lanal Cirebon Laksanakan Serbuan Vaksinasi Untuk Masyarakat
  • Pengadaan Sapi Madura di Dinas PKH Provinsi Riau Diduga Ada Yang Tidak Beres
  • Pangkalan Udara Sugiri Sukani Majalengka, Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi
  • Dengan Tetap Memperhatikan Protkes, Dandim 1007/Banjarmasin, Berikan Jam Komandan
  • Kemenkumham Raih 2 Penghargaan Keuangan dari Kemenkeu
  • Pemprov Harus Tingkatkan Produksi Pangan dan Peternakan di Jawa Barat
  • Polres Majalengka Polda Jabar, Bagikan Masker Kepada Anak Pelajar Dimasa PPKM
  • Lantamal V Terima Kunjungan PPAL Surabaya
  • Disdik, Dispora dan Dipusipda Dibahas Dalam RKUA-PPAS DPRD Jabar
  •  
     
     
    Jumat, 05 Juni 2020 - 09:19:47 WIB
    ANGGARAN 100 JUTA COVID-19 UNTUK KELURAHAN
    Kini Terungkap Dana 100 Juta Bantuan Per RW Kota Pekanbaru Bermasalah
    Selasa, 19 Januari 2021 - 12:49:04 WIB
    Tren Kepatuhan Pakai Masker dan Jaga Jarak di Jabar Meningkat
    Selasa, 23 Juni 2020 - 13:03:58 WIB
    Membangun Jalan Desa
    Bersama Personil TNI, Warga Semangat Ikut Gotong Royong Sasaran Kedua Pra TMMD Imbangan Kodim 0314/I
    Sabtu, 04 Januari 2020 - 15:06:23 WIB
    BABINSA KORAMIL 07/ALASA LAKSANAKAN AJANGSANA KE RUMAH WARGA BINAAN
    Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:45:57 WIB
    Viral Isu Pemerintah Kenakan Pajak Sembako, Ini Jawaban Sri Mulyani
    Minggu, 16 Mei 2021 - 12:14:41 WIB
    Tim Justisi Gabungan Kab. Kampar Tiap Malam Lakukan Himbauan Protkes dan Bubarkan Kerumunan
    Senin, 18 Mei 2020 - 20:02:00 WIB
    LAWAN COVID-19
    IPMI Bersama Kantor Advokat YP Sikumbang,Salurkan Paket Sembako Melalui Posko IWO Inhil
    Rabu, 15 Januari 2020 - 03:50:57 WIB
    Sidang Perdana
    SIDANG TERHADAP PENABRAK NI KADEK AYU RATIH SINTA AKAN DIGELAR SELASA, 14 JANUARI, 2020
    Kamis, 15 Oktober 2020 - 12:49:09 WIB
    Harga TBS di Riau Naik, Sawit Umur 10-20 Tahun Meroket dari Pekan Lalu
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:51:20 WIB
    KPU Bengkalis Taja FGD Pelanggaran Administrasi Pemilu 2020
    Rabu, 16 September 2020 - 21:28:11 WIB
    LBH BERNAS MINTA PERUSAHAAN KOPERATIF
    25 Tahun Bekerja Pesangon Tidak Dibayar, PT.MUP Disomasi
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:43:57 WIB
    79 Mubaligh Dan Guru Ngaji Terima Zakat Dari Baznas
    Senin, 26 Juli 2021 - 12:22:56 WIB
    Wali Kota Bahas Aturan PPKM Level 4 dengan Forkopimda
    Senin, 16 Maret 2020 - 23:52:41 WIB
    Rapat Koordinasi Bersama Upaya Penanggulangan Penyebaran Covid 19 di Provinsi Riau
    Bupati Meranti Ikuti Rakor Pembahasan Penanggulangan Penyebaran Covid-19
    Jumat, 27 November 2020 - 13:36:35 WIB
    Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar, Pimpin Sertijab Wakapolda Banten
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved