Minggu, 21 Juli 2024  
 
Tuntut Kenaikan Upah Minimun, Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi Demo Besok

Arif Hulu | Jawa Barat
Senin, 26 Oktober 2020 - 23:46:47 WIB

Aliansi Buruh se-Jawa Barat yang terdiri dari 21 serikat pekerja menggelar demonstrasi menolak pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/3/2020). (Liputan6.com/
TERKAIT:
   
 
BANDUNG | Tiraskita.com - DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat meminta kenaikan upah sebesar 8 persen untuk upah minimum pada 2021 nanti. Permintaan tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kantor Disnakertrans Jabar, Selasa (27/10/2020).

Ketua DPD KSPSI Jabar Roy Jinto mengatakan, tuntutan tersebut akan dihadiri sekitar 3.000 perwakilan anggota serikat pekerja atau buruh di Jabar dalam aksi demonstrasi di Gedung Sate dan Kantor Disnakertrans.

Ia mengatakan, bahwa pada 1 November 2020, gubernur paling lambat menetapkan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan 21 November 2020 menatapkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK). Di Jawa Barat, rapat pleno untuk menentukan UMP 2021 akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2020.

"Bahwa berdasarkan hasil rapat serikat buruh/pekerja di tingkat Jawa Barat akan melakukan aksi unjuk rasa pada 27 Oktober 2020 di kantor Gubernur dan Disnakertrans Jabar dengan lima tuntutan," kata Roy dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

Ia menyatakan, tuntutan pertama yaitu menolak UMP 2021 dengan alasan bahwa yang berlaku di Jawa Barat adalah UMK dan UMSK (Upah Minimum Minimum Sektoral Kota/Kabupaten) Jawa Barat tidak membutuhkan UMP.

Kedua, mendesak Ridwan Kamil menetapkan UMK 2021 minimal kenaikan sebesar 8% dengan dasar pertimbangan kenaikan upah lima tahun terakhir sejak adanya PP 78 THN 2015 rata-rata 5% dan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2021.

"Karena UMK 2021 walaupun ditetapkan 2020 tapi berlaku di Januari 2021 maka perhitungan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 bisa dijadikan dasar untuk menetapkan upah minimum tahun 2021," ujarnya.

Selain menuntut kenaikan upah di Jabar, Roy menuturkan bahwa aksi demo besok juga akan menyampaikan penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Kita menuntut Presiden RI untuk segera menerbitkan Perpu untuk mencabut atau membatalkan Omnibus Law Cipta Kerja karena sangat cacat formil dan materil serta sangat merugikan kaum buruh," kata Roy.

Di samping itu, buruh juga mendesak revisi surat keputusan (SK) UMSK Bekasi dan Bogor 2020 dengan alasan yang ditetapkan oleh gubernur tidak sesuai dengan rekomendasi Bupati/Wali Kota Bekasi dan Bogor. Banyak kode KBLI yang dihapus serta berlakunya UMSK dalam Kepgub sejak tanggal ditetapkan.

Dengan demikian maka kenaikan upah minimum untuk daerah yang ada diktum tersebut hanya naik sejak Oktober s/d Desember 2020 sedangkan prinsip upah minimum itu berlaku sejak Januari 2020.

Pihak buruh juga meminta agar penetapan UMSK Karawang 2020 sesuai rekomendasi bupati karena hasil rapat pleno Depeprov Jabar kemarin tidak sesuai dengan rekomendasi Bupati Karawang. Roy menyebutkan, banyak perusahaan yang tidak masuk dalam berita acara Depeprov Jabar ke Gubernur maka kita minta agar gubernur menetapkan UMSK Karawang 2020 sesuai rekomendasi bupati.

Selain aksi di Gedung Sate dan Kantor Disnakertrans Jabar, Roy menuturkan bahwa pihaknya juga sedang mempersiapkan aksi secara serentak di setiap daerah dalam meminta bupati/wali kota untuk merekomendasikan kenaikan UMK 2021.(**)

Sumber : Liputan6.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • DPRD Ciamis Bahas PPDB hingga Izin Operasional SMAN/SMKN Tambaksari Ke DPRD Jabar
  • Hari Budaya Menabung, Plt Walikota Cimahi Himbau Siswa Budayakan Sejak Dini
  • Kapendam XII/Tpr, Resmi Berganti
  • Ketua DPD KNPI Riau Protes Keras
  • Komisi ll DPRD JABAR Berharap Koperasi dan Usaha Kecil Bisa Berinovatif
  • Untuk Tingkatkan Wawasan Guru Ngaji, Pemkot Cimahi Beri Pelatihan
  • Alhamdulillah, Kemenag RI Tetapkan Siak Sebagai Kota Wakaf di Indonesia
  • Launching BIDARI untuk UMKM, Ini Harapan Ketua Baznas Riau
  • Pemprov Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-67 Provinsi Riau
  •  
     
     
    Rabu, 15 September 2021 - 18:16:10 WIB
    TNI AL Lanal Cirebon Hari Ini Kembali Laksanakan Serbuan Vaksinasi dan Donor Darah
    Selasa, 25 Februari 2020 - 13:59:18 WIB
    Karhutla
    Pelatihan dan Pemberangkatan Relawan ke Lokasi Karhutla
    Jumat, 14 Agustus 2020 - 22:22:24 WIB
    Dengan Hati Bersih, Tulus dan Ikhlas Kami Siap Menjaga Ibu Pertiwi
    Senin, 13 Juli 2020 - 13:37:24 WIB
    Dirjen Perhubungan Udara Tegaskan, Tidak Akan Intervensi Proses Hukum Terhadap Pilot Terlibat Narkob
    Kamis, 13 Mei 2021 - 16:50:31 WIB
    Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H
    Kamis, 15 Desember 2022 - 10:42:41 WIB
    BK DPRD Jabar Sebut MKD Awards Jadi Pemicu Peningkatan Kinerja Wakil Rakyat
    Selasa, 12 Januari 2021 - 23:17:49 WIB
    Tiga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi
    Senin, 27 Juli 2020 - 18:24:17 WIB
    Sambut Hari Bakti ke 73 TNI AU, Lanud Maimun Saleh Gelar Karbak
    Sabtu, 18 Desember 2021 - 10:38:59 WIB
    Jalan Lintas Timur Pekanbaru Hancur Akibat Truk ODOL
    Rabu, 09 Juni 2021 - 15:25:55 WIB
    Bupati Tapanuli Tengah Buka Workshop Yang Digelar BPKP Perwakilan Sumut
    Kamis, 11 Februari 2021 - 09:12:07 WIB
    Walikota Pekanbaru Kembali Rotasi Pejabat Eselon III dan IV
    Senin, 27 Desember 2021 - 11:36:17 WIB
    Konferensi Pers Akhir Tahun, Kapolres Kampar Sampaikan Capaian Kinerja Selama 2021
    Kamis, 17 September 2020 - 13:29:43 WIB
    Kronologi Kasus Mutilasi Di Kalibata City
    Selasa, 23 Juni 2020 - 10:05:42 WIB
    Hari Ke 2 Kegiatan Minggu Militer Koramil 1418-03/Kalukku Kodim 1418/Mamuju
    Kamis, 27 Oktober 2022 - 11:10:12 WIB
    Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Resmi Dibuka
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved