Sabtu, 25 Juni 2022  
 
La Nina Moderat di Jabar, BMKG: Berlanjut Sampai April 2021

Arif Hulu | Jawa Barat
Jumat, 06 November 2020 - 05:31:41 WIB


TERKAIT:
   
 
BANDUNG | Tiraskita.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi, 90 persen peluang La Nina terjadi hingga Desember, dan 60 persen berlanjut hingga April 2021 mendatang. Anomali La Nina yang masih berlangsung ini dinilai berkategori La Nina moderat.

Prakirawan Cuaca BMKG Bandung, Yan Firdaus menyampaikan, terdapat tiga kategori atau jenis terkait fenomena La Nina, yakni lemah, moderat dan kuat. Kategori tersebut dapat dibedakan berdasarkan dampak pada bertambahnya curah hujan bulanan di suatu wilayah.

"Moderat bisa dimaknai sedang. Misalnya, untuk wilayah Jawa Barat kejadian La Nina moderat bisa menambah curah hujan antara 100-150 mm per bulan, sedangkan La Nina kuat bisa menambah antara 150 - 200 mm per bulan atau bahkan lebih," katanya, dikutip dari Liputan6.com, Kamis (5/11/2020).

Terkait dampak terusan, Yan melanjutkan, yang potensial ditimbulkan dari kejadian La Nina adalah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir dan tanah longsor. Sementara, terkait angin kencang, Yan menegaskan, fenomena itu bukan pengaruh dari La Nina.

Angin kencang, kata Yan, lebih diakibatkan dari kondisi musim peralihan dari kemarau ke musim hujan. Selain itu, kemungkinan disebabkan oleh adanya kejadian siklon tropis di dekat wilayah Indonesia.

"Kebetulan (fenomenanya) berbarengan, tapi tidak ada kaitannya antara satu sama lain," tutur Yan.

Potensi bencana hidrometeorologis tersebut masih mungkin terjadi. Diketahui, berdasarkan amatan BMKG, Jawa Barat, termasuk Bandung Raya merupakan wilayah yang dinilai terdampak fenomena La Nina. Karenanya, Yan mengimbau agar masyarakat dapat bersiaga.

Yan berharap, agar masyarakat selalu siaga dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana-bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor.

"Selain itu, masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dalam berkendara karena potensi kecelakaan bertambah seperti jalanan licin, pohon tumbang dan banjir bandang," ungkap Yan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, 60 persen bencana hidrologis Indonesia berada di Jawa Barat. Saat ini, potensi bencana hidrometeorologis di Jawa Barat, khususnya bagian selatan, meningkat akibat adanya fenomena La Nina.

Oleh karenanya, Ridwan Kamil menginstruksikan semua pihak untuk tidak memfokuskan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana mengantisipasinya. Provinsi Jawa Barat pun menetapkan kesiagaan bencana dari November hingga Mei 2021 mendatang.

"Setiap tahun saya sampaikan kebencanaan di Jawa Barat itu antara 1.000 sampai 2.000 kebencanaan per tahun. Kalau dibagi 365 hari dalam setahun, maka kebencanaan di Jawa Barat itu bisa 3 sampai 4 kali sehari," katanya.(**)

Penulis: Katawaena Muda
Editor: Arif Hulu

 


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • 651 Hektare Lahan di Riau Terbakar pada Semester Pertama 2022
  • Di Usia 238 Tahun, Pj Wali Kota Sebut Pekanbaru Telah Menjelma Jadi Metropolitan
  • Meriahkan Hari Jadi Pekanbaru, Pj Walikota Turun Langsung Iringi Kirab dan Display Drumband IPDN
  • Terkesan Arogansi, Wali Murid Kecewa Terhadap Panitia Penerimaan Siswa Baru SDN 44 Pekanbaru
  • Dalami Subtansi Raperda Penyelenggaraan Perempuan Pansus V Kunjungi DP3AKB Jateng
  • Pemkot Cimahi Gelar Upacara Peringatan HUT Kota Cimahi Ke -21
  • Pansus VI: DLH Jabar Bisa Tiru Sumsel Urus Persoalan Tanah
  • Lapas Kelas IIA Pekanbaru Rutin Lakukan Pengecekan APAR, Memastikan Alat Tetap Berfungsi
  • Dorong Masyrakat Cinta Produk Dalam Negeri, Pemkot Cimahi Launching Sentra IKM Produk Olahan Tempe
  •  
     
     
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:54:47 WIB
    Hari Ini Pangdam XVIII/Kasuari Resmi Tutup Opster TNI Kodim 1806/TB
    Senin, 29 Juni 2020 - 12:43:23 WIB
    Musabaqoh Tilawatil Qur’an Ke 39
    MTQ Ke 39 Riau Tahun 2020 Ditunda, Ini Penjelasannya
    Senin, 28 Juni 2021 - 15:24:30 WIB
    Wali Kota Hanya Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas di Zona Hijau dan Zona Kuning
    Kamis, 11 November 2021 - 16:02:44 WIB
    DPRD dan Pemprov Jabar Sepakati KUA PPAS Tahun 2022
    Kamis, 12 November 2020 - 11:34:07 WIB
    Jabar Berhasil Meminimalisir Resiko Kerentanan Terhadap Aplikasi yang Dikelola
    Pemda Provinsi Jabar Raih Penghargaan dari BSSN
    Selasa, 18 Februari 2020 - 13:13:34 WIB
    Radiasi Nuklir
    Misteri Asal Usul Radiasi Nuklir di Serpong, Ini Analisis Ketua HIMNI
    Kamis, 03 Februari 2022 - 13:33:03 WIB
    Pemerintah Segerakan Ratifikasi Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura
    Rabu, 07 April 2021 - 12:31:28 WIB
    Didampingi Kapolri, Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara Ke-41
    Rabu, 07 April 2021 - 21:02:20 WIB
    Kunjungi Natuna, Panglima TNI dan Kapolri tinjau pelaksanaan Vaksinasi
    Selasa, 28 Juli 2020 - 13:52:10 WIB
    Manfaatkan Hutan Sosial Untuk Tekan Angka Kemiskinan
    Rabu, 30 Desember 2020 - 11:44:23 WIB
    Fakta Baru! Video Mesum Ungkap Gisel Berselingkuh saat Masih Jadi Istri Gading
    Kamis, 28 Mei 2020 - 18:23:13 WIB
    LAWAN COVID-19
    Personil Koramil 03/Idanogawo Bersama Bhabinkamtibmas Kawal
    Rabu, 03 Februari 2021 - 22:47:13 WIB
    Perda Pesantren Disahkan, Uu Ruzhanul : Ponpes Salafiyah Kini Bisa Dapat Bantuan
    Sabtu, 13 Maret 2021 - 23:11:26 WIB
    Oknum Desertir dari Polres Padang Panjang Tembak Orang di Pekanbaru
    Minggu, 04 April 2021 - 21:38:55 WIB
    Barikade 98 Berkomitmen Melawan Radikalisme
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved