Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari ">
Minggu, 16 Mei 2021  
 
Evaluasi Pelaksanaan PPKM di Kota Cimahi,
Plt. Walikota : Penyebaran Covid 19 Semakin Menurun

Rahmad | Jawa Barat
Jumat, 22 Januari 2021 - 23:15:48 WIB

CIMAHI SELATAN | TIRASKITA.COM – Sehubungan dengan belum meredanya penularan dan pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dari mulai tanggal 26 Januari 2021 hingga dua minggu setelahnya, yaitu 8 Februari 2021.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi siap untuk mengikuti dan menjalankan kebijakan dari pusat. Sepertinya halnnya pada tahap pertama, nantinya PPKM tahap kedua di Kota Cimahi  akan dilaksanakan dalam bentuk PSBB proporsional sehingga upaya pencegahan penularan Covid-19 bisa berjalan tanpa harus menghentikan aktivitas masyarakat secara keseluruhan.

“Untuk PPKM Kota Cimahi, menurut hasil rapat kabinet terbatas pemerintah pusat tanggal 19 bulan 1 tahun 2021 bahwa Bahwa PPKM Jawa-Bali akan diperpanjang sampai dengan situasi  kondisi menurun landai. Nah untuk [Kota] Cimahi nanti kalaupun akan diperpanjang mudah-mudahan cepat menurun, cepat landai sehingga tidak ada PPKM lagi ke depannya,” ujar Plt. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana ketika ditemui usai menghadiri Rapat Evaluasi pelaksanaan PPKM selama 10 hari di Kota Cimahi yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kota Cimahi, bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Jl. Raya Baros, Utama, Kota Cimahi pada Kamis (21/01).

Dikatakan Plt. Wali Kota, berdasarkan Rapat Evaluasi tersebut diketahui bahwa pelaksanaan PPKM selama hampir dua minggu di Kota Cimahi dinilai cukup berhasil dan memuaskan. Hal ini terlihat dari semakin menurunnya angka penyebaran Covid-19 dan jumlah pasien sembuh yang kian meningkat. Pihaknya mengklaim, hal ini bisa terjadi berkat adanya kegiatan pemantauan yang cukup signifikan yang melibatkan petugas Satgas Covid-19 yang dibantu oleh jajaran TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Satuan Linmas dan juga jajaran aparatur kecamatan se-Kota Cimahi.

“Pasien yang sembuh semakin banyak. Sampai saat ini yang meninggal ada 65 orang, 4 orang diantaranya dalam kurun waktu 10 hari terakhir. Biasanya 2 sampai 3 [yang meninggal] dalam satu hari. Alhamdulillah sekarang bisa ditekan. Nah ini menunjukkan bahwa Covid-19 menurun di Kota Cimahi. Ini berkat kesigapan petugas Satgas juga kesadaran masyarakat dalam menaati aturan yang diterapkan selama PPKM di Kota Cimahi,” terangnya.
 
Ditanya soal kondisi kesehatannya pasca dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Plt. Wali Kota merasakan tubuhnya dalam kondisi bugas dan tidak merasakan gangguan kesehatan yang berarti. Dirinya berharap kondisi tubuhnya akan terus stabil hingga penyuntikan yang kedua kalinya pada akhir Januari 2021 nanti.

“Pada tanggal 14 Januari 2021 saya bersama Forkompimda di puskesmas Cimahi Tengah sudah mengikuti vaksinasi dan saya yang pertama kali melaksanakan vaksin Covid-19. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada efek apapun yang sangat dignifikan. Karena Efeknya hanya ngantuk yah… dua jam setelah itu bangun dan ternyata nafsu makan semakin tinggi. Sampai sekarang makannya lumayan,” aku Ngatiyana.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Pratiwi, mengamini bahwa sejak diberlakukannya PPKM, angka penyebaran maupun kematian di Kota Cimahi alami penurunan.

Disebutkan Pratiwi, dari data terakhir mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kota Cimahi sampai  21 Januari 2021, jumlah total konfirmasi positif mencapai 2.656 Orang. Dari jumlah tersebut, yang masih berstatus positif-Aktif sebanyak 464 Orang, Sembuh  2.127 Orang, Meninggal  65 Orang, Probable (PDP) 9 Orang, Suspect (ODP) 2.214 Orang. Adapun pasien suspect yang tidak menunjukkan gejala yang signifikan (Asymptomatic / Orang Tanpa Gejala) sebanyak 12.663 Orang.

"Untuk Kecamatan yang masih tinggi terkait kasus Covid Aktif adalah Kecamatan Cimahi Selatan. Khusus selama pelaksanaan PPKM dalam 10 hari terakhir ini, jumlah pasien meninggal sebanyak 4 orang," paparnya.

Berkenaan dengan proses pelaksanaan Vaksinasi bagi tenaga kesehatan, pihaknya memastikan akan melakukan penyuntikan vaksin tahap kedua pada akhir Januari hingga awal Februari 2021 nanti.

“Untuk yang tahap pertama kemarin kan sudah dilaksanakan [penyuntikan] terhadap 1940 tenaga kesehatan dan Forkopimda. Nanti sekitar tanggal 28 [Januari] akan dilaksanakan vaksin kedua termasuk untuk tenaga kesehatan. Untuk nanti berikutnya, mungkin bulan depan itu sasarannya TNI, Polri dan tenaga-tenaga yang sering berada di lapangan, seperti satpol PP, BPBD dan lain sebagainya,” jelas Pratiwi. (Arif S)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kemarin 36.468 Kendaraan Diputarbalik Terkait Larangan Mudik
  • Kesempatan Berkarir di Pertamina Lewat Beasiswa 'Ujung Negeri', Total Beasiswa 1,4 Miliar
  • Fakta Tentang Iptu Santi Pembongkar Sabu Senilai Rp 400 M, Cantik Tapi Garang Tak Ragu Menembak
  • Tim Justisi Gabungan Kab. Kampar Tiap Malam Lakukan Himbauan Protkes dan Bubarkan Kerumunan
  • Mau Jadi Jaksa? Kejaksaan Buka 4.148 Lowongan CPNS, Baca Peryaratannya
  • Lowongan Kerja BUMN ini di buka sampai 31 Mei 2021, Pengacara Muda Boleh Daftar Nih
  • Tempat Wisata Di Banten Ditutup
  • KEJAHATAN BIASA YANG DAMPAKNYA SANGAT SERIUS
  • Kapolres Pekanbaru Instruksikan Pengawasan di Cek Point Masuk Pekanbaru
  •  
     
     
    Kamis, 08 Oktober 2020 - 12:16:44 WIB
    Ayo Berkarya Dalam Tulisan, Ikut Lomba Karya Tulis FPK Riau
    Senin, 17 Februari 2020 - 09:19:02 WIB
    AJI, IJTI, PWI dan LBH Pers Menilai Pemerintah Ingin Campur Tangan Lagi soal Pers
    Rabu, 13 Mei 2020 - 11:17:38 WIB
    LAWAN COVID-19
    Kampar Akan Jalankan PSBB, Sejalan Dengan Ditetapkan Oleh Menkes PSBB Riau
    Jumat, 26 Maret 2021 - 13:07:59 WIB
    Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Riau
    Senin, 01 Juni 2020 - 19:15:49 WIB
    Harus Gencar Melakukan Sosialisasi Dan Edukasi Kepada Masyarakat
    Pekanbaru Segera "New Normal", DPRD: Konsepnya Harus Jelas
    Senin, 20 April 2020 - 20:32:47 WIB
    PENCEGAHAN MATA RANTAI COVID-19
    PT JMRB Pastikan Seluruh Petugas Rest Area Terapkan Standar Pencegahan Penyebaran Covid-19
    Senin, 14 Desember 2020 - 17:46:04 WIB
    Walkot Serahkan Secara Simbolis Bantuan Motor Roda Tiga dan Gerobak Sampah Kepada Para Ketua RW
    Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:26:05 WIB
    Wakil Bupati Cabuli Anak Dibawah Umur
    Kamis, 01 April 2021 - 18:09:34 WIB
    Bupati Kampar Hadiri Silahturahmi Bersama ADPMET
    Senin, 01 Maret 2021 - 10:06:48 WIB
    Walikota Pekanbaru Diperiksa Terkait Kelalaian Pengelolaan Sampah
    Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59:47 WIB
    Tewas Terjepit Crane
    Tidak Menggunakan Alat Pelindung Diri, Pekerja Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tewas Terjepit Crane
    Minggu, 31 Mei 2020 - 09:10:25 WIB
    SANGKETA TANAH
    DPRD Siak Kecewa Terhadap PT DSI...!
    Rabu, 16 Desember 2020 - 15:42:09 WIB
    Uu Ruzhanul Serahkan Penghargaan Top 10 dan Top 32 Inovasi Jabar Tahun 2020
    Senin, 20 Juli 2020 - 17:13:38 WIB
    Lokasi Sementara, Untuk Hunian Korban Banjir Bandang Tengah Dikerjakan
    Rabu, 01 April 2020 - 19:12:33 WIB
    Ditengah - Tengah Pandemi Tidak Membuat Penyelundupan Narkoba Berhenti
    Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan Narkoba
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved