Rencana Pembangunan Infrastruktur Desa Wisata di Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat yang masih belum di laksanakan pembangunannya dikarenakan biaya belum mencukupi, bisa dijadikan indus">
Minggu, 16 Mei 2021  
 
Zakariyya : GWWP Harus Ciptakan Kemasan Secara Kreatif dan Inovatif

Rahmad | Jawa Barat
Jumat, 12 Maret 2021 - 00:58:53 WIB

Bandung | TIRASKITA.COM - Rencana Pembangunan Infrastruktur Desa Wisata di Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat yang masih belum di laksanakan pembangunannya dikarenakan biaya belum mencukupi, bisa dijadikan industri kreatif dengan cara mengembangkan potensi budaya,alam,dan ekonomi yang mampu memberikan kesejahteraan masyarakat. Termasuk para pegiat Gapura Wahana Wisata Pamarakan (GWWP) dituntut mampu menciptakan kemasan secara kreatif dan inovatif, menyesuaikan tuntutan zaman.

Dengan demikian, "Desa Gapura Wahana Wisata Pamarakan (GWWP) akan menjadi daya tarik para wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Produk unggulan Gapura Wahana Wisata Pamarakan (GWWP) dari sektor Home Industri asli putera daerah berupa Produk yang akan kita bawa/pasarkan hasil home industrinya ;

- Jemuran Kotak 1.5 M
- Rak Dispenser
- Kursi 80 cm
- Kursi Tumpuk
- Kursi Mini
- Oven Pres 38
- Oven Oge Money
- Panci Kukus 2
- Meja Kompor Engkel
- Langseung No 20-22-24-26 (Alumunium-Monel-Anti Karat)."

"Kini, saatnya 42 (empat puluh dua) Kecamatan yang tersebar di 421 (empat ratus dua puluh satu) Desa dan 21 (dua puluh satu) Kelurahan yang ada di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, yang mempunyai Desa/Kampung wisata untuk mengelola potensi masing-masing secara profesional dan mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," Harap Zakariyya (Sekretaris Desa Wisata Pamarakan).

Menurut M.A.Zakariyya, untuk pengembangan Desa/Kampung Wisata, pengelola home industri yang ada di wilayah nya bisa melakukan pelatihan sumber daya manusia dan bisa bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Selain itu juga dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah. "Dalam era global saat ini, pengelola Desa/Kampung Wisata harus punya strategi promosi, dengan memanfaatkan jejaring sosial,"

Di Waktu yang sama, Ketua Presidium Poros Nusantara Urip Haryanto mengungkapkan, jumlah Desa/Kampung Wisata di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin berkembang. "Untuk membangun kebersamaan, berinteraksi silaturahmi para pengelola Desa/Kampung Wisata Khususnya di Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut dengan Presidium Poros Nusantara, mengadakan Kerja Sama dengan Program R.E.D terutama untuk mendukung promosi Desa/Kampung Wisata Sukamerang."Jelasnya,saat Sekretaris BumDes Wisata Pamarakan M.A.Zakariyya sambangi Kantor Pemasaran R.E.D Lucky Square Mall Jl.Terusan Jakarta No 2 Bandung, Kamis 12 Maret 2021 Tepat Pukul 10'00 WIB.

Dalam Diskusi bersama Urip Haryanto (Presidium Poros Nusantara) ia, menjelaskan Apa Dan Bagaimana -R E D- Presidium Poros Nusantara.
 
"Aplikasi RED UMKM merupakan channel distribusi khusus produk pelaku UMKM

"UMKM merupakan bagian dari roda penggerak perekonomian di Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan diwadahi secara digital.

"Kesulitan dalam memasarkan hasil produk buatan sendiri menjadi kendala utama saat ini. Banyak pelaku UMKM menggunakan media sosial seperti IG, Facebook, WA, dll untuk memasarkan produknya.

"Dengan melihat kondisi seperti ini tidak ada channel khusus untuk mendistribusikan hasil buatan mereka. Oleh karena itu, kami (Presidium Poros Nusantara) menjembatani Kebutuhan mereka dengan menyediakan Aplikasi khusus UMKM yang berbasis IOS, Android dan Web.

Pendampingan

RED UMKM memberikan kemudahan akses kepada anggota  MEMBER RED untuk perizinan ekspor produk, akses modal usaha, dan perizinan usaha kepada para  Anggota MEMBER RED

Pemberdayaan
Dengan Agenda yang dimiliki APLIKASI RED menumbuhkan dan mengembangkan jaringan usaha anggota APLIKASI RED menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.

Pelatihan
Memberikan pelatihan sesama anggota RED SiSTEM untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan teknologi.

Pembinaan
Pihak  RED akan memberikan pembinaan kepada anggota  MEMBER RED dalam hal pengembangan produk usaha, seperti workshop, showcase, dan lainnya. Papar Presidium Poros Nusantara Urip Haryanto.

Selanjutnya, Ketua Umum Srikandi Pasundan Ngahiji, Susane Febriyanti S.,S,H kepada Zakariyya (Sekretaris BumDes Wisata Pamarakan) mengatakan, "Pelaku industri pariwisata atau insan pariwisata di GARUT harus memberikan sesuatu yang baru bagi wisatawan, baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kabupaten Garut. Sesuatu yang baru inilah yang akan menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan, termasuk wisatawan repeater agar, tidak bosan berkunjung di Kabupaten Garut".

Menurutnya, "harus ada destinasi wisata yang baru di Garut bagi wisatawan, khususnya wisatawan domestik yang sudah sering berkunjung di Garut. "Tren pariwisata sekarang ini, wisatawan selalu ingin ke alam dan berpetualang atau outdoor, tidak lagi di dalam gedung atau indoor. Apapun bentuk kegiatannya. Sesuatu yang baru dan lebih menantang itu di antaranya rafting, susur goa, termasuk spot selfie," tandas Susane ke M.A.Zakariyya

Terpisah, Kepala Desa Sukamerang Bunyamin saat di mintai keterangannya via telepon seluler menyebutkan, "Bahwa Desa/Kampung Wisata di Garut memang mempunyai market atau pasar wisatawan tersendiri. "Karena itu desa wisata harus mengikuti tren pariwisata dengan menampilkan sesuatu yang lebih unik dan baru, sehingga akan dikejar wisatawan."

Dikatakan, pasar wisatawan di Garut masih didominasi wisatawan domestik daripada wisatawan mancanegara, khususnya selama liburan akhir tahun ini. "Salah satu yang bisa disuguhkan desa wisata biasanya makanan khas tradisional dan kehidupan tradisional. Yang juga menjadi keunggulan Desa/Kampung wisata adalah keramahan masyarakat setempat, yang harus dipertahankan,"

"Nantinya keberadaan desa wisata Gapura Wahana Wisata Pamarakan (GWWP) punya kontribusi dalam menyumbang wisatawan di Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut yakni sekitar kurang lebih 15 Persen, Nantinya, "Kontribusi yang kami hitung itu berapa lama tinggal di desa wisata, bukan tingkat kunjungannya. Soalnya semakin lama tinggal di desa wisata, dampak ekonomi di desa wisata sangat besar. Tapi kalau hanya kunjungan, peningkatan ekonomi belum optimal,"

"Bahwa ke depan perlu gagasan baru supaya sektor wisata selalu menjadi primadona wisatawan. "Sekarang persaingan sektor wisata di Garut sudah sedemikian ketat. Oleh karena itu sektor wisata mesti digarap serius, supaya wisata bisa menjadi cara paling efektif untuk mengurai persoalan sosial di tengah masyarakat. Wisata punya daya ungkit untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,"

Masih kata Kades Bunyamin, Desa Sukamerang Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut akan mengoptimalkan objek-objek wisata yang sudah ada (Saung Cijambe-red) , dengan berbagai inovasi. "Inovasi kami lakukan agar banyak wisatawan baru yang mengunjungi Rencana Desa Wisata Pamarakan Gapura Wahana Wisata Pamarakan, (GWWP)."


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tempat Wisata Di Banten Ditutup
  • KEJAHATAN BIASA YANG DAMPAKNYA SANGAT SERIUS
  • Kapolres Pekanbaru Instruksikan Pengawasan di Cek Point Masuk Pekanbaru
  • Bupati Pelalawan H.Zukri Turut Basah Bersama Warga Di Kec.Bunut
  • Kapolres Kampar Instruksi Jajarannya Awasi Potkes di Tempat Wisata
  • Libur Idul Fitri, Polsek Panongan Polresta Tangerang Pantau Prokes di Objek Wisata Dan Mall
  • Presiden Jokowi Akan ke Kaampar, Bupati Kampar dan Gubri Pantau Persiapan
  • Terapkan Prokes, Tempat Wisata Saat Lebaran di Sergai Tetap Buka
  • Wamenkumham Sampaikan Remisi Idul Fitri
  •  
     
     
    Minggu, 22 Maret 2020 - 18:29:27 WIB
    Polres Inhil Bentuk Tim Cyber Monitor Informasi Hoax Terkait Corona
    Selasa, 03 Maret 2020 - 10:50:21 WIB
    Lenyapnya Buron Mabes Polri Honggo Si Terdakwa Korupsi Rp 37 Triliun
    Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:51:00 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Usai Foto Bareng Djoko Tjandra, Harta Jaksa Pinangki Naik 227 Persen
    Senin, 08 Maret 2021 - 17:47:12 WIB
    Gubri Minta Pengawasan Karhutla Sampai ke Tingkat RT
    Jumat, 02 Oktober 2020 - 12:56:27 WIB
    Gubernur dan Majelis Guru se-Riau Salat Hajat Minta Wabah COVID-19 Berakhir
    Selasa, 12 Januari 2021 - 07:38:47 WIB
    Gubernur Jabar Hadiri Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian 2021
    Selasa, 05 Januari 2021 - 16:52:40 WIB
    LAWAN COVID-19
    Gubernur Jabar Ridwan Kamil Salurkan Bantuan Tunai Pusat untuk Masyarakat Terdampak COVID-19
    Selasa, 13 April 2021 - 20:22:09 WIB
    Panitia dan Peserta Seleksi Calon Anggota Polri T.A 2021 Tandatangani Pakta Integritas
    Rabu, 25 Desember 2019 - 17:16:26 WIB
    Kabid Humas Polda Banten, Edy : Selamat Natal dan Tahun Baru 2020 kepada Insan Pers yang Merayakanny
    Selasa, 28 Juli 2020 - 00:11:42 WIB
    Mery Gunarty Hadir di Persidangan PN Pekanbaru
    Minggu, 01 November 2020 - 17:24:08 WIB
    Delapan Kali Beraksi, Wanita Pelaku Hipnotis di Banjarmasin Dibekuk Polisi
    Senin, 29 Juni 2020 - 12:37:59 WIB
    Memimpin Upacara Dan Menyerahkan Satunan Klaim Jaminan Kematian
    Bupati Kampar Pimpin Apel Gabungan Pejabat Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar
    Minggu, 04 April 2021 - 22:08:33 WIB
    Kapolri Bersyukur Puncak Perayaan Paskah Berlangsung Lancar dan Aman
    Jumat, 22 Mei 2020 - 15:54:54 WIB
    Kolaborasi Digital
    Ditengah Pandemi Covid-19, Kaum Muda Blitar Memperingati Haul ke-50 Bung Karno Dengan Cara Berbeda!
    Minggu, 28 Juni 2020 - 09:07:14 WIB
    Ibu Mertua Zaskia Gotik Blak-Blakan Sifat Asli Sang Menantu Berikan Peringatan Agar Tidak Marah ?
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved