Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) siap mendukung rencana pembangunan yang dicanangkan pemerintah Provinsi Sumatera Utara yakni Membangun Desa Menata Kota, kata Wabup Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan us">
Selasa, 16 Juli 2024  
 
Pemkab Sergai Siap Dukung Gerakan Membangun Desa Menata Kota

Rahmad | Sumut
Senin, 19 April 2021 - 16:55:57 WIB


TERKAIT:
   
 

Medan | TIRASKITA.COM - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) siap mendukung rencana pembangunan yang dicanangkan pemerintah Provinsi Sumatera Utara yakni Membangun Desa Menata Kota, kata Wabup Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan usai menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provsu tahun 2021 bertempat di Santika Dyandra Hotel Medan, Kamis (8/4/2021).

" Pemkab Sergai juga akan melakukan langkah-langkah rencana pembangunan sesuai dengan visi misi Pemprovsu. Sergai juga sangat mendukung kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan hari ini dengan harapan pembangunan yang dilakukan di Sumatera Utara dapat bermanfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Wabup Adlin Tambunan menambahkan bahwa apa yang tercantum dalam visi misi Pemprovsu tentunya telah sesuai dengan yang diinginkan oleh Bupati dan Wabup Sergai, yaitu menjadikan Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat yang Maju Terus ; Mandiri, Sejahtera dan Religius.

" Kita sangat mendukung Musrenbang hari ini, karena kita juga membutuhkan perubahan kearah yang lebih baik. Pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi kerakyatan dan pariwisata demi menekan angka kesenjangan sosial menjadi cita-cita bersama,"jelasnya.

Masih kata Adlin, menurutnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas dalam rencana pembangunan di Sergai, tutupnya.

Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan bahwa, situasi ditengah pandemi Covid-19 yang kini melanda hampir di seluruh dunia, berdampak pada perekonomian.

Ditahun ini, ungkapnya lagi, kita hanya bisa menggunakan dana Rp3,4 triliun dari 13,4 triliun untuk pembangunan. Pendapatan itu turun dibandingkan tahun 2019-2020 karena pandemi yang terjadi. Kedepan kita harus melakukan perencanaan yang matang. Membangun desa menata kota itu menjadi visi misi kita bersama demi Sumut bermartabat,"sebut Edy.

Lebih lanjut disampaikan Gubsu, banyak daerah yang harus dibenahi. 34 kabupaten/kota yang ada di Sumut tentunya memiliki potensi di masing-masing daerah yang harus dikembangkan. Baik di bidang ketahanan pangan, pariwisata, UMKM serta lainnya.

" Terkait dengan pencegahan stunting juga harus menjadi perhatian Bupati/Walikota se-Sumut, sebab ini menjadi salah satu tolak ukur dalam pembangunan daerah,"tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan pembangunan Hamdani mengatakan bahwa sasaran pembangunan daerah tahun 2022 adalah mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan kesejahteraan.

"Kita harapkan rencana pembangunan daerah Sumut dapat mengakomodir tujuan itu dengan fokus pada pengembangan wisata Danau Toba dan sekitarnya. Tantangannya adalah pengurangan pendapatan setelah pandemi yang mempengaruhi target sasaran rencana kerja itu sendiri,"ungkap Hamdani.

Hamdani menyebut, Pemprov harus memiliki rencana agar belanja modalnya ditingkatkan dan menekan porsi belanja pegawai. Salah satunya dengan pembatasan pendanaan daerah dan mendukung pendanaan nasional.

"Selanjutnya melakukan pinjaman dana bank serta menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dan kerjasama antar daerah. Hal itu juga berlaku bagi Bupati dan Walikota,"ujarnya.

Sedangkan Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam paparannya yang dilakukan secara virtual mengatakan kita harus siap sedia keluar dari pandemi Covid yang tengah melanda. Ini sebuah tantangan mengembalikan target pertumbuhan yang kita rencanakan sebelum pandemi hadir.

"Indonesia harus mampu melakukan transformasi ekonomi dengan melepas dari ketergangungan sumber daya alam yang selama ini jadi penopang ekonomi. Salah satunya memajukan ekonomi wisatanya demi keluar dari keterpurukan ekonomi yang ada,"jelasnya.

Masih kata Adlin, menurutnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas dalam rencana pembangunan di Sergai, tutupnya.

Sebelumnya Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan bahwa, situasi ditengah pandemi Covid-19 yang kini melanda hampir di seluruh dunia, berdampak pada perekonomian.

Ditahun ini, ungkapnya lagi, kita hanya bisa menggunakan dana Rp3,4 triliun dari 13,4 triliun untuk pembangunan. Pendapatan itu turun dibandingkan tahun 2019-2020 karena pandemi yang terjadi. Kedepan kita harus melakukan perencanaan yang matang. Membangun desa menata kota itu menjadi visi misi kita bersama demi Sumut bermartabat,"sebut Edy.

Lebih lanjut disampaikan Gubsu, banyak daerah yang harus dibenahi. 34 kabupaten/kota yang ada di Sumut tentunya memiliki potensi di masing-masing daerah yang harus dikembangkan. Baik di bidang ketahanan pangan, pariwisata, UMKM serta lainnya.

" Terkait dengan pencegahan stunting juga harus menjadi perhatian Bupati/Walikota se-Sumut, sebab ini menjadi salah satu tolak ukur dalam pembangunan daerah,"tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan pembangunan Hamdani mengatakan bahwa sasaran pembangunan daerah tahun 2022 adalah mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan kesejahteraan.

"Kita harapkan rencana pembangunan daerah Sumut dapat mengakomodir tujuan itu dengan fokus pada pengembangan wisata Danau Toba dan sekitarnya. Tantangannya adalah pengurangan pendapatan setelah pandemi yang mempengaruhi target sasaran rencana kerja itu sendiri,"ungkap Hamdani.

Hamdani menyebut, Pemprov harus memiliki rencana agar belanja modalnya ditingkatkan dan menekan porsi belanja pegawai. Salah satunya dengan pembatasan pendanaan daerah dan mendukung pendanaan nasional.

"Selanjutnya melakukan pinjaman dana bank serta menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dan kerjasama antar daerah. Hal itu juga berlaku bagi Bupati dan Walikota,"ujarnya.

Sedangkan Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam paparannya yang dilakukan secara virtual mengatakan kita harus siap sedia keluar dari pandemi Covid yang tengah melanda. Ini sebuah tantangan mengembalikan target pertumbuhan yang kita rencanakan sebelum pandemi hadir.

"Indonesia harus mampu melakukan transformasi ekonomi dengan melepas dari ketergangungan sumber daya alam yang selama ini jadi penopang ekonomi. Salah satunya memajukan ekonomi wisatanya demi keluar dari keterpurukan ekonomi yang ada,"jelasnya.

Semangat RPJMD 2019-2024 mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan kesejahteraan harus dibuat. Pemulihan ekonomi dan reformasi struktural harus dilakukan.

"Meliputi bahan pangan, pariwisata, industri, UMKM, reformasi pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,"tutupnya.

Pelaksanan Musrenbang dilakukan dengan penerapatan protokol kesehatan yang ketat. Turut hadir seluruh Bupati dan Walikota se-Sumut serta para stakeholder terkait.(Jhonny)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bareskrim Tetapkan 2 Penyedia Barang Jadi Tersangka Korupsi Gerobak UMKM di Kemendag
  • Polresta Cirebon Hadiri Car Free Day Sumber Dalam Rangka Ops Patuh Lodaya Tahun 2024
  • Tok, Perda P2APBD Jabar TA 2023 Disetujui Bersama DPRD Jabar dan Pemdaprov Jabar
  • Pererat Silaturahmi, Warga RT 004 RW 010 Perum TTI, Makan Bareng
  • Antisipasi DBD Warga RT 004 RW 010 Perum TTI Cirebon, Lakukan Kerja Bakti
  • Audensi FGHP Ke DPRD JABAR Berharap Ada Solusi
  • Lurah Kemantren Cirebon Lakukan Sambang Warga
  • Sekretariat DPRD JABAR Menerima Kunjungan Banggar DPRD Kab Tasikmalaya
  • Harap Pj Walikota Cimahi : Permendagri No 12 Thn 2017 Selektif Dalam Membentuk UPTD
  •  
     
     
    Rabu, 16 Desember 2020 - 21:20:45 WIB
    APKASINDO: Kebun Ilegal Milik Petani di Riau Akan Dikembalikan
    Minggu, 14 Februari 2021 - 14:23:11 WIB
    LAWAN KORUPSI
    Dugaan Korupsi Massal Belum Terungkap, Formasi Riau Angkat Bicara
    Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:06:33 WIB
    Eksekusi Lahan, Seorang Warga Bawa Sajam Diamankan Polisi
    Senin, 20 Juli 2020 - 15:45:32 WIB
    Kunjungi Pulau Bengkalis
    Irwasda Polda Riau Kagum dengan Wisma Sri Mahkota Bengkalis
    Kamis, 01 Juni 2023 - 13:37:21 WIB
    Satgas TMMD ke 116 Kodim 0319/Mtw Terus Pacu Kegiatan Fisik
    Selasa, 22 September 2020 - 19:35:43 WIB
    Acara Pembukaan Pendidikan Alih Golongan Tahun 2020 Ditengah Pandemi Covid 19
    Rabu, 25 Maret 2020 - 15:35:14 WIB
    Alat Pelindung Diri Untuk Tenaga Medis Untuk Penanganan Wabah Corona Sampai Di Indonesia
    Sedikitnya 8 Ton Alkes Tiba di Indonesia
    Rabu, 13 Juli 2022 - 08:04:07 WIB
    Lili Pintauli Mundur Mundur Dari Jabatan Wakil Ketua KPK
    Jumat, 29 Januari 2021 - 16:31:47 WIB
    Ormas Pemuda Tionghoa Ikut Desak Abu Janda Diproses Hukum atas Dugaan Rasisme
    Jumat, 06 Agustus 2021 - 09:44:40 WIB
    Alhamdulillah, Perekonomian Riau Tumbuh 5,13 Persen pada Triwulan II-2021
    Minggu, 04 Oktober 2020 - 18:44:54 WIB
    Club Bela Diri Nahate Karate Dojo Cimahi Kukuhkan Pengurus Baru di Ultah-nya yang Ketiga
    Senin, 06 Juli 2020 - 17:58:14 WIB
    Komandan Korem 063/SGJ Berikan Motivasi Para Calon Taruna TNI-AD
    Kamis, 25 Maret 2021 - 20:35:21 WIB
    Sekda Siak Berharap Pengumpulan Zakat di Tualang Meningkat
    Jumat, 25 Maret 2022 - 08:49:52 WIB
    Komisi II : Perlu Adanya Inovasi Baru Pada Sektor Pertanian
    Senin, 13 Juli 2020 - 20:51:07 WIB
    Pangdam XIII/Merdeka, Lakukan Kunker Ke Korem 132/Tadulako
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved