Jum'at, 09 Desember 2022  
 
DPP GPSH : DESAK GUBERNUR ANIS GANTI NAMA JL RAYA BANG PITUNG

Zai | Serba-Serbi
Selasa, 19 Juli 2022 - 12:11:06 WIB

jalan
TERKAIT:
   
 

Jakarta, Senin,- Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM (DPP GPSH) desak Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan untuk segera rubah kembali nama Jl. Raya Bang Pitung. Desakan perubahan nama itu sesuai keinginan Para Ahli Waris Pangeran Arya Penangsang / Arya Djipang / Pangeran Anailis. Desakan itupun sesuai dengan usulan dari Cristyani Aryani Anggota DPR RI dari Jakarta agar Pemprov  DKI Jakarta tinjau ulang penggantian nama nama jalan beberapa waktu lalu.


Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta beberapa waktu lalu telah mengganti nama jalan raya di Jakarta dengan mengambil nama nama tokoh tokoh kelahiran Betawi. Diantaranya nama Jl. Raya Kebayotan Lama menjadi Jl. Raya Bang Pitung.


"Para Ahli Waris Pangeran Arya Djipang sangat sangat berterima kasih dan sangat menghormati keputusan Gubernur Anis yang telah berikan penghargaan kepada pejuang pejuang kelahiran Betawi. Namun untuk Jl. Bang Pitung kurang tepat.  Karena Pitung itu nama sebuah grup atau kelompok tujuh orang pejuang kelahiran Betawi asli yang dipimpin oleh Tubagus Muhammad Ali Nitikusumah. Oleh karena itu lebih cocok dirubah menjadi Jl. Raya Ali Nitikusumah. Kita harus luruskan dengan sejarah yang sebenarnya," ujar H. M. Ismail, SH, MH,   Ketua Umum DPP GPSH sebagai Ketua Tim Kuasa Hukum Ahli Aris Pangeran Arya Penangsang/ Pangeran Arya Djipang/Pangeran Anails.  Hal itu disampaikan H. M. Ismail  dalam Sarasehan "PELANGI di JAYAKARTA" di Museum Bahari,  Kota Tua, Jakarta Kota, Minggu Petang (17/7/22). Tampil sebagai pembicara antara lain Ahli Sejarah Jakarta : Asep, Firman Haris, Japra, beberapa Anggota DPR RI dan DPRD DKI Jakarta.


Menurut Hendri Nitikusumah salah seorang ahli waris yang juga mewakili Cucu,  Buyut,  Cicit para Ahli Waris Pangeran Arya Penangsang / Pangeran Arya Djipang / Pangeran Anailis bahwa jejak perjuangan Kakek Buyutnya itu amat Legendaris. Namun sejak lama banyak pihak yang berupaya untuk menghapusnya dari fakta sejarah. Kelompok Pitung atau pada jamannya disebut sebagai tokoh tokoh atau Tuan Tuan yang suka Menulung/Menolong sangat disegani.Kelompok Pitung yang terdiri dari tujuh Pendekar Silat Betawi ini kerap kali menolong orang orang Pribumi yang didholimi Penjajah Portugis,  Belanda dan Inggris. Darah Pejuang yang ada dalam diri Ali Nitikusuma pimpinan kelompok Pitung ini mengalir dari Buyut kami yang juga Buyutnya Ali Nitikusuma yaitu Pejuang Pangeran Arya Penangsang/Pangeran Arya Djipang.


Dijelaskan Oleh H. M. Ismail Gerakan Perlawanan tujuh Kesatria / Pejuang Kelompok Pitung sesuai Kitab Al Fatawi yang banyak bahas perihal seputar Batavia bahwa PITUNG / PITUAN PITULUNG adalah salah satu organisasi perlawanan rakyat Jakarta ( Jayakarta ) yang di bentuk pada tahun 1880 M oleh KH. Naipin atas saran dari Pejuang Jayakarta dan sesepuh adat tempo dulu. KH. Naipin adalah seorang yang alim dan juga dikenal sebagai salah satu ahli silat yang handal di kawasan Tenabang (Tanah Abang sekarang).


PITUNG didirikan setelah seluruh anggotanya melewati beberapa tes seperti : ujian jurus terakhir ilmu silat , ujian ilmu agama yang sudah mereka pelajari. Ujian ilmu tarekat Serta diakhiri dengan khataman Alqur'an yang diikuti oleh ke - 7 santri terbaik KH

Naipin . Setelah dinyatakan lulus maka ke - 7 nya dibaiat untuk selalu setia dalam jihad fi sabilillah , setia terhadap persahabatan , selalu menolong rakkyat , hormat dan patuh terhadap orang tua , ulama dan sesepuh adat.

Nama PITUNG yang berarti 7 Pendekar Penolong , mengambil Inspirasi Surat Al Fatehah yang terdiri dari 7 ayat . Oleh karena itu ke -7 pendekar ini selalu ditekankan untuk terus menghayati dan mengamalkan kandungan Surat Al Fatehah dalam setiap perjuangan mereka.


Diantara ke -7 pendekar itu maka kemudian dipilihlah yang paling terbaik untuk menjadi  pemimpin ( ketua ) , terpilihlah salah satu murid yang paling dicintai KH Naipin yaitu Ratu Bagus Muhammad Ali Nitikusuma yang asli kelahiran Slipi. Beliau lahir di Rumah / Wisma Jipang peninggalan Aria jipang ( kini bangunan Rumah Jipang sudah musnah berganti dengan gedung Bali post). Sebenarnya pemilik asli dari Rumah Jipang adalah keturunan PITUNG namun dimasa itu beberapa kali di rampas paksa oleh Tuan Tanah etnis keturunan Cina lalu direbut kembali oleh mereka dan pada akhirnya tuan tanah Cina berhasil merampasnya kembali serta berakhir dengan berpindah tangan kepemilikan ke Bali post ).


Ratu Bagus Muhammad Ali Nitikusuma adalah sosok yang alim dan soleh , pewaris silat KH Naipin dan silat2 warisan pejuang Jayakarta . Beliau dikenal sebagai sosok yang tegas dan pantang kompromi dengan Penjajah . Ayahnya Syahid dibunuh pengkhianat bangsa yang diantaranya tuan tanah dan centeng2 bayarannya. Harta benda dirampas , keluarga besarnya banyak diburu dan difitnah. Beliau yatim sejak umur 2 tahun. Dimata Penjajah Belanda , sosok Ratu Bagus Muhammad Ali lebih dikenal sebagai biang kerok yang mengganggu dan menghalangi kedholiman kaum Penjajah ketimbang  dikenal sebagai pejuang. Tapi rakyat yang tertindas dan priibumi yang terdholimi selalu menanti kemunculan Ali Nitikusuma.


OooooooopooooooooO


Terima Kasih atas pemuatannya.


Informasi hub :

H. M. Ismail.

Hp/WA : 0852.1547.5999

e-mail: ismaillawfirm09@gmail.com.



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pssstt.. Rahasia Sukses MG di Tahun Ini, Ungkap Strategi Jitu di 2023
  • Pemkot Cimahi Terima Penghargaan TOP Terpuji 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022
  • BPBD Kota Cimahi Menggelar FGD Susunan Indeks Ketahanan Daerah
  • Bappelitbangda Kota Cimahi Selenggarakan Deseminasi Prospek Prekonomian Tahun 2023
  • Tarif Restribusi Pemakaman Di Kota Cimahi Dengan Perwal
  • Pemkot Cimahi Berikan Penghargaan Bagi Siswa Siswu Berprestasi
  • Danwingdik 300/Teknik Tutup Pendidikan Sus Instalasi Bangunan Angkatan Ke-3
  • Pemdes Lewuombanua Kembali Salurkan BLT Dana Desa
  • Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Diduga Tata Cara Kelola Sapi Di Rahasiakan Ke Publik
  •  
     
     
    Senin, 29 November 2021 - 10:47:34 WIB
    Indonesia Tutup Pintu Masuk 11 Negara demi Cegah Varian Omicron
    Selasa, 27 Oktober 2020 - 22:36:25 WIB
    BNN Riau Tangkap Jaringan Internasional Narkoba, 19 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Diamankan
    Rabu, 25 Desember 2019 - 12:01:10 WIB
    Tiga Petinggi Jateng Pantau Perayaan Natal
    Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:29:30 WIB
    Pelaksanaan Shalat Jum’at Perdana Masjid Al-Ihklas Dihadiri Langsung Bupati Kampar
    Rabu, 20 Januari 2021 - 09:34:17 WIB
    Gempa Gunung Kidul Hari Ini Terasa Sampai Pacitan
    Jumat, 18 Februari 2022 - 08:53:14 WIB
    Mantan Ketua DPRD Kota Cimahi Diduga Tidak Memahami Studi Komporatif Wartawan Yang Dia Gagas Sendiri
    Kamis, 02 Juli 2020 - 19:13:49 WIB
    BANTUAN SOSIAL
    TNI - POLRI Bersinergi Kawal Penyaluran BLT-DD Di Wilayah Teritorial Koramil 03/Idanogawo
    Jumat, 25 Juni 2021 - 12:16:46 WIB
    Polisi Bakar Isteri
    Selasa, 05 Oktober 2021 - 08:57:27 WIB
    SPAM Penting Untuk Kebutuhan Masyarakat
    Kamis, 12 Maret 2020 - 16:36:32 WIB
    Kader-Kader Akan Menjadi Dukungan Partai PDIP
    Mau SK Dukungan, Pendaftar Pilkada di PDIP Harus Punya Pasangan dan Partai Koalisi
    Rabu, 29 Januari 2020 - 06:50:51 WIB
    Rindam IV/Diponegoro Bekali Ilmu Kepemimpinan Calon Dokter
    Senin, 20 Desember 2021 - 13:33:59 WIB
    Warga Korban Semeru Tolak Pindah ke Sumbermujur
    Kamis, 25 Juni 2020 - 14:09:13 WIB
    Ketua Persit KCK Cab XLII Dim 1418 Koorcab Rem 142 PD XIV/Hasanuddin Berbagi Kasih ke Panti Asuhan
    Selasa, 27 Juli 2021 - 12:26:08 WIB
    YMMTI Bagikan 1200 Paket Sembako ke Tukang Becak Melalaui Riway Team 37 Bagan
    Jumat, 24 September 2021 - 11:00:00 WIB
    Pangkoarmada II Berikan Pengarahan Kepada Mantan Siswa Dikreg 48 Sesko TNI
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved